News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengapa Rumah Tidak Layak Huni Bisa Memperburuk Kualitas Hidup Keluarga?

Rumah tidak layak huni bukan hanya mengurangi kenyamanan, tetapi juga berisiko terhadap kesehatan dan produktivitas keluarga. Mengapa hunian layak penting?
Sabtu, 19 September 2026 - 23:34 WIB
Ilustrasi Mengapa Rumah Tidak Layak Huni Bisa Memperburuk Kualitas Hidup Keluarga?
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI

BPS menggunakan empat komponen untuk mengukur akses rumah layak huni, yakni kecukupan luas tempat tinggal minimal 7,2 meter persegi per kapita, akses air minum layak, sanitasi layak, dan ketahanan bangunan. Keempat aspek tersebut memperlihatkan bahwa kelayakan rumah berkaitan dengan kebutuhan dasar manusia, bukan sekadar bentuk bangunan.

Hunian Layak Berpengaruh terhadap Produktivitas dan Masa Depan Anak

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dampak rumah yang tidak layak juga dapat meluas ke kehidupan sosial dan ekonomi keluarga. Ruangan yang sempit, pencahayaan kurang, atau kondisi rumah yang tidak nyaman bisa mengganggu waktu istirahat maupun aktivitas anggota keluarga.

Bagi anak-anak, rumah merupakan salah satu ruang utama untuk belajar dan mengembangkan diri. Ketika lingkungan tempat tinggal tidak mendukung, mereka mungkin kesulitan mendapatkan ruang yang tenang untuk membaca atau mengerjakan tugas. Kondisi tersebut tidak otomatis menentukan prestasi seorang anak, tetapi dapat menjadi hambatan tambahan dalam proses belajar.

Orang dewasa juga membutuhkan lingkungan rumah yang mendukung pemulihan setelah bekerja. Tempat tinggal yang aman dan nyaman membantu keluarga menjalankan rutinitas tanpa terus-menerus dibayangi kekhawatiran terhadap kerusakan bangunan atau kondisi lingkungan.

Dengan demikian, perbaikan rumah dapat dipandang sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Intervensi di sektor perumahan juga perlu berjalan beriringan dengan peningkatan akses pendidikan, layanan kesehatan, air bersih, dan kesempatan ekonomi.

BSPS Menjadi Salah Satu Upaya Memperbaiki Kualitas Hunian

Pemerintah memiliki sejumlah program untuk membantu masyarakat memperoleh tempat tinggal yang lebih layak. Salah satunya adalah Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), yaitu dukungan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman bagi masyarakat berpenghasilan rendah untuk meningkatkan kemampuan dan keswadayaan dalam memenuhi kebutuhan rumah layak huni.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Program ini mendukung peningkatan kualitas rumah tidak layak huni maupun pembangunan rumah swadaya sesuai ketentuan. Keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting karena perbaikan hunian tidak hanya bergantung pada bantuan, tetapi juga partisipasi dan gotong royong warga.

Gambaran manfaat perbaikan rumah terlihat dalam pelaksanaan BSPS di Dusun Karanganyar, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono meninjau rumah warga penerima bantuan, termasuk milik Pak Endro dan Pak Muklas.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bakal Jadi Pesaing iPhone Duo, Samsung Galaxy Z Fold9 Siapkan Comeback Fitur yang Absen Dua Generasi

Bakal Jadi Pesaing iPhone Duo, Samsung Galaxy Z Fold9 Siapkan Comeback Fitur yang Absen Dua Generasi

Samsung dikabarkan tengah menyiapkan perubahan menarik untuk ponsel lipat generasi berikutnya, Galaxy Z Fold9. Disebut bakal jadi pesaing iPhone Duo.
Punya Pintu ala Rolls-Royce, Sedan Listrik Mewah BYD Yangwang Altior Siap Meluncur di Dubai

Punya Pintu ala Rolls-Royce, Sedan Listrik Mewah BYD Yangwang Altior Siap Meluncur di Dubai

BYD kembali siapkan gebrakan di pasar mobil listrik mewah. Kali ini, pabrikan China tersebut memperkenalkan sedan listrik ultra-mewah bernama Yangwang Altior.
Ucapan Tantang Fight sampai Mati Berujung Diserbu Sekelompok Pria, Ini Pesan Hanny Kristianto untuk Herri Pras

Ucapan Tantang Fight sampai Mati Berujung Diserbu Sekelompok Pria, Ini Pesan Hanny Kristianto untuk Herri Pras

YouTuber Herri Pras menjadi sorotan setelah kediamannya didatangi sekelompok pria yang diduga berasal dari komunitas bela diri. Ini pesan Hanny Kristianto.
Tak Lagi Jadi Pelengkap, Presiden Prabowo Dinilai Mulai Jadikan Sektor Kelautan Pilar Ekonomi RI

Tak Lagi Jadi Pelengkap, Presiden Prabowo Dinilai Mulai Jadikan Sektor Kelautan Pilar Ekonomi RI

Arah pembangunan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dinilai tengah mengalami pergeseran paradigma. 
Peredaran Kratom dan Vape akan Diperketat? Polri dan BPOM Siapkan Regulasinya

Peredaran Kratom dan Vape akan Diperketat? Polri dan BPOM Siapkan Regulasinya

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan menyiapkan regulasi terkait peredaran kratom dan rokok elektrik atau vape guna mencegah penyalahgunaan yang dapat membahayakan masyarakat.
Tak Perlu Dinaturalisasi, Eks Andalan Shin Tae-yong Ini Layak Dilirik John Herdman untuk Lini Depan Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Tak Perlu Dinaturalisasi, Eks Andalan Shin Tae-yong Ini Layak Dilirik John Herdman untuk Lini Depan Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Timnas Indonesia hadapi persoalan di lini depan jelang FIFA Matchday November 2026. Di tengah kondisi tersebut, nama Irfan Jaya layak masuk radar John Herdman.

Trending

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Melalui unggahannya di Threads, netizen tersebut mengungkapkan kekecewaannya lantaran transaksi tarik tunai dari rekening miliknya dibatasi sepihak oleh bank.
Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Nama YouTuber Herri Pras tengah menjadi sorotan setelah sebuah video memperlihatkan dirinya didatangi sekelompok pria bela diri. Ini profilnya.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Dari total 12 korban, enam orang mengalami luka-luka dan enam lainnya meninggal dunia dalam kecelakaan yang terjadi di area halte Jalan Cut Mutia, Kota Bekasi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT