Mimpi Besar Indonesia Lahirkan Animasi Anak Kelas Dunia Mulai Terlihat, Siap Bersaing di Industri Hiburan Anak
- Ist
tvOnenews.com - Industri hiburan anak global, terus berkembang menjadi salah satu sektor ekonomi kreatif paling menjanjikan di dunia.
Tidak hanya didominasi film layar lebar, industri animasi kini berkembang pesat lewat serial digital, platform streaming, hingga konten edukasi berbasis karakter.
Laporan Grand View Research memperkirakan pasar animasi global bernilai ratusan miliar dolar AS dan terus tumbuh seiring meningkatnya konsumsi konten anak di berbagai platform digital.
Negara-negara maju sudah lama menjadikan animasi sebagai bagian penting dari industri budaya mereka.
Jepang sukses membangun pengaruh global melalui anime seperti Doraemon dan Pokemon, sementara Amerika Serikat menguasai pasar lewat karakter ikonik seperti SpongeBob SquarePants dan PAW Patrol.
Australia juga mencuri perhatian dunia melalui Bluey yang dinilai berhasil menghadirkan cerita keluarga sederhana dengan pendekatan emosional yang kuat.
Keberhasilan berbagai negara tersebut menunjukkan bahwa animasi bukan sekadar hiburan anak, melainkan instrumen ekonomi kreatif sekaligus diplomasi budaya.
Karakter animasi yang populer mampu berkembang menjadi produk turunan bernilai besar, mulai dari mainan, buku, taman hiburan, hingga lisensi global.
Dalam konteks itu, Indonesia mulai mencoba mengambil peran lebih besar melalui lahirnya berbagai intellectual property lokal yang menargetkan pasar internasional.
Melansir dari berbagai sumber, salah satu proyek yang mulai menarik perhatian datang dari serial animasi “Wempy dan Kamal”. Karya yang digagas Wempy Dyocta Koto ini hadir dengan target yang tidak kecil, yakni membawa karya animasi Indonesia agar mampu bersaing di pasar global.
Diluncurkan pada Mei 2026, serial tersebut mengangkat cerita keseharian anak-anak dengan nilai yang dekat dengan budaya keluarga Indonesia, seperti sopan santun, menghormati orang tua, berbagi, hingga kebiasaan religius dalam kehidupan sehari-hari.
Berbeda dari sebagian besar animasi lokal yang lebih fokus pada pasar domestik, animasi ini sejak awal dikembangkan menggunakan bahasa Inggris. Strategi ini dilakukan untuk membuka akses yang lebih luas terhadap pasar internasional, terutama di era distribusi digital yang memungkinkan konten menjangkau audiens lintas negara dalam waktu singkat.
Load more