News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Fenomena El Nino, Warga Bali Dihimbau Waspadai Kekeringan Ekstrem

Fenomena El Nino diprediksi akan berdampak membawa potensi kekeringan di sejumlah wilayah di Bali.
Rabu, 10 Mei 2023 - 20:13 WIB
Grafik analisa BMKG soal fenomena El Nino, Rabu (10/5).
Sumber :
  • tvOne - aris wiyanto

Denpasar, tvOnenews.com - Fenomena El Nino diprediksi akan berdampak membawa potensi kekeringan di sejumlah wilayah di Bali

Perkiraan dampak Fenomena El Nino di Bali ini disampaikan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar, Bali yang memprediksi fenomena El Nino akan terjadi di Bulan Juli dan Agustus 2023.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Bidang Data dan Informasi BMKG Wilayah III Denpasar, I Nyoman Gede Wiryajaya mengatakan, BMKG dan institusi dunia memprediksi adanya El Nino setelah semester satu ini. 

"Jadi semester dua itu kan bisa Juli dan Agustus ada El Nino. El Nino merupakan suatu fenomena alam yang bersifat global tapi dampaknya kita rasakan secara lokal dan bervariasi di masing-masing wilayah," kata dia, saat dihubungi Rabu (10/5).

Ia menerangkan, El Nino bisa berdampak pada berkurangnya curah hujan dari kondisi normal dan terjadi musim kemarau serta kekeringan panjang tapi bisa juga terjadi dampak yang kecil kalau El Nino ini tidak menguat.

"Bisa jadi musim kemarau lebih kering dan lebih panjang. Kita akan terus monitor, ini dampaknya bervariasi, kita belum tahu seberapa dampaknya di Bali. Nanti, kita evaluasi setelah lewat itu, ternyata dibandingkan curah hujannya normal atau di bawah itu," ujarnya.

"Bisa jadi dampaknya kecil. Kita lihat (nanti) El Nino ini sifatnya lemah, medium, atau kuat. Nanti di Juli dan Agustus kita prediksi dari normal ke lemah. Kalau dia menguat, baru kita waspada sekali, nanti kita infokan lagi," lanjutnya.

Ia juga menyebutkan, bahwa Pulau Bali pernah terdampak El Nino tapi pihaknya lupa tahun berapa namun yang perlu diwaspadai ketika El Nino itu menguat yang akan berdampak kepada kekeringan yang panjang dan berpotensi berdampak ke sejumlah wilayah di Bali.

"Tapi kita waspadai dulu, kalau El Nino kuat kita harus waspada sekali. Karena dampaknya terhadap curah hujan, kekeringan dan segala macam. (Bisa terjadi kekeringan) kalau kuat, kemudian berdampak di Bali. Bisa jadi untuk daerah yang secara geografis dan topografis itu umum kering bisa kita waspadai. Bisa (kekurangan) air bersih," ujarnya.

Ia juga menyebutkan, bahwa fenomena El Nino bila menguat juga akan berdampak kepada pertanian di Bali karena terjadi kekeringan. Namun, pihaknya memprediksi El Nino yang akan terjadi dengan kekuatan lemah.

"Tapi sampai saat ini belum ada laporan. El Nino kan belum terjadi dan kita prediksi juga lemah. Kita pantau terus kalau menguat," ungkapnya.

Sementara, untuk pemetaan sejumlah wilayah Bali yang berpotensi terkena dampak El Nino bila menguat menurutnya tergantung letak geografis dan topografisnya.

"El Nino itu kan global. Tapi kalau di Bali saja itu (tergantung) geografisnya. Kalau dampaknya berkurang curah hujan dari kondisi normalnya. Ini juga tergantung dari posisi geografis dan topografis setempat. Ada tiga, pengaruh global seperti El Nino dan La Nina. Pengaruh regional seperti musim hujan dan musim kemarau, kemudian pengaruh lokal yang besar, itu topografi dan geografi setempat," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, pihaknya menghimbau kepada warga agar tetap waspada kepada fenomena El Nino terutama di sektor pertanian dan lainnya yang ada di Pulau Bali.

"Kita mengimbau masyarakat selalu waspada terhadap potensi El Nino ini yang bisa memberikan dampak pada sektor pertanian dan lain-lain, kebencanaan juga bisa terjadi. Agar selalu mengupdate informasi dari BMKG, BPBD agar bisa dimanfaatkan untuk pengurangan risiko bencana dan pengurangan kemungkinan kerugian," ujarnya. (awt/gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rincian Lengkap Saham yang Masuk dan Keluar Rebalancing MSCI

Rincian Lengkap Saham yang Masuk dan Keluar Rebalancing MSCI

MSCI mengeluarkan dua saham Indonesia dari MSCI Global Standard Index dan tidak ada saham Indonesia yang masuk ke MSCI Global Standard Index.
PB PASI Targetkan Empat Medali di Asian Games 2026, Minimal Bawa Pulang Perunggu

PB PASI Targetkan Empat Medali di Asian Games 2026, Minimal Bawa Pulang Perunggu

PB PASI diketahui mengirimkan sebanyak 13 atlet atletik untuk Asian Games 2026. Meski demikian, federasi memilih realistis untuk mendapatkan minimal empat medali perunggu di ajang empat tahunan tersebut.
Bantah Dakwaan, Kubu Yaqut Pertanyakan Kerugia Keuangan Negara Rp622 Miliar

Bantah Dakwaan, Kubu Yaqut Pertanyakan Kerugia Keuangan Negara Rp622 Miliar

Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut menjalani sidang perdana atas kasus dugaan korupsi kuota haji periode 2023-2024 di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (12/8/2026).
Dugaan Penyiapan Uang 1 Juta Dolar AS dari Gus Yaqut ke Pansus Haji DPR RI, Ini Kata KPK

Dugaan Penyiapan Uang 1 Juta Dolar AS dari Gus Yaqut ke Pansus Haji DPR RI, Ini Kata KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami soal dugaan penyiapan uang 1 juta Dolar Amerika Serikat (AS) dari mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut untuk diserahkan ke Panitia Khusus atau Pansus Haji DPR RI.
Gus Alex Bantah Terima Uang Korupsi Kuota Haji, Dakwaan Jaksa Disebut Zalim

Gus Alex Bantah Terima Uang Korupsi Kuota Haji, Dakwaan Jaksa Disebut Zalim

Terdakwa korupsi kuota haji, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex merespon soal dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK yang menyebut bahwa dirinya telah memperkaya diri dengan penerimaan uang USD 5.233.800 dan Rp330 juta.
Dari Polewali Mandar ke Istana: Cerita Ismi Ulfaida, Siswa Sekolah Rakyat Pertama Dalam Barisan Paskibraka Nasional

Dari Polewali Mandar ke Istana: Cerita Ismi Ulfaida, Siswa Sekolah Rakyat Pertama Dalam Barisan Paskibraka Nasional

Di bawah terik matahari Depok, Jawa Barat, Sabtu (8/8) siang itu, bunyi derap sepatu Paskibraka yang bersahutan menciptakan irama kedisiplinan di lapangan Pusat Pengembangan SDM Kemendikdasmen. 

Trending

Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Uang yang dikembalikan Raja Juli ke KPK ternyata kurang 2.000 dolar Singapura. Padahal, pemberian amplop dari Suhardiman kepada Menhut sebesar 14.000 Dolar Singapura.
Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Perseteruan Ruben Onsu dan Sarwendah kembali memanas. Kali ini, pihak Ruben meminta dilakukan audit terhadap uang nafkah anak yang selama ini disalurkan ke Sarwendah.
Idap HIV, Pelaku Mutilasi Depok Rutin Kontrol hingga Ikut Kajian

Idap HIV, Pelaku Mutilasi Depok Rutin Kontrol hingga Ikut Kajian

Fakta baru ditemukan dalam kasus mutilasi Depok. Fakta barunya, yakni pelaku mengidap HIV. Selama ini dia rutin kontrol dan membeli obat.
Sidang Bupati Pati Sudewo Memanas, Camat Blak-blakan soal Ancaman Copot hingga Nominal Mahar Jabatan Perangkat Desa

Sidang Bupati Pati Sudewo Memanas, Camat Blak-blakan soal Ancaman Copot hingga Nominal Mahar Jabatan Perangkat Desa

Sidang Bupati Pati nonaktif Sudewo mengungkap dugaan ancaman terhadap camat yang menolak pengisian perangkat desa. Saksi juga menyebut adanya syarat uang hingga ratusan juta.
Ekshumasi Sutrimo Belum Ungkap Penyebab Kematian, 3 Tes Laboratorium Jadi Penentu

Ekshumasi Sutrimo Belum Ungkap Penyebab Kematian, 3 Tes Laboratorium Jadi Penentu

Ekshumasi Sutrimo rampung, namun penyebab kematiannya belum terungkap. Dokter forensik masih menunggu hasil histopatologi, toksikologi dan DNA.
Praktisi Hukum Prediksi Ruben Onsu Sulit Rebut Hak Asuh Anak, Soroti Bukti yang Dibawa ke Pengadilan

Praktisi Hukum Prediksi Ruben Onsu Sulit Rebut Hak Asuh Anak, Soroti Bukti yang Dibawa ke Pengadilan

Upaya Ruben Onsu untuk mendapatkan hak asuh anak dari mantan istrinya, Sarwendah, diprediksi menghadapi jalan yang tidak mudah. Apa alasannya?
Ekshumasi Jasad Sutrimo Selesai, Dokter Forensik Pastikan Tak Ada Luka Bekas Kekerasan di Tubuh

Ekshumasi Jasad Sutrimo Selesai, Dokter Forensik Pastikan Tak Ada Luka Bekas Kekerasan di Tubuh

Polda Metro Jaya bersama tim gabungan dokter forensik selesai melakukan ekshumasi terhadap jenazah Sutrimo di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, pada Rabu (12/8), guna mengungkap penyebab kematian almarhum.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT