News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pukul Staff Honorer, ASN Kesbangpol Bali Dipolisikan 

Seorang ASN Bakesbangpol Bali berinisial IBYD, dilaporkan ke Mapolsek Denpasar Timur, karena melakukan penganiayaan kepada seorang staff honorer berinisial IGY.
Selasa, 18 Juli 2023 - 18:20 WIB
Kepala Bakesbangpol Bali, I Gusti Ngurah Wiryanata
Sumber :
  • aris wiyanto

Denpasar, tvOnenews.com - Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial IBYD yang bertugas di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Bali, dilaporkan ke Mapolsek Denpasar Timur, karena melakukan penganiayaan kepada seorang staff honorer berinisial IGY yang juga bertugas di tempat yang sama, pada Senin kemarin.

Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Wiryanata membenarkan peristiwa itu dan saat ini sudah diproses di Polsek Denpasar Timur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Iya benar itu. Di Polsek Denpasar Timur jelasnya, karena kita menghormati asas supremasi hukum," kata Wiryanata, saat ditemui di Kantor DPRD Bali, Selasa (18/7).

Ia mengaku, tidak mengetahui kejadian penganiayaan yang dilakukan oleh ASN kepada pegawai honorer tersebut. Karena saat kejadian, dirinya sedang mengikuti sidang paripurna di Kantor DPRD Bali.

"Saya kebetulan lagi sidang di DPRD. Jadi terus terang saat kejadian (tidak tahu), itu kemarin ada kejadian di kantor. Tapi secara prinsip kita sudah mediasi tapi kita berikan hak kepada yang bersangkutan (korban), haknya dia untuk tetap melanjutkan, iya kita hormati," imbuhnya.

Ia juga menyebutkan, bahwa keduanya sama-sama bertugas di Kesbangpol Bali.

"Sama-sama di Kesbangpol. Yang satu Kabid (terlapor) yang satu staff (pelapor atau korban)," sebutnya.

Ia mengatakan, bahwa penganiayaan itu terjadi hanya karena emosi sesaat saja dan tidak ada persoalan secara prinsip.

"Itu hanya emosi sesaat. Sebenarnya secara prinsipnya tidak ada persoalan, cuma mungkin dia emosi sesaat. Nanti detailnya di Polsek Denpasar Timur," katanya.

Terkait penganiayaan itu, tentu pihaknya akan memberikan sanksi kepada ASN yang melakukan pemukulan.

"Nanti pasti (ada sanksi) secara aturan kepegawaian kita tindaklanjuti," ujarnya.

Sementara, untuk kondisi korban penganiayaan saat ini sedang pemulihan karena bagian matanya terkena pukulan.

"Sementara sedang proses pemulihan. Sekarang sedang di Rumah Sakit Mata Bali Mandara, karena sebelumnya di mata itu ada masalah. Karena ada pukulan, iya kita sarankan untuk berobat," jelasnya.

Keduanya, sama-sama laki-laki baik korban maupun pelaku dan kini untuk terduga pelaku atau terlapor sedang diproses di Polsek Denpasar Timur.

"Sementara sedang berproses di Polsek Denpasar Timur. Untuk korban (pegawai honorer," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara, Kapolsek Denpasar Timur, Kompol Nyoman Darsana membenarkan kejadian tersebut, terlapor atau terduga pelaku penganiayaan akan segera diperiksa dan ditindaklanjuti. Namun, pihaknya tidak menjelaskan kronologi kejadian penganiayaan tersebut.

"Iya bener ada laporan tersebut kemarin. (Terlapor) akan diperiksa dan ditindaklanjuti," ujarnya. (awt/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Nikel dan Timah Melejit, Ekspor RI Diklaim Tumbuh Berkat Lonjakan Harga Global dan Permintaan Dunia

Nikel dan Timah Melejit, Ekspor RI Diklaim Tumbuh Berkat Lonjakan Harga Global dan Permintaan Dunia

Lonjakan harga komoditas global menjadi bahan bakar utama kinerja ekspor Indonesia di awal 2026. Sejumlah komoditas strategis seperti nikel dan timah mencatatkan pertumbuhan signifikan, mendorong ekspor tetap tumbuh di tengah tekanan sektor lain.
Bidik Investasi Strategis dari China, RI Dorong UMKM Tembus Rantai Pasok Global

Bidik Investasi Strategis dari China, RI Dorong UMKM Tembus Rantai Pasok Global

Indonesia-China Investment Forum di Beijing beberapa waktu lalu berupaya mendorong peningkatan investasi, memperluas akses pasar bagi UMKM, serta memperkuat kemitraan bilateral.
Pelaku Penyiraman Air Keras di Bekasi Miliki Motif Dendam dengan Korban, Tersinggung dan Merasa Direndahkan

Pelaku Penyiraman Air Keras di Bekasi Miliki Motif Dendam dengan Korban, Tersinggung dan Merasa Direndahkan

Polisi mengungkap motif tiga orang pelaku lakukan penyiraman air keras ke seorang warga berinisial TW (54), di Kecamatan Tambun Selatan, Bekasi, Jawa Barat.
Perkuat Pengawasan Pangan di Timur Indonesia, BGN Gandeng Karantina Sulsel untuk Amankan Program MBG

Perkuat Pengawasan Pangan di Timur Indonesia, BGN Gandeng Karantina Sulsel untuk Amankan Program MBG

BGN tidak hanya melakukan koordinasi dengan Balai Karantina, tetapi juga meninjau fasilitas laboratorium serta sistem pengawasan karantina hewan, ikan, dan tumbuhan.
Terungkap, Ini Alasan PBSI Kembali Pasangkan Daniel Marthin dengan Leo Rolly Carnando di Ganda Putra

Terungkap, Ini Alasan PBSI Kembali Pasangkan Daniel Marthin dengan Leo Rolly Carnando di Ganda Putra

PBSI ungkap alasan kembali duetkan Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin di sektor ganda putra.
Polisi Ungkap Pelaku di Bekasi Lakukan Tiga Kali Percobaan Siram Air Keras ke Korban

Polisi Ungkap Pelaku di Bekasi Lakukan Tiga Kali Percobaan Siram Air Keras ke Korban

Polisi mengungkap fakta baru dibalik peristiwa penyiraman air keras oleh tiga orang pelaku, ke seorang warga berinisial TW (54), di Jalan Bumi Sani Permai RT 001 RW 014, Desa Setia Mekar, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Senin (30/3/2026) sekitar pukul 04.51 WIB.

Trending

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa. Media Prancis menyoroti performa penuh Calvin Verdonk.
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak membuat pamornya meredup. Media Vietnam yakin Garuda jadi kandidat juara Piala AFF 2026.
Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Mantan penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeong Seok-seo atau Jeje merespons sindiran dari Ramadhan Sananta yang belakangan viral di media sosial.
Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT