News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kondisi Psikologis Selebgram Pembuang Jasad Bayi di Bandara Ngurah Rai Stabil, Polisi Bakal Gelar Rekonstruksi

“Minggu depan mungkin kita rekonstruksi karena kok bisa cowoknya tidak mendengar saat kejadian,” kata Kasatreskrim Polres Bandara I Gusti Ngurah Rai, Iptu Rio Ritonga
Minggu, 29 Oktober 2023 - 13:48 WIB
Tersangka selebgram pembuang jasad bayi di tong sampah bandara Ngurah Rai, Denpasar, Bali.
Sumber :
  • tim tvone/Aris Wiyanto

Denpasar, tvOnenews.com - Jajaran Polres kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai akan segera menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan bayi oleh seorang selebgeam dan model asal Semarang. Rekonstruksi rencananya akan digelar pekan depan.

“Minggu depan mungkin kita rekonstruksi karena kok bisa cowoknya tidak mendengar saat kejadian,” kata Kasatreskrim Iptu Rio Ritonga, Minggu (29/10/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Iptu Rio menyatakan kondisi psikologi pelaku saat ini masih stabil. 

Kepada petugas, ZDL atau Zhafira Devi Liestiatmaja mengaku panik dikarenakan tidak menyangka akan melahirkan.

“Dia mengaku menyesal karena tidak menyampaikan ke orangtuanya. Waktu kita tangkap, orang tua pelaku kaget karena saat itu ramai di kampungnya,” terang Rio.

Rio Ritonga menambahkan pacar pelaku berinisial J yang merupakan warga negara Singapura saat ini telah kembali pulang ke negaranya. Pihak kepolisian masih melakukan komunikasi agar J, mau kembali datang ke Bali untuk dimintai keterangan.

Sebelumnya kepada polisi, ZDL mengaku nekat membunuh bayi yang baru dia lahirkan di kloset kamar mandi hotel lantaran takut diketahui pacarnya, Minggu (15/10/2023) sekitar pukul 08.00 WITA. 

Lalu sekitar pukul 14.30 WITA, pelaku pergi dari hotel tempatnya menginap dengan menggunakan taksi online menuju ke Bandara I Gusti Ngurah Rai, sembari membawa jenazah bayinya.

Usai ke counter chek in, pelaku menuju taman yang berada di Drop Zone 2 Terminal Keberangkatan Domistik dan duduk-duduk sambil melihat situasi sekitar.

Ketika dirasa sepi, pelaku kemudian membuang mayat bayi tak berdosa itu ke dalam tong sampah warna hijau. Pelaku kemudian kembali menuju Terminal Keberangkatan Domistik untuk berangkat ke Semarang, Jawa Tengah.  

Penemuan mayat bayi bermula ketika seorang petugas kebersihan bandara bernama Ni Made Darmiati mengambil sampah sekitar pukul 16.30 Wita.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat menemukan tas plastik warna putih, ia curiga karena berisi darah segar. Tas tersebut lalu dibawa ke tempat penampungan sampah sementara di sebelah barat Gedung Wisti Sabha lama.

Tak lama berselang, teman korban bernama Lidiawati datang dan membuka palstik. Ia dan petugas kebersihan lain terkejut karena di dalamnya berisi mayat bayi laki-laki dengan tali pusar dan ari-ari masih lengkap.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

OMC Tebar 10 Ton Garam dan 2,4 Ton Dry Ice, Hotspot di OKI Turun Jadi 78 Titik

OMC Tebar 10 Ton Garam dan 2,4 Ton Dry Ice, Hotspot di OKI Turun Jadi 78 Titik

Dansatgas Darat Karhutla Sumsel yang juga Danrem 044/Gapo, Brigjen TNI Khabib Mahfud, mengatakan operasi modifikasi cuaca dilakukan untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Shin Tae-yong Beri Kabar Baik untuk 3 Pemain Persija Jakarta yang Belum Pernah Tampil di Super League

Shin Tae-yong Beri Kabar Baik untuk 3 Pemain Persija Jakarta yang Belum Pernah Tampil di Super League

Ketiganya adalah Shayne Pattynama, Fajar Fathurrahman, dan Eksel Runtukahu yang berpeluang menjadi andalan Persija Jakarta dalam ajang League Cup.
Kematian Bobotoh di Bogor Jadi Sorotan, Persib Bandung Desak Kasus Diusut hingga Tuntas

Kematian Bobotoh di Bogor Jadi Sorotan, Persib Bandung Desak Kasus Diusut hingga Tuntas

Manajemen PT Persib Bandung Bermartabat meminta aparat mengusut secara menyeluruh kasus meninggalnya Arief Rahman Kusuma, Bobotohh asal Ciapus, Kabupaten Bogor.
Reaksi Thomas Tuchel usai Harry Kane Resmi Jadi Peraih Ballon d'Or 2026: Saya Kehabisan Kata-Kata Pujian

Reaksi Thomas Tuchel usai Harry Kane Resmi Jadi Peraih Ballon d'Or 2026: Saya Kehabisan Kata-Kata Pujian

Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, memberikan respons usai keberhasilan Harry Kane menjadi peraih Ballon d’Or 2026. Dia mengaku kehabisan kata-kata pujian untuk menggambarkan situasinya.
Jadwal Voli Hari Ini, Selasa 27 Oktober: Ada Medi Yoku dan Ratri Wulandari Beraksi di Liga Voli Maladewa

Jadwal Voli Hari Ini, Selasa 27 Oktober: Ada Medi Yoku dan Ratri Wulandari Beraksi di Liga Voli Maladewa

Jadwal voli hari ini, di mana ada dua bintang Timnas Voli Putri Indonesia yakni Mediol Yoku dan Ratri Wulandari yang akan unjuk gigi di Maladewa.
Misteri Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Mulai Terpecahkan, Diduga Berawal dari Komunikasi Istri Sah Tersangka dan Korban

Misteri Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Mulai Terpecahkan, Diduga Berawal dari Komunikasi Istri Sah Tersangka dan Korban

Misteri kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun, Jawa Timur, mulai terpecahkan. Perselisihan berujung maut tersebut diduga bermula dari komunikasi antara istri sah tersangka dan korban DH.

Trending

Operasi Patuh Jaya 2026 Berlanjut: Polisi Bakal Datangi Rumah Pelanggar, Begini Cara Kerjanya

Operasi Patuh Jaya 2026 Berlanjut: Polisi Bakal Datangi Rumah Pelanggar, Begini Cara Kerjanya

Memasuki hari kedua, Selasa (27/10/2026), Operasi Patuh Jaya 2026 yang digelar Polda Metro Jaya kian intensif. 
Klasemen Akhir Grup G Piala Dunia U-15 2026: Timnas Indonesia U-15 Lanjut ke Mana?

Klasemen Akhir Grup G Piala Dunia U-15 2026: Timnas Indonesia U-15 Lanjut ke Mana?

Timnas Indonesia U-15 meraih hasil yang campur aduk pada Senin (26/10/2026) kemarin. Mereka mengalahkan Burundi namun takluk dari Portugal.
Jebakan CCTV dan Akting Pelaku: Bagaimana Polisi Bongkar Skenario Licik Dugaan Mutilasi Ibu & Anak di Madiun?

Jebakan CCTV dan Akting Pelaku: Bagaimana Polisi Bongkar Skenario Licik Dugaan Mutilasi Ibu & Anak di Madiun?

Kasus pembunuhan sadis disertai dugaan mutilasi terhadap DH (30) dan anaknya, AGF (4), berhasil disingkap oleh tim Ditreskrimum Polda Jawa Timur (Polda Jatim).
Sampai Geleng-geleng Kepala, Pelatih dan Pemain Persik Kompak Sebut Kekalahan dari Persija Akibat Buruknya Kondisi Lapangan

Sampai Geleng-geleng Kepala, Pelatih dan Pemain Persik Kompak Sebut Kekalahan dari Persija Akibat Buruknya Kondisi Lapangan

Pelatih Persik, Marcos Reina, menyebut bahwa penyebab kekalahan timnya karena buruknya lapangan. Bahkan, perwakilan pemain, Marcelo Djalo sampai geleng kepala.
Nestapa Pemain Andalan John Herdman di Timnas Indonesia Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Masih Menghilang dari Klub Liga Inggris

Nestapa Pemain Andalan John Herdman di Timnas Indonesia Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Masih Menghilang dari Klub Liga Inggris

Nasib apes dialami salah satu pemain andalan John Herdman di Timnas Indonesia saat juara FIFA ASEAN Cup 2026. Pilar Garuda di lini pertahanan ini masih hilang.
Kabar Baik untuk Timnas Indonesia, 2 Pemain Andalan Jepang Terancam Absen di Piala Asia 2027

Kabar Baik untuk Timnas Indonesia, 2 Pemain Andalan Jepang Terancam Absen di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia berpeluang mendapat keuntungan jelang Piala Asia 2027 setelah dua pemain andalan Jepang, Ayase Ueda dan Tomiyasu, terancam absen akibat cedera.
Detik-Detik Bobotoh Persib Usia 16 Tahun Dibacok Hingga Tewas di Bogor, Pelaku Buang Celurit ke Selokan

Detik-Detik Bobotoh Persib Usia 16 Tahun Dibacok Hingga Tewas di Bogor, Pelaku Buang Celurit ke Selokan

Polisi mengungkap kronologi pembacokan berujung meninggal dunia terhadap Bobotoh Persib inisial ARK oleh pria, MR di Jalan Raya Jakarta Bogor, Minggu (25/10).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT