Pemulihan Pasca Bencana, Ketua Posko Wilayah PRR Aceh Ajak Perguruan Tinggi Kedokteran Terjun ke Penyintas
- Istimewa
Aceh, tvOnenews.com - Pemerintah Indonesia menekankan sektor kesehatan menjadi salah satu prioritas utama dalam menjamin keselematan masyarakat dalam penanganan pasca bencana Aceh.
Hal tersebut disampaikan Ketua Majelis Wali Amanat Universitas Syiah Kuala (USK) sekaligus Ketua Posko Wilayah PRR Aceh, Safrizal ZA.
Adanya urgensi tersebut, Safrizal lantas menginisiasi langkah perguruan tinggi untuk turun langsung ke masyarakat melalui Fakultas Kedokteran USK yang menggelar kegiatan penguatan layanan kesehatan di Hunian Sementara (Huntara) penyintas banjir Aceh Tamiang.
“Dalam kondisi darurat bukan masyarakat yang datang, tapi dokter-dokter yang harus datang. Ini bagian dari bakti perguruan tinggi kepada masyarakat,” kata Safrizal kepada awak media, Senin (15/6/2026).
Ia berharap inisiatif ini tidak berhenti di Aceh Tamiang melainkan bisa diperluas ke daerah lain yang terdampak.
Safrizal membuka peluang kerja sama dengan perguruan tinggi lain termasuk di Sumatera Utara untuk membangkitkan semangat masyarakat.
Ia pun meminta tim dari USK untuk menyampaikan temuan di lapangan sebagai bahan masukan dan evaluasi kinerja pemerintah.
“Tim yang telah turun ke masyarakat, tolong catat apa yang bisa diberikan kepada saya baik sebagai Ketua MWA atau sebagai Kepala Posko Satgas Bencana. Sarankan kepada kami apa yang bisa kita lakukan,” pesannya.
Safrizal menegaskan bahwa ilmu pengetahuan menemukan maknanya ketika mampu memberikan manfaat bagi manusia.
“Ilmu tidak hanya sekadar ilmu, tetapi ilmu pengetahuan menemukan maknanya ketika ia mampu memberikan manfaat bagi manusia,” ujarnya.
Di sisi lain, pemulihan sarana prasarana kesehatan pascabencana di tingkat makro menunjukkan progres positif.
Data Kementerian Kesehatan dan Posko Satgas PRR per 8 Juni 2026 menunjukkan seluruh RSUD dan Puskesmas di tiga provinsi terdampak yang sempat berhenti beroperasi, kini telah kembali berjalan normal. Dari 2.952 Puskesmas Pembantu, 99,76 persen sudah pulih, menyisakan enam unit yang masih menggunakan gedung pengganti.(raa)
Load more