GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Buronan Interpol Kanada di Bali Dideportasi ke Australia 

WNA asal Kanada, Stephane Gagnon (50) yang ditangkap atas red notice interpol Kanada karena kasus penipuan, akhirnya dideportasi dari Bali menuju Australia.
Jumat, 9 Juni 2023 - 11:45 WIB
Buronan Interpol Kanada
Sumber :
  • aris wiyanto

Denpasar, tvOnenews.com - Warga Negara Asing (WNA) asal Kanada, Stephane Gagnon (50) yang ditangkap atas red notice interpol Kanada karena kasus penipuan, akhirnya dideportasi dari Bali menuju Australia, Kamis (8/6) petang. 

Pendeportasian ini dilakukan di tengah laporan SG oleh kuasa hukumnya ke Polda Bali, atas dugaan pemerasan yang dilakukan oleh oknum kepolisian dan tudingan adanya salah tangkap. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

SG, awalnya dikeluarkan dari Rumah Tahanan (Rutan) Polda Bali, sekitar pukul 16:45 WITA dengan didampingi oleh pihak pengacara, kepolisian Polda Bali dan  di Divisi Hubungan Internasional (Hubinter) Polri dan langsung dimasukkan ke mobil tahanan Polda Bali.

"Hari ini, kita lakukan kegiatan pengeluaran tahanan warga Negara Kanada yang sudah 20 hari (ditahan) menuju ke Bandara (I Gusti Ngurah Rai) untuk dilakukan handing over (diserahkan) ke imigrasi," kata Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto, Kamis (8/6).

SG akan dideportasi ke Australia dan lalu diekstradisi ke Kanada. Proses deportasi dilakukan Imigrasi Bali yang akan berkoordinasi dengan Interpol Australia untuk diserahkan ke Interpol Kanada.

"Untuk sampai ke Australia didampingi dari dua personel divhubinter dan satu dari Polda Bali untuk sampai ke Australia," imbuhnya.

Ia juga menyebutkan, bahwa SG memang sempat menolak menandatangani surat pengeluaran tahanan saat akan dibawa keluar Rutan Polda Bali.

"Itu soal tanda tangan saja. Yang bersangkutan (menolak) kegiatan (deportasi) di imigrasi, karena di sini diekstradisi kenapa dideportasi, padahal itu suatu sistem saja. Tapi setelah kita sarankan, kegiatan pendataan di imigrasi itu di bandara, dan kita melakukan pengeluaran tahanan dengan sistem ekstradisi," ujarnya.

Terkait pihak pengacara SG yang menyebutkan bahwa belum ada permintaan ekstradisi dari kepolisian Kanada, Kombes Satake mengatakan bahwa hal itu untuk ektradisi sudah ada.

"Sudah itu, sudah ada red notice dari Kanada. Semua sudah sesuai dengan SOP," jelasnya.

Sementara, soal dugaan pemerasan yang dilakukan dua oknum kepolisian di Hubinter Polri, menurutnya itu masih proses dan juga terkait pra peradilan yang diajukan pihak pengacara SG ke Pengadilan Negeri (PN) Denpasar.

"Itu masih proses tidak ada masalah, semuanya yang dilaporkan terkait pemerasan dan pra peradilan yang diajukan pengacaranya juga proses. Nanti tinggal dari pengadilan terkait tentang hal itu," ujarnya.

Sebelumnya, Kombes Pol Satake mengatakan, bahwa pada Kamis (8/6) besok, masa penahanan SG telah habis dan kini kepolisan Polda Bali sedang menunggu surat dari kepolisian di Divisi Hubungan Internasional (Hubinter) Polri untuk melakukan ekstradisi.

"Besok tanggal 8 itu adalah masa habis penahanannya. Kita berharap minimal besok pagi itu sudah ada surat dari Stephane Gagnon alias SG tentang warga negara Kanada," kata Kombes Satake, saat dihubungi Rabu (7/6).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menyebutkan, bila surat ekstradisi sudah diterima, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan pihak imigrasi Bali dan lalu akan diserahkan ke pihak interpol Australia, karena Indonesia belum ada perjanjian ekstradisi dengan Kanada.

"Pihak imigrasi akan serahkan ke interpol Kanada melalui interpol Australia. Kenapa melalui Australia, karena memang nanti dari pihak Australia baru menyerahkan ke Kanada. Karena, kita tidak ada hubungan ekstradisi dengan Negara Kanada, yang ada dengan Australia," imbuhnya. (awt/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Reputasi dan Kepercayaan Publik Disebut Terganggu, Clairmont Ambil Langkah Hukum Tegas

Reputasi dan Kepercayaan Publik Disebut Terganggu, Clairmont Ambil Langkah Hukum Tegas

Clairmont resmi laporkan kembali Codeblu ke Bareskrim atas dugaan rekayasa informasi dan cyber bullying. Kuasa hukum beberkan alasan dan pasal baru.
Bayi Tertinggal Pesawat Usai Delay 5 Jam, Tangis Ibu Pecah: Susu Anak Saya Ada di Bagasi!

Bayi Tertinggal Pesawat Usai Delay 5 Jam, Tangis Ibu Pecah: Susu Anak Saya Ada di Bagasi!

Viral bayi tertinggal usai delay 5 jam Super Air Jet. Susu di bagasi ikut terbang, orang tua protes keras, maskapai akhirnya beri klarifikasi resmi.
WBC Panaskan Persaingan: Michael Magnesi vs Mark Magsayo Jadi Penentu Arah Gelar Dunia

WBC Panaskan Persaingan: Michael Magnesi vs Mark Magsayo Jadi Penentu Arah Gelar Dunia

Peta persaingan kelas bulu super (58,9 kg) versi World Boxing Council (WBC) kembali memanas.
Asisten Pelatih Jakarta Electric PLN Soroti Faktor Kelelahan Usai Duel Dramatis Lawan Jakarta Popsivo Polwan di Proliga 2026

Asisten Pelatih Jakarta Electric PLN Soroti Faktor Kelelahan Usai Duel Dramatis Lawan Jakarta Popsivo Polwan di Proliga 2026

Jakarta Popsivo Polwan menjaga peluang lolos ke final four Proliga 2026 usai menaklukkan Jakarta Electric PLN Mobile dengan skor akhir yang cukup dramatis 3-2
Profil Burela FS, Klub Kasta Kedua Spanyol Tujuan Abroad Bintang Timnas Futsal Indonesia Israr Megantara

Profil Burela FS, Klub Kasta Kedua Spanyol Tujuan Abroad Bintang Timnas Futsal Indonesia Israr Megantara

Burela FS, klub tujuan abroad pemain Timnas Futsal Indonesia Israr Megantara ternyata punya sejarah panjang di liga Spanyol, kompetisi futsal terbaik dunia.
Penumpang Ngamuk Super Air Jet Delay 5 Jam Tanpa Kejelasan, Maskapai Bilang Begini

Penumpang Ngamuk Super Air Jet Delay 5 Jam Tanpa Kejelasan, Maskapai Bilang Begini

Keterlambatan itu diketahui berlangsung sekitar lima jam. Maskapai pun akhirnya memberikan klarifikasi terkait insiden yang terjadi pada salah satu penerbangannya tersebut.

Trending

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Tekan Kekalahan

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Tekan Kekalahan

Tim yang diperkuat Megawati Hangestri, Jakarta Pertamina Enduro, menelan pil pahit pada pertandingan perdana mereka pada seri ke-6 Proliga 2026 di Bojonegoro
Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Simak ramalan zodiak 14 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Prediksi lengkap soal cinta, karier, dan keuangan di Hari Valentine.
Buntut Purbaya Pastikan Ketersediaan Anggaran Rp59 T untuk BPJS, PDIP: Jangan Ada Alasan Lagi RS Menolak!

Buntut Purbaya Pastikan Ketersediaan Anggaran Rp59 T untuk BPJS, PDIP: Jangan Ada Alasan Lagi RS Menolak!

Buntut Menkeu Purbaya menyatakan 3 bulan ke depan BPJS masih bisa berjalan normal, karena anggarannya ada Rp 59 T. Ternyata menyita perhatian PDIP
Suporter Australia Ikhlas Jika Luke Vickery Pilih Bela Timnas Indonesia: Kami Punya Banyak Pemain di Posisinya

Suporter Australia Ikhlas Jika Luke Vickery Pilih Bela Timnas Indonesia: Kami Punya Banyak Pemain di Posisinya

Luke Vickery kabarnya sudah jalin komunikasi dengan pelatih John Herdman, publik Australia ikhlas jika sang striker memilih untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Codeblu Kembali Dilaporkan Clairmont ke Bareskrim, PT Prima Hidup Lestari Ungkap Dugaan Informasi Direkayasa dan Pemerasan

Codeblu Kembali Dilaporkan Clairmont ke Bareskrim, PT Prima Hidup Lestari Ungkap Dugaan Informasi Direkayasa dan Pemerasan

Codeblu kembali dilaporkan Clairmont ke Bareskrim atas dugaan informasi direkayasa dan pemerasan, laporan kedua setelah kasus di Jaksel dicabut.
Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Simak ramalan zodiak 14 Februari 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Prediksi cinta, karier, dan keuangan di Hari Valentine.
Anak Riza Chalid Dituntut 18 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak Mentah

Anak Riza Chalid Dituntut 18 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak Mentah

Jaksa Penuntut Umum dalam sidang mengatakan, anak pengusaha Riza Chalid, Muhammad Kerry Adrianto Riza dituntut hukuman 18 tahun penjara.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT