News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Diam-diam Orang Indonesia Kebanyakan Gula, Gigi Jadi Korban Pertama? Ini Solusi Proteksinya

Ketika seseorang mengonsumsi makanan atau minuman manis, bakteri di mulut dengan cepat mengubah sisa gula menjadi asam yang dapat merusak enamel gigi. Tingginya
Selasa, 12 Mei 2026 - 23:53 WIB
Ilustrasi Diam-diam Orang Indonesia Kebanyakan Gula, Gigi Jadi Korban Pertama? Ini Solusi Proteksinya
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI

tvOnenews.com - Gaya hidup modern membuat konsumsi gula semakin sulit dihindari. Minuman kopi kekinian, teh boba, soda, dessert instan, hingga camilan manis kini menjadi bagian dari rutinitas harian masyarakat urban. 

Tanpa disadari, pola konsumsi seperti ini membuat asupan gula harian melonjak jauh di atas batas aman yang dianjurkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di Indonesia, persoalan ini mulai menjadi perhatian serius. Kementerian Kesehatan RI merekomendasikan konsumsi gula maksimal 50 gram atau sekitar empat sendok makan per hari. 

Namun berbagai riset menunjukkan rata-rata konsumsi gula masyarakat Indonesia kini sudah mencapai 62 hingga 75 gram per hari. Angka tersebut belum termasuk “gula tersembunyi” yang banyak ditemukan dalam minuman kemasan, saus, makanan cepat saji, dan produk olahan modern.

Fenomena serupa sebenarnya juga terjadi di banyak negara maju. Di Amerika Serikat, Centers for Disease Control and Prevention (CDC) mencatat tingginya konsumsi gula tambahan menjadi salah satu pemicu meningkatnya kasus obesitas dan gangguan kesehatan gigi. 

Sementara di Jepang dan Korea Selatan, tren produk oral care berbasis teknologi dan enzim mulai berkembang sebagai respons terhadap pola konsumsi makanan modern yang tinggi gula dan asam.

Kesadaran menjaga kesehatan mulut kini tidak lagi hanya soal menyikat gigi, tetapi juga perlindungan biologis terhadap bakteri dan plak yang terbentuk setelah mengonsumsi makanan manis.

Konsumsi Gula Berlebih Picu Krisis Kesehatan Gigi

Tingginya konsumsi gula bukan hanya berkaitan dengan diabetes atau obesitas. Rongga mulut justru menjadi area pertama yang menerima dampaknya secara langsung. 

Ketika seseorang mengonsumsi makanan atau minuman manis, bakteri di mulut dengan cepat mengubah sisa gula menjadi asam yang dapat merusak enamel gigi.

Menurut berbagai penelitian kesehatan gigi, konsumsi gula berlebih dapat meningkatkan risiko karies atau gigi berlubang hingga hampir tiga kali lipat. 

Prosesnya bahkan berlangsung sangat cepat. Dalam waktu sekitar 20–30 menit setelah mengonsumsi makanan manis, bakteri Streptococcus mutans mulai memproduksi asam yang mengikis lapisan pelindung gigi.

Tak hanya itu, gula juga diubah menjadi glukan, yaitu senyawa lengket yang membantu plak menempel kuat di permukaan gigi. Kondisi inilah yang membuat pembersihan secara mekanis menggunakan sikat gigi biasa terkadang belum cukup optimal.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga telah lama mengingatkan bahwa kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian penting dari kesehatan tubuh secara keseluruhan. Buruknya kesehatan oral dapat memengaruhi kualitas hidup, produktivitas, hingga risiko penyakit kronis lainnya.

Negara Maju Mulai Gunakan Enzim untuk Oral Care

Di tengah meningkatnya konsumsi gula global, sejumlah negara mulai mengembangkan pendekatan baru dalam perawatan gigi. 

Jika sebelumnya fokus utama hanya pada pembersihan mekanis, kini berkembang teknologi oral care berbasis enzim untuk membantu memecah plak dan menekan pertumbuhan bakteri penyebab kerusakan gigi.

Salah satu enzim yang mulai banyak digunakan adalah enzim Dextranase. Enzim ini bekerja dengan memecah glukan atau lapisan lengket pembentuk plak sehingga bakteri lebih mudah dibersihkan dari permukaan gigi. 

Pendekatan ini banyak dikembangkan dalam riset kesehatan mulut di negara-negara dengan industri teknologi kesehatan maju seperti Jepang, Swiss, dan Korea Selatan.

Menyesuaikan tren tersebut, pakar kesehatanmenyarankan penggunaan Dextranase dan Lysozyme sebagai proteksi tambahan terhadap dampak kons umsi gula berlebih. Head of Research & Development usmile Global, dr. Liu Jitao menjelaskan bahwa pendekatan biologis menjadi penting di tengah perubahan pola konsumsi masyarakat modern.

Di tengah tingginya asupan gula harian, pembersihan gigi secara mekanis konvensional sering kali tidak lagi memadai karena bakteri mengubah gula menjadi glukan yang sangat lengket.

Riset di usmile berfokus pada pencegahan di tingkat biologis. Penggunaan enzim seperti Dextranase terbukti secara klinis mampu mendegradasi glukan tersebut dan menurunkan daya lekat plak pada permukaan enamel.

Menurutnya, kombinasi Dextranase dan Lysozyme membantu membongkar struktur plak sekaligus menekan perkembangan bakteri penyebab karies sebelum kerusakan semakin parah.

Perubahan gaya hidup masyarakat membuat pendekatan preventif semakin penting dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut. Di banyak negara maju, kesadaran melakukan pencegahan mulai meningkat seiring tingginya konsumsi makanan ultra-proses dan minuman berpemanis.

Ilustrasi Diam-diam Orang Indonesia Kebanyakan Gula, Gigi Jadi Korban Pertama Ini Solusi Proteksinya
Ilustrasi Diam-diam Orang Indonesia Kebanyakan Gula, Gigi Jadi Korban Pertama Ini Solusi Proteksinya
Sumber :
  • Ist

Selain rutin menyikat gigi dan mengurangi konsumsi gula, penggunaan produk oral care berbasis teknologi kini mulai menjadi bagian dari gaya hidup kesehatan modern. 

Inovasi seperti teknologi color-correcting untuk membantu mengurangi tampilan noda kuning pada gigi hingga formulasi enzimatik menjadi tren baru dalam industri perawatan mulut global.

Di Indonesia sendiri, meningkatnya perhatian masyarakat terhadap kesehatan gigi terlihat dari pertumbuhan pasar produk oral care premium dan preventif dalam beberapa tahun terakhir. 

Edukasi mengenai bahaya gula tersembunyi dan pentingnya menjaga kesehatan mulut juga semakin sering digaungkan, terutama di kalangan masyarakat urban dan generasi muda.

Di tengah kondisi tersebut, pendekatan berbasis sains dinilai menjadi salah satu solusi yang relevan untuk membantu masyarakat menghadapi tingginya konsumsi gula di era modern tanpa mengabaikan kesehatan gigi dan mulut mereka. (udn)
 

 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bersiaplah! 5 Zodiak Paling Beruntung dalam Pekerjaan Oktober 2026: Ada yang Berpeluang Dapat Promosi

Bersiaplah! 5 Zodiak Paling Beruntung dalam Pekerjaan Oktober 2026: Ada yang Berpeluang Dapat Promosi

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling beruntung dalam karier atau pekerjaan bulan Oktober 2026: Ada yang berpeluang dapat promosi. Zodiakmu termasuk?
Tak Cuma Back to Back medali Emas di Asian Games, Rahmat Erwin Abdullah Juga Berhasil Pecahkan Dua Rekor Dunia

Tak Cuma Back to Back medali Emas di Asian Games, Rahmat Erwin Abdullah Juga Berhasil Pecahkan Dua Rekor Dunia

Rahmat Erwin Abdullah kembali mengharumkan nama Indonesia setelah merebut medali emas dari cabor angkat besi di Asian Games 2026 pada hari Sabtu 26 September.
Jenazah Taruno Hidayat Korban KM Virgo Tiba di Rumah Duka Madiun, Adiknya Masih Dicari

Jenazah Taruno Hidayat Korban KM Virgo Tiba di Rumah Duka Madiun, Adiknya Masih Dicari

Jenazah Taruno Hidayat, salah satu korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa, tiba di kampung halamannya di Desa/Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Sabtu (26/9).
Di Depan FIFA, Thom Haye Bicara Duel Panas Timnas Indonesia Vs Malaysia

Di Depan FIFA, Thom Haye Bicara Duel Panas Timnas Indonesia Vs Malaysia

Di depan FIFA, Thom Haye menyebut langkah Timnas Indonesia untuk mengalahkan Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026 tidak berjalan mudah. Laga melawan Malaysia jadi fokus berikutnya.
Sambil Berlinang Air Mata, Asri Welas Kenang Sosok Guruh Soekarnoputra

Sambil Berlinang Air Mata, Asri Welas Kenang Sosok Guruh Soekarnoputra

Asri Welas mengenang Guruh Soekarnoputra yang meninggal dunia. Selama 11 tahun belajar seni, ia menyimpan banyak ilmu dan pesan dari sang maestro.
Gus Ipul Minta Buktikan Aliran Dana Rp480 Miliar di Muktamar NU, Siap Layangkan Somasi

Gus Ipul Minta Buktikan Aliran Dana Rp480 Miliar di Muktamar NU, Siap Layangkan Somasi

Gus Ipul kembali menegaskan somasi bukan langkah akhir. Namun, jika tidak ada klarifikasi atau dinilai tidak sesuai fakta, PBNU akan meneruskan perkara ke proses hukum.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Ramalan Zodiak Cinta Besok Minggu 27 September 2026: Libra Full Senyum Dapat Kejutan Romantis, Scorpio Stop Curiga Tanpa Bukti

Ramalan Zodiak Cinta Besok Minggu 27 September 2026: Libra Full Senyum Dapat Kejutan Romantis, Scorpio Stop Curiga Tanpa Bukti

Berdasarkan pergerakan rasi bintang zodiak, esok hari Minggu, 27 September 2026, membawa energi yang menuntut keseimbangan antara empati dan keterbukaan. Bebera
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT