News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus Dugaan Suap Jual Beli Proyek APBD 2022, Istri Bupati Manggarai NTT Diperiksa Hingga Lebih 6 Jam

Istri Bupati Manggarai Nusa Tenggara Timur (NTT) Meldiyanti Hagur, diperiksa selama 6 jam di Mapolres Manggarai, kasus dugaan suap jual beli proyek APBD 2022.
Jumat, 16 September 2022 - 01:35 WIB
Diperiksa 6 Jam, Istri Bupati Manggarai Dicecar Seputar Praktik Jual Beli Proyek APBD
Sumber :
  • Istimewa

Manggarai, NTT - Istri Bupati Manggarai Nusa Tenggara Timur (NTT) Meldiyanti Hagur, diperiksa selama 6 jam di Mapolres Manggarai, Kamis (15/9/2022). 

Dia diperiksa dalam kasus dugaan suap jual beli proyek APBD 2022.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meldiyanti yang merupakan istri Bupati Hery Nabit itu diperiksa hingga pukul 17.30.WITA setelah menjalani pemeriksaan sejak pukul 10.00 WITA. Pemeriksaan sempat jeda 2 jam karena Meldi meminta ijin untuk pulang makan siang.

Nama Meldiyanti viral sejak 1 September 2022 akibat 'nyanyian' seorang kontraktor bernama Adrianus Fridus yang membeberkan praktik jual beli proyek APBD sebesar 5% melibatkan Meldiyanti Hagur.

Meldi, demikian sapaan akrabnya, langsung diserbu wartawan ketika ia keluar dari ruang penyidik tipikor. Keterangan Meldi memang amat ditunggu-tunggu. Namun sayangnya, Meldi tidak mau mengklarifikasi pengakuan Adrianus Fridus.

Meldiyanti yang didampingi pengacaranya, Gabriel Kou hanya menyampaikan bahwa ia telah menjawab semua pertanyaan penyidik sesuai fakta yang sesungguhnya.

"Yang pasti sebagai warga negara yang taat hukum saya sudah memenuhi undangan kepolisian untuk memberikan keterangan terkait isu yang beredar belakangan ini , ” kata Meldiyanti Hagur saat keluar melalui pintu belang Polres.

"Saya harap keterangan saya bisa menyelesaikan persoalan ini dengan lebih cepat. Selanjutnya silakan tanya ke pengacara saya ya," sambung Ketua PKK Kabupaten Manggarai itu sambil menutup pintu mobilnya.

Sebelumnya Meldiyanti dua kali mangkir dari panggilan penyidik. Pemeriksaan pertama dijadwalkan pada Senin (12/9/2022) namun Meldi tidak datang dengan alasan mengisi kegiatan Dekranasda. Kemudian Meldiyanti kembali mangkir pada undangan pemeriksaan kedua pada Rabu (14/9/2022).

Adapun pengacara Meldianty, Gabiel Kou membantah keterangan Adrianus Fridus yang menyebut pernah bertemu dengan Meldyanti Hagur saat membahas fee proyek di rumah jabatan Bupati.

Menurut Gabriel Kou, sesumbar Adrianus tidak sesuai dengan fakta yang terjadi pada saat itu sebab pada tanggal yang disebut Adrianus, kliennya itu sedang berada di luar daerah.

“Semuanya berawal dari pengakuan anus ada pertemuan di rujab bersama Ibu Bupati tepatnya tanggal 28 Juli sementara pada saat itu ibu Bupati ada di Jakarta,” Jelas Gaba Kou.

Lebih lanjut dia mengatakan selama pemeriksaan yang diperkirakan berlangsung  selama 6 jam itu Meldyanti Hagur menjawab 43 pertanyaan.

“Pertanyaan dari penyidik ada 43 dan dari 43 itu yang paling penting ada 3 yaitu terkait dengan pertemuan di Rujab, kesepakatan fee proyek dan penyerahan uang” tutupnya.

Suap dibongkar kontraktor

Seperti viral diberitakan, praktik jual beli proyek APBD Manggarai tahun 2022 terkuak setelah seorang kontraktor bernama Adrianus Fridus membuat pengakuan mengejutkan.

Adrianus bilang, meskipum sebagai tim pemenangan Bupati Hery Nabit pada Pilkada Manggarai 2020 tapi untuk mendapatkan proyek dia harus membayar fee 5% kepada Meldiyanti yang dipungut di depan sebelum proses lelang dilepas ke publik.

Adapun  besaran fee 5% terang, Anus, diputuskan di rumah jabatan Bupati bersama Meldiyanti dan seorang THL bernama Rio Senta juga Adrianus sendiri pada 28 Mei 2022.

Untuk tahu saja, Rio Senta adalah tenaga harian lepas pada Dinas PUPR Manggarai. Dikenal pula sebagai tangan kanan Meldiyanti. Saking dekatnya dengan kekuasaan, Rio Senta diberi keistimewaan sampai menempati rumah jabatan Bupati. Bersama istrinya Senta tinggal setahun di situ sehingga hampir pasti biaya makan minum Rio dan istri dibiayai APBD. 

Rio Senta bukan orang sembarangan. Ketika dilakukan serah terima uang fee proyek dari kontraktor, Rio Senta membuat sandi khusus.

"Setelah serahkan uang Rp50 juta ke tangan kanan ibu Meldi di toko Monas, Rio Senta menyuruh saya mengetik WhatsApp langsung di situ "ibu saya sudah turunkan kemiri 50 Kg," tutur Adrianus.

Tidak hanya fee 5 persen ke Meldiyanti, Adrianus masih harus membayar fee 2% kepada orang dekat Bupati yakni Tomi Ngocung dan Wilibrodus Kengkeng. Di lingkaran kekuasaan,  keduanya santer disebut sebagai tukang bagi proyek mengingat Tomi Ngocung adalah salah satu donatur pilkada dan Wilibrodus Kengkeng bekas ketua timses pemenangan Bupati Hery Nabit dan Wabup Heri Ngabut.

"Sampai di rumah Tomi Ngocung ada Wili Kengkeng. Mereka bilang kalau mau dapat proyek mau 10 juta atau berapa harus 7 persen tidak bisa 5 persen. Waktu itu saya tidak mau bayar karena saya kan sudah bayar ke ibu 5 persen," beber Adrianus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam pengakuannya, Adrianus mengungkapkan, serah terima uang dilakukan di toko Monas milik Meldiyanti melaui seorang tangan kanan Meldi.

Kasus ini tengah diusut Polres Manggarai. Selama sepekan terakhir, penyidik tipikor telah memeriksa 'si peniup pluit' Adrianus Fridus, THL Rio Senta, kakak ipar Meldi, Tomi Ngocung, Wilibrodus Kengkeng (mantan ketua timses pilkada) dan istri Bupati Manggarai Meldianti Hagur. (jku/ppk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Pemeriksaan Senin merupakan pemeriksaan kedua terhadap Bobby dalam penyidikan perkara tersebut. KPK sebelumnya memeriksa Bobby sebagai saksi pada 16 Juli 2026.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Sebelumnya, AIS alias Abah merupakan eks pimpinan Ponpes Abdul Barokat Wannafahat, diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap belasan santriwatinya.

Trending

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman siap berkoordinasi dan memberikan informasi yang diperlukan kepada DPR RI sebagai bagian dari upaya bersama memperbaiki tata kelola pelayanan publik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT