News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cara Baru Menikmati Festival Tanpa Takut Kehabisan Momen Semesta Berpesta 2026: Musik, Kuliner, Fashion, dan Komunitas

Tanpa persiapan yang tepat, menikmati festival musik justru bisa terasa melelahkan, bukan menyenangkan. Salah satu kunci utama adalah manajemen waktu dan stamina
Minggu, 19 April 2026 - 01:05 WIB
Ilustrasi festival musik
Sumber :
  • Pixabay

tvOnenews.com - Menikmati festival musik bukan sekadar datang, menonton, lalu pulang. Ada pengalaman yang lebih luas, dari mengatur energi, memilih spot terbaik, hingga memahami ritme acara agar tidak kelelahan di tengah euforia. 

Tanpa persiapan yang tepat, menikmati festival musik justru bisa terasa melelahkan, bukan menyenangkan. Salah satu kunci utama adalah manajemen waktu dan stamina. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Festival biasanya berlangsung berjam-jam, bahkan seharian penuh. Menentukan artis prioritas, menjaga asupan cairan, dan memberi jeda istirahat bisa membuat pengalaman tetap optimal dari awal hingga akhir. 

Banyak penonton justru kehilangan momen terbaik karena terlalu memaksakan diri di awal acara. Selain itu, memahami konsep festival juga penting. Tidak semua festival hanya berisi musik.

Melansr dari berbagai sumber, kini, banyak acara menghadirkan pengalaman lintas bidang, kuliner, fashion, hingga aktivitas komunitas. Dengan pendekatan ini, pengunjung bisa menikmati festival secara lebih utuh, bukan hanya terpaku pada satu panggung.

Pendekatan tersebut menjadi salah satu ciri dari Semesta Berpesta 2026 yang kembali digelar tahun ini dengan konsep lebih luas dari sekadar konser musik.

Memasuki tahun keempat, event ini berkembang menjadi salah satu festival pop culture dengan jangkauan luas di Indonesia. Acara ini mencatat lebih dari 200.000 penonton di berbagai kota, menunjukkan bahwa minat terhadap festival berbasis pengalaman terus meningkat.

Tahun ini, festival akan digelar dalam format roadshow di delapan kota, dimulai dari Bali pada 25 April 2026, lalu berlanjut ke Yogyakarta, Malang, Bandung, Bogor, Bekasi, Makassar, dan mencapai puncaknya di Jakarta pada 15–16 Agustus 2026.

Deretan musisi yang terlibat juga mencerminkan lintas generasi dan genre, mulai dari Kotak, Lomba Sihir, Nidji, Barasuara, The Changcuters, hingga nama-nama seperti Rony Parulian, Aftershine, dan Salma Salsabil.

Namun, festival ini tidak hanya bertumpu pada line-up. Pengunjung juga didorong untuk mengikuti perkembangan artis tambahan melalui kanal resmi, karena akan ada kejutan dari musisi nasional hingga yang mulai dikenal di panggung internasional.

Empat Pilar Pengalaman: Cara Baru Menikmati Festival Musik

Salah satu hal yang membedakan festival tahun ini adalah pembagian pengalaman ke dalam empat pilar utama.

Pertama, Suara Semesta (The Ultimate Anthem) yang menjadi inti acara, menghadirkan panggung musik dengan momen sing along antara artis dan penonton. Ini adalah area yang biasanya paling padat dan penuh energi.

Kedua, Suara Rasa (The Symphony of Taste), yang menghadirkan kuliner dari berbagai spektrum, mulai dari makanan lokal hingga tren viral. Area ini sering menjadi “tempat rehat” bagi pengunjung yang ingin mengisi ulang energi.

Ketiga, Suara Gaya (The Loudness of Style), ruang bagi komunitas untuk mengekspresikan identitas melalui fashion dan subkultur. Ini menunjukkan bahwa festival kini juga menjadi ajang representasi gaya hidup.

Keempat, Suara Raga (The Rhythm of Body), yang menghadirkan aktivitas seperti fun run, zumba, hingga pound fit. Kehadiran elemen ini menandakan pergeseran festival dari sekadar hiburan menjadi pengalaman yang lebih aktif.

Managing Director B-Universe, Apreyvita Wulansari, menegaskan bahwa konsep festival ini memang dirancang lebih luas. Bukan hanya event, tapi ekosistem, tapi ruang di mana semua orang, dari kreator, merek, hingga komunitas, bisa terhubung, berkolaborasi, dan merayakan pop culture Indonesia bersama.

Perubahan tren festival secara global. Festival tidak lagi hanya menjadi tempat konsumsi hiburan, tetapi juga ruang interaksi antara industri kreatif dan komunitas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan format roadshow di berbagai kota, pendekatan ini juga membuka peluang bagi pelaku lokal, terutama UMKM, untuk terlibat langsung dalam ekosistem yang lebih besar.

Secara keseluruhan, ajang ini menunjukkan bagaimana festival musik berevolusi menjadi pengalaman multidimensi. Bagi pengunjung, memahami struktur acara dan mengatur strategi menikmati festival menjadi kunci agar pengalaman tidak hanya ramai, tetapi juga bermakna. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Persiapan Muktamar ke-35 NU Tembus 50 Persen, Gus Ipul: Awalnya Ragu, Kini Optimistis

Persiapan Muktamar ke-35 NU Tembus 50 Persen, Gus Ipul: Awalnya Ragu, Kini Optimistis

Persiapan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas, Jombang, terus dikebut.
5 Liga Top Eropa Segera Bergulir, Ada PSG vs Aston Villa hingga Arsenal vs Manchester City

5 Liga Top Eropa Segera Bergulir, Ada PSG vs Aston Villa hingga Arsenal vs Manchester City

Lima liga top Eropa atau 'Big Five' akan memulai musim 2026/2027 secara bertahap. Catat tanggal dan jam mulainya.
Setelah Viral Menangis di Depan Mentan Amran, Begini Kabar Terbaru Mahasiswa Undip Adriano Padama asal NTT

Setelah Viral Menangis di Depan Mentan Amran, Begini Kabar Terbaru Mahasiswa Undip Adriano Padama asal NTT

Seorang mahasiswa baru Undip Adriano Padama mendadak viral usai berani menyampaikan masalah kelangkaan beras di daerahnya kepada Mentan Andi Amran Sulaiman ...
Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Penyidikan

Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Penyidikan

Polda Metro Jaya meningkatkan kasus tewasnya Karumga eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Sutrimo, dari penyelidikan ke penyidikan.
Kronologi Maling Ketiduran Usai Bobol Rumah di Lampung, Bangun-Bangun Sudah Dikepung Warga

Kronologi Maling Ketiduran Usai Bobol Rumah di Lampung, Bangun-Bangun Sudah Dikepung Warga

Kronologi maling di Pringsewu, Lampung, berinisial IM (21) yang membobol rumah kosong, mengacak-acak isinya, lalu tertidur di kamar hingga dikepung warga.
Puji Kiper Timnas Indonesia, Ini Komentar Pelatih Ajax Usai Pilih Ter Stegen Ketimbang Maarten Paes Lawan PEC Zwolle

Puji Kiper Timnas Indonesia, Ini Komentar Pelatih Ajax Usai Pilih Ter Stegen Ketimbang Maarten Paes Lawan PEC Zwolle

Pelatih Ajax Amsterdam, Michel, akhirnya buka suara soal keputusannya mencadangkan Maarten Paes. Ia memilih memberikan kesempatan kepada Marc-André ter Stegen.

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku mutilasi di Depok ternyata sempat berbicara hal menyeramkan soal pembunuhan ke temannya. 
FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

Timnas Indonesia akan kembali bertemu Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Pertemuan tersebut berpotensi menjadi pertandingan yang sarat dendam sekaligus unjuk identitas.
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT