News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bule Italia Pelaku Adegan Seks di Depan Rumah Warga Belum Ditetapkan Tersangka 

Polisi belum menetapkan status tersangka kepada WNA Italia berinisial LS (36) yang viral melakukan adegan seks dengan perempuan WNI di depan rumah warga.
Rabu, 20 September 2023 - 16:15 WIB
Kabid Humas Polda Bali Kombespol Jansen Avitus
Sumber :
  • aris wiyanto

Denpasar, tvOnenews.com - Polisi belum menetapkan status tersangka kepada seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Italia berinisial LS (36) yang viral melakukan adegan seks dengan seorang perempuan Warga Negara Indonesia (WNI) di depan rumah warga.

Saat ini polisi tengah memburu pelaku adegan seks perempuan yang merupakan WNI yang masih belum diketahui identitasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kabid Humas Polda Bali, Kombespol Jansen Avitus mengatakan bahwa untuk pelaku pria bule tersebut saat ini masih dilakukan pemeriksaan di Polsek Kuta.

"Masih berproses (belum tersangka). Sampai saat ini masih menjalani pemeriksaan di Polsek Kuta," kata Kombes Jansen, di Mapolda Bali, Rabu (20/9).

Ia menyebutkan, bahwa LS berkenalan dengan perempuan tersebut di sebuah kelab malam di daerah Kuta. Lalu, LS mengonsumsi minuman keras berlebihan atau mabuk berat dan berkenalan dengan perempuan tersebut dan terjadi kesepakatan untuk mencari hotel.

"Yang bersangkutan itu baru pulang dari kelab malam di Kuta dan mengonsumsi minuman keras yang berlebihan. Kemudian bertemu dengan seorang perempuan, ada kesepakatan untuk keluar dari kelab tersebut untuk mencari hotel," imbuhnya.

Kemudian, saat mencari hotel saat tiba di TKP mereka malah melalukan adegan mesum di depan rumah warga.

"Kenalannya di kelab malam, pelaku ini minum di kelab itu. Dia sudah minum berlebihan dan sepakat dengan perempuan itu untuk mencari hotel. Ternyata belum sempat sampai di hotel, di lokasi mereka melakukan hal yang viral," jelasnya.

Sementara, apakah perempuan WNI tersebut adalah seorang Pekerja Seks Komersial (PSK), pihaknya belum mengetahuinya. Kemudian, untuk pemeriksaan LS saat ini, terkait perbuatan asusila atau perbuatan tidak menyenangkan di muka umum. 

"Mungkin masih didalami lebih lanjut karena ada laporan ini. Apalagi kita ketahui ada krama Bali, ada pihak-pihak yang merasa risih apalagi dengan viralnya peristiwa tersebut, kita akan lakukan proses lebih lanjut nantinya," ujarnya.

Sementara, apakah LS akan dijerat dengan undang-undang pornografi, pihaknya juga belum bisa memastikan dan hal itu bisa dilihat dalam proses yang berjalan nantinya.

"Bisa dilihat nanti, masih berproses. Karena yang memviralkan kan bukan pelakunya, ramai di media kan setelah pemilik CCTV yang merekam itu, akan dicari informasi kenapa sampai viral," ujarnya.

Sebelumnya, kepolisian Polsek Kuta, Bali, akhirnya berhasil menangkap Warga Negara Asing (WNA) asal Italia berinisial LS (36) yang melakukan seks di depan rumah warga.

Kapolresta Denpasar, Kombespol Bambang Yugo Pamungkas mengantakan, bahwa pelaku sudah ditahan.

"Pelaku telah kami amankan dan sedang menjalani pemeriksaan oleh Unit Reskrim Polsek Kuta,” kata Kombes Bambang, Senin (18/9).

Ia menerangkan, bahwa pelaku melakukan tindakan yang tidak senonoh di depan rumah warga di kawasan Kuta, dan menjadi viral di media sosial. Sementara, kejadian tersebut terjadi pada Sabtu (9/9) lalu, sekitar pukul 00.45 WITA, di salah satu gang, di Jalan Kayu Aya, Kelurahan Seminyak, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung.

Sementara, untuk pelapor berinisial IMP (27) yang saat itu mendengar suara anjingnya menggonggong dan mendapati dua orang sedang melakukan perbuatan tidak pantas di depan rumahnya. Kemudian, pelapor mengusir keduanya dan setelah memeriksa rekaman CCTV, terlihat bahwa keduanya melakukan perbuatan tidak pantas.

Kemudian, tim unit reskrim Polsek Kuta segera melakukan penyelidikan dan berhasil mengidentifikasi pelaku berdasarkan rekaman CCTV. Pelaku berinisial LS (36), mengaku sebagai salah satu dari dua orang yang terlihat dalam rekaman tersebut dan pelaku adalah WNA Italia yang menginap di salah satu hotel di Kuta.

Sementara, dari keterangan awal pelaku sebelumnya mengunjungi sebuah klub malam di Kuta dan mengonsumsi minuman keras. Setelah bertemu dengan seorang perempuan, mereka sepakat untuk keluar dari klub dan mencari hotel. Namun, sampai di lokasi kejadian, keduanya malah melakukan hubungan intim tanpa menyadari adanya CCTV di atas mereka.

Kemudian, untuk seorang perempuan yang diduga Warga Negara Indonesia (WNI) yang melakukan adegan seks dengan bule tersebut masih dilakukan pencarian. Untuk pelaku LS berhasil ditangkap pada Kamis (14/9) sekitar pukul 13.30 WITA.

"Pelaku saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Polsek Kuta. Sementara itu seorang perempuan yang ikut terlibat dalam peristiwa ini masih dalam proses pengejaran oleh tim unit reskrim," ujarnya.

Seperti diketahui, video seorang pria Warga Negara Asing (WNA) dan seorang perempuan Warga Negara Indonesia (WNI) yang melakukan adegan seks di depan rumah warga di Bali viral di media sosial.

Sementara, sejoli yang melakukan adegan tak senonoh itu belum diketahui identitasnya dan terjadi di kawasan Jalan Kayu Aya, Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, pada Jumat (8/9).

Di video tersebut, terlihat seorang bule yang mengunakan kemeja putih dan seorang perempuan WNI yang berpakaian serba hitam terekam CCTV asyik beradegan seks di depan rumah warga.

Sementara, Kanitreskrim Polsek Kuta Utara Iptu Komang Juniawan mengatakan, bahwa untuk identitas sejoli itu belum diketahui dan lokasinya bukan di daerah Kecamatan Kuta Utara, tapi di Kecamatan Kuta.

"Belum diketahui (identitasnya), itu wilayah Kuta lokasinya," kata Iptu Juniawan, saat dikonfirmasi, Senin (11/9).

Sementara, dikonfirmasi berbeda Kasubdit V Tindak Pidana Siber Ditreskrimsus Polda Bali AKBP Nanang Prihasmoko mengatakan, bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait video tersebut.

"Kami masih menyelidiki video tersebut," singkatnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal senada juga disampaikan oleh Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Bambang Yugo Pamungkas bahwa terkait video yang viral masih dilakukan lidik.

"Sementara masih lidik," ujarnya. (awt/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Penjelasan Lengkap Ombudsman soal Sidak Lapas Cibinong yang Ternyata Punya Fasilitas Bak Apartemen Mewah

Penjelasan Lengkap Ombudsman soal Sidak Lapas Cibinong yang Ternyata Punya Fasilitas Bak Apartemen Mewah

Heboh kabar tim Ombudsman melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di Lapas Cibinong, meski sebelumnya sempat ditolak oleh petugas saat hendak melakukan sidak.
Begini Reaksi Jujur Pemain Hyundai Hillstate soal Popularitas Megawati Hangestri, Beri Pesan Khusus

Begini Reaksi Jujur Pemain Hyundai Hillstate soal Popularitas Megawati Hangestri, Beri Pesan Khusus

Popularitas Megawati Hangestri di Indonesia turut menarik perhatian rekan-rekan barunya di Hyundai Hillstate, yang mengungkapkan reaksi mereka dan beri pesan.
Meski Targetkan Juara, John Herdman Minta Suporter Timnas Indonesia Tetap Realistis di FIFA ASEAN Cup 2026

Meski Targetkan Juara, John Herdman Minta Suporter Timnas Indonesia Tetap Realistis di FIFA ASEAN Cup 2026

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, meminta suporter tetap realistis menjelang FIFA ASEAN Cup 2026. Ia mengingatkan bahwa membangun kekompakan tim dalam waktu singkat bukan perkara mudah.
Pesan Edhie Baskoro Yudhoyono ke Generasi Muda: Miliki Karya dan Bermanfaat Buat Bangsa

Pesan Edhie Baskoro Yudhoyono ke Generasi Muda: Miliki Karya dan Bermanfaat Buat Bangsa

Ibas ajak generasi muda Indonesia tidak berhenti pada pencapaian personal, tetapi menjadikan prestasi, kreativitas, dan platform yang mereka miliki sebagai kekuatan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat dan memajukan Indonesia.
Mas Bechi Bebas Bersyarat, LPSK Pantau Keamanan Saksi dan Korban

Mas Bechi Bebas Bersyarat, LPSK Pantau Keamanan Saksi dan Korban

Moch. Subchi Azal Tsani alias Mas Bechi, terpidana kasus kekerasan seksual di Jombang, bebas bersyarat. LPSK memantau kondisi dan keamanan saksi dan korban. 
Pakar Perhapi Rizal Kasli Ingatkan Mineral Terbatas: Tambang Ilegal Kuras Sumber Daya Rusak Lingkungan

Pakar Perhapi Rizal Kasli Ingatkan Mineral Terbatas: Tambang Ilegal Kuras Sumber Daya Rusak Lingkungan

Indonesia memiliki kekayaan mineral yang melimpah, mulai dari nikel, tembaga, emas, bauksit hingga batu bara. Namun, sumber daya itu bersifat terbatas sehingga

Trending

Top 3 Voli: Zhong Hui Gantikan Megawati Hangestri, Pesan Khusus Senior ke Megatron, hingga Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir

Top 3 Voli: Zhong Hui Gantikan Megawati Hangestri, Pesan Khusus Senior ke Megatron, hingga Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler seputar pilar baru pengganti Megawati Hangestri hingga kehebohan sesi latihan tim. Berikut rangkumannya.
Begini Kondisi Ferdy Sambo Sekarang yang Menempati Lapas Kelas II A Cibinong, Tempat yang Baru Saja Disidak Ombudsman

Begini Kondisi Ferdy Sambo Sekarang yang Menempati Lapas Kelas II A Cibinong, Tempat yang Baru Saja Disidak Ombudsman

Kabar Ombudsman sidak Lapas Cibinong, merupakan tempat Ferdy Sambo ditahan saat ini. Lantas bagaimana kondisinya sekarang? Simak penjelasan di bawah ini
Timnas Indonesia Diakui Dunia, Pelatih Jerman Sampai Ketar-ketir Lihat Kualitas Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026: Mereka Sulit Dikalahkan

Timnas Indonesia Diakui Dunia, Pelatih Jerman Sampai Ketar-ketir Lihat Kualitas Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026: Mereka Sulit Dikalahkan

Kekuatan Timnas Indonesia mendapat pengakuan dari pelatih Bangladesh, Thomas Dooley. Ia menilai skuad Garuda kini menjadi tim yang sangat sulit dikalahkan.
Ribuan Personel Gabungan Diterjunkan Amankan Laga FIFA ASEAN Cup 2026, Imbau Penonton Jaga Ketertiban

Ribuan Personel Gabungan Diterjunkan Amankan Laga FIFA ASEAN Cup 2026, Imbau Penonton Jaga Ketertiban

Ribuan personel gabungan dikerahkan dalam rangka pelayanan dan pengamanan dua pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung di GBK.
Beredar Surat Pemberitahuan Pemadaman Internet pada 25-27 September 2026, Kemkomdigi: Hoax

Beredar Surat Pemberitahuan Pemadaman Internet pada 25-27 September 2026, Kemkomdigi: Hoax

Beredar surat pemberitahuan soal pemadaman internet yang akan terjadi pada 25-27 September 2026. Kemkomdigi memastikan informasi tersebut merupakan hoax.
Ferdy Sambo Disebut Lebih Aktif di Gereja Lapas Cibinong, Ditjenpas Jabar: Tidak Ada Temuan Eks Kadiv Propam Nikmati Fasilitas "Khusus"

Ferdy Sambo Disebut Lebih Aktif di Gereja Lapas Cibinong, Ditjenpas Jabar: Tidak Ada Temuan Eks Kadiv Propam Nikmati Fasilitas "Khusus"

Ditjenpas Jawa Barat menyebut tidak ada temuan atau informasi bahwa eks Kadiv Propam Polri menikmati fasilitas “khusus” di Lapas Kelas II A Cibinong, Kabupaten Bogor.
Polisi Dalami Kasus Video A Day in My Life, Keduanya Bersepakat buat Video Mesum Sejak Juli 2026

Polisi Dalami Kasus Video A Day in My Life, Keduanya Bersepakat buat Video Mesum Sejak Juli 2026

Media sosial sebelumnya dihebohkan dengan isu video mesum a day in my life. Keduanya diduga merupakan pasangan sesama jenis atau gay masih didalami kepolisian.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT