GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rahasia Lulus Cumlaude Sambil Kerja, Pendidikan Jadi Kunci Mobilitas Sosial dan Kemajuan Bangsa

Menempuh pendidikan tinggi sambil bekerja bukan perkara mudah. Banyak mahasiswa pekerja menghadapi tantangan manajemen waktu, tekanan mental, hingga kelelahan fisik
Selasa, 19 Mei 2026 - 23:22 WIB
Ilustrasi Rahasia Lulus Cumlaude Sambil Kerja, Pendidikan Jadi Kunci Mobilitas Sosial dan Kemajuan Bangsa
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI

tvOnenews.com - Pendidikan masih menjadi salah satu investasi paling penting untuk membangun masa depan. Di tengah persaingan dunia kerja yang semakin ketat, pendidikan tinggi bukan hanya soal gelar akademik, tetapi juga menjadi sarana meningkatkan kapasitas diri agar mampu memberi kontribusi lebih besar bagi masyarakat dan lingkungan profesional.

Di banyak negara maju seperti Finlandia, Jepang, hingga Korea Selatan, budaya belajar sepanjang hayat atau lifelong learning menjadi bagian penting dalam sistem pendidikan dan dunia kerja. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Data Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) menunjukkan bahwa pekerja yang terus meningkatkan keterampilan dan pendidikan cenderung memiliki peluang karier lebih baik, pendapatan lebih tinggi, serta daya saing yang lebih kuat di era modern.

Namun, menempuh pendidikan tinggi sambil bekerja bukan perkara mudah. Banyak mahasiswa pekerja menghadapi tantangan manajemen waktu, tekanan mental, hingga kelelahan fisik. 

Karena itu, kemampuan menjaga konsistensi, disiplin belajar, dan mengatur prioritas menjadi kunci penting agar tetap mampu meraih prestasi akademik, bahkan hingga lulus dengan predikat cumlaude.

Tips Menjalani Kuliah Sambil Bekerja agar Tetap Berprestasi

Fenomena mahasiswa yang bekerja sambil kuliah kini semakin umum terjadi, terutama di kota-kota besar. Sebagian melakukannya untuk membantu ekonomi keluarga, sementara lainnya ingin membangun pengalaman profesional sejak dini.

Meski penuh tantangan, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa pekerja memiliki peluang mengembangkan kemampuan multitasking, komunikasi, dan manajemen waktu yang lebih baik dibanding mahasiswa reguler.

Agar tetap mampu mempertahankan prestasi akademik, ada beberapa strategi yang umum diterapkan mahasiswa berprestasi di berbagai negara.

Pertama adalah membuat jadwal belajar yang konsisten. Banyak mahasiswa pekerja di Jepang dan Korea Selatan menerapkan sistem belajar singkat tetapi rutin setiap hari agar materi kuliah tidak menumpuk menjelang ujian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kedua, penting untuk menentukan prioritas dan target realistis. Mahasiswa yang bekerja biasanya tidak memiliki banyak waktu luang, sehingga fokus pada tugas utama dan menghindari penundaan menjadi faktor penting.

Ketiga, menjaga kesehatan fisik dan mental juga tidak kalah penting. Kurang tidur dan stres berkepanjangan sering menjadi penyebab turunnya performa akademik mahasiswa pekerja. Karena itu, pola istirahat yang cukup dan kemampuan mengelola tekanan sangat dibutuhkan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kampanye Budaya Keselamatan Lalu Lintas, Jasa Raharja Gandeng Komunikasi Pengemudi

Kampanye Budaya Keselamatan Lalu Lintas, Jasa Raharja Gandeng Komunikasi Pengemudi

Berbagai Pihak terus bersinergi dalam upaya membangun budaya keselamatan berlalu lintas bagi pengemudi online maupun konvensional.
Pemerintah Tarik Utang Rp305,5 Triliun Hingga April 2026, Menkeu Purbaya: Pembiayaan Terjaga dan Terukur

Pemerintah Tarik Utang Rp305,5 Triliun Hingga April 2026, Menkeu Purbaya: Pembiayaan Terjaga dan Terukur

Pemerintah telah menarik utang baru sebesar Rp305,5 triliun hingga akhir April 2026 untuk membiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Agen Pemain Voli Korea Akui Red Sparks Sempat Hubungi Megawati Hangestri Sebelum Dibajak Hillstate

Agen Pemain Voli Korea Akui Red Sparks Sempat Hubungi Megawati Hangestri Sebelum Dibajak Hillstate

Menurut penuturan agen Chris Kim, Red Sparks ternyata sudah menghubungi Megawati Hangestri lebih awal sebelum tawaran dari Hillstate datang pada Januari silam.
Jangan Sampai Kena Mental, MPR RI Pasang Badan Lindungi Psikologis Siswa SMAN 1 Sambas Peserta LCC Empat Pilar

Jangan Sampai Kena Mental, MPR RI Pasang Badan Lindungi Psikologis Siswa SMAN 1 Sambas Peserta LCC Empat Pilar

MPR RI menyatakan telah berdiskusi dengan SMAN 1 Sambas terkait pendampingan psikologis bagi peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar.
Trafik Tol Kutepat Naik 19,65 Persen, 127 Ribu Kendaraan Melintas saat Libur Panjang

Trafik Tol Kutepat Naik 19,65 Persen, 127 Ribu Kendaraan Melintas saat Libur Panjang

PT Hutama Marga Waskita (Hamawas) mencatat peningkatan signifikan volume lalu lintas kendaraan di ruas Jalan Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat (Kutepat) selama libur panjang Hari Kenaikan Yesus Kristus dan cuti bersama pada 14–17 Mei 2026.
10 Hari Pascakecelakaan Maut Libatkan TKA Cina di Tanjungpinang, Polisi Belum Tetapkan Tersangka

10 Hari Pascakecelakaan Maut Libatkan TKA Cina di Tanjungpinang, Polisi Belum Tetapkan Tersangka

Kapolresta Tanjungpinang, Kombes Pol Indra Ranu Dikarta, mengatakan penyidik masih melengkapi administrasi dan melakukan pemeriksaan lanjutan terkait perkara tersebut.

Trending

Agen Pemain Voli Korea Akui Red Sparks Sempat Hubungi Megawati Hangestri Sebelum Dibajak Hillstate

Agen Pemain Voli Korea Akui Red Sparks Sempat Hubungi Megawati Hangestri Sebelum Dibajak Hillstate

Menurut penuturan agen Chris Kim, Red Sparks ternyata sudah menghubungi Megawati Hangestri lebih awal sebelum tawaran dari Hillstate datang pada Januari silam.
10 Hari Pascakecelakaan Maut Libatkan TKA Cina di Tanjungpinang, Polisi Belum Tetapkan Tersangka

10 Hari Pascakecelakaan Maut Libatkan TKA Cina di Tanjungpinang, Polisi Belum Tetapkan Tersangka

Kapolresta Tanjungpinang, Kombes Pol Indra Ranu Dikarta, mengatakan penyidik masih melengkapi administrasi dan melakukan pemeriksaan lanjutan terkait perkara tersebut.
Jangan Sampai Kena Mental, MPR RI Pasang Badan Lindungi Psikologis Siswa SMAN 1 Sambas Peserta LCC Empat Pilar

Jangan Sampai Kena Mental, MPR RI Pasang Badan Lindungi Psikologis Siswa SMAN 1 Sambas Peserta LCC Empat Pilar

MPR RI menyatakan telah berdiskusi dengan SMAN 1 Sambas terkait pendampingan psikologis bagi peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar.
Pemerintah Tarik Utang Rp305,5 Triliun Hingga April 2026, Menkeu Purbaya: Pembiayaan Terjaga dan Terukur

Pemerintah Tarik Utang Rp305,5 Triliun Hingga April 2026, Menkeu Purbaya: Pembiayaan Terjaga dan Terukur

Pemerintah telah menarik utang baru sebesar Rp305,5 triliun hingga akhir April 2026 untuk membiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Trafik Tol Kutepat Naik 19,65 Persen, 127 Ribu Kendaraan Melintas saat Libur Panjang

Trafik Tol Kutepat Naik 19,65 Persen, 127 Ribu Kendaraan Melintas saat Libur Panjang

PT Hutama Marga Waskita (Hamawas) mencatat peningkatan signifikan volume lalu lintas kendaraan di ruas Jalan Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat (Kutepat) selama libur panjang Hari Kenaikan Yesus Kristus dan cuti bersama pada 14–17 Mei 2026.
4 Doa Agar Dimudahkan Berangkat Haji dan Umrah, Lengkap Bahasa Arab, Latin dan Artinya

4 Doa Agar Dimudahkan Berangkat Haji dan Umrah, Lengkap Bahasa Arab, Latin dan Artinya

Baca 4 doa ini agar dimudahkan menunaikan ibadah haji dan umrah, lengkap dalam bahasa Arab, latin dan terjemahan.
Kampanye Budaya Keselamatan Lalu Lintas, Jasa Raharja Gandeng Komunikasi Pengemudi

Kampanye Budaya Keselamatan Lalu Lintas, Jasa Raharja Gandeng Komunikasi Pengemudi

Berbagai Pihak terus bersinergi dalam upaya membangun budaya keselamatan berlalu lintas bagi pengemudi online maupun konvensional.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT