News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Keluarga ZDL, Selebgram Pembuang Bayi di Bandara Ngurah Rai Terkejut dan Tak Tahu Pelaku Hamil

ZDL (28) model sekaligus selebgram yang tega membuang mayat bayinya di kawasan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai
  • Reporter :
  • Editor :
Minggu, 29 Oktober 2023 - 15:44 WIB
ZDL, Selebgram Pembuang Bayi di Bandara Ngurah Rai
Sumber :
  • tvOne - aris wiyanto

Badung, tvOnenews.com - ZDL (28) model sekaligus selebgram yang tega membuang mayat bayinya di kawasan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai mengaku nekat membunuh bayinya karena khawatir pacar barunya yang merupakan warga Singapura mengetahui kehamilannya.

Pelaku melakukan hal itu karena berencana serius menjalani hubungan dengan pacar barunya tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pelaku ini punya pacar baru warga negara Singapura. Dia takut ketahuan hamil sehingga tega membunuh bayi yang dia lahirkan," terang Kapolres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai AKBP Ida Ayu Wikarniti, Kamis (26/10) di Badung.

Pelaku diketahui berprofesi sebagai model endorse serta selebgram. Ia tinggal menetap di Semarang, Jawa Tengah dan hanya datang ke Bali jika ada pekerjaan.

Kapolres mengungkapkan, keluarga pelaku di Semarang juga terkejut ketika mengetahui pelaku telah hamil karena selama ini tidak pernah bercerita ke keluarganya.

"Keluarganya baru tau jika pelaku hamil pas kita amankan. Selama ini pelaku suka mengenakan pakaian agak longgar, untuk menutupi kehamilannya," jelasnya.

Kepada petugas, pelaku mengaku tidak mengetahui siapa ayah dari janin bayinya dikarenakan seringnya pelaku gonta-ganti pasangan dan terakhir melakukan hubungan badan dengan pacarnya pada Januari 2023.

Kasus ini bermula ketika ZDL dan pacarnya warga negara Singapura berinisial J, menginap di Hotel ST Legian, Kuta, Badung. Sehari menginap ia mengaku mulai sakit perut, Minggu (15/10) sekitar pukul 03.00 Wita.

Setelah bolak-balik ke toilet, sekitar pukul 08.00 Wita pelaku merasakan ada benda keluar. Rupanya ia melahirkan bayi laki-laki dan jatuh ke dalam kloset.

Bukannya mengambil, pelaku dengan tega menekan kran air kloset. Bayi malang ini sempat menangis namun pelaku menutup kloset. Beberapa saat kemudian, tidak lagi terdengar suaranya menangis.

Pelaku kemudian membersihkan dirinya yang penuh darah. Setelah itu ia mengambil plastik laundry untuk digunakan membungkus jenazah bayinya dan lalu disimpan di lemari pakaian.

Sekitar pukul 14.30 Wita, pelaku pergi dari hotel tempatnya menginap dengan menggunakan taksi online menuju ke Bandara I Gusti Ngurah Rai, sembari membawa jenazah bayi.

Usai ke counter chek in, pelaku menuju taman yang berada di Drop Zone 2 Terminal Keberangkatan Domistik dan duduk-duduk sambil melihat situasi sekitar.

Ketika dirasa sepi, pelaku kemudian membuang mayat bayinya ke dalam tong sampah warna hijau. Seperti tanpa dosa, pelaku kembali menuju Terminal Keberangkatan Domistik untuk berangkat ke Semarang, Jawa Tengah. 

Kapolres menerangkan, penemuan mayat bayi bermula ketika seorang petugas kebersihan bernama Ni Made Darmiati mengambil sampah sekitar pukul 16.30 Wita.

Saat menemukan tas plastik warna putih, ia curiga karena berisi darah segar. Tas tersebut lalu dibawa ke tempat penampungan sampah sementara di sebelah barat Gedung Wisti Sabha lama.

Tak lama berselang, teman korban bernama Lidiawati datang dan membuka palstik. Ia dan petugas kebersihan lain terkejut karena di dalamnya berisi mayat bayi laki-laki dengan tali pusar dan ari-ari masih lengkap.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tim Opsnal Garuda Bhuana Satreskrim Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai yang menerima laporan mulai melakukan penyelidikan serta mengecek rekaman CCTV.

Kurang dari sepekan, polisi yang dipimpin Kasatreskrim Iptu Rio Ritonga menangkap pelaku di Semarang, Jawa Tengah, Kamis (19/10) sekitar pukul 10.00 Wita. (awt/gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Timnas Indonesia Disebut Media Timur Tengah Tetap Hadapi Yordania November Ini, Satunya Lawan Uni Emirat Arab?

Timnas Indonesia Disebut Media Timur Tengah Tetap Hadapi Yordania November Ini, Satunya Lawan Uni Emirat Arab?

Timnas Indonesia belum memberikan respons atas batalnya Piala Asia 2027 pada Januari 2027 mendatang.
Aksi Penolakan Konser Andrea Bocelli di JIExpo Kemayoran Sempat Ricuh, Polisi Pastikan Tak Ada Pihak yang Diamankan

Aksi Penolakan Konser Andrea Bocelli di JIExpo Kemayoran Sempat Ricuh, Polisi Pastikan Tak Ada Pihak yang Diamankan

Polda Metro Jaya memastikan tidak ada pihak yang diamankan dalam aksi unjuk rasa penolakan konser musisi Italia, Andrea Bocelli, di JIExpo Kemayoran, yang sempat ricuh pada Selasa (3/11/2026) malam.
Herri Pras Blak-blakan Ungkap Alasan Sebenarnya Kritik Keras UAH dan UAS: Bukan Penghinaan

Herri Pras Blak-blakan Ungkap Alasan Sebenarnya Kritik Keras UAH dan UAS: Bukan Penghinaan

Herri Pras akhirnya mengungkap alasannya mengkritik Ustaz Adi Hidayat dan Ustaz Abdul Somad. Tegaskan istilah "setan bisu" bukan penghinaan.
Cabor Dayung Dicoret dari SEA Games 2027, PB PODSI Sebut Malaysia Ingkari Kesepakatan

Cabor Dayung Dicoret dari SEA Games 2027, PB PODSI Sebut Malaysia Ingkari Kesepakatan

Pengurus Besar Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PB PODSI) buka suara usai cabang olahraga (cabor) dayung dipastikan tidak masuk dalam daftar pertandingan SEA Games 2027 di Malaysia. Indonesia pun terancam kehilangan salah satu sumber medali emas andalannya.
Nusron Wahid Sambangi KPK, Diperiksa sebagai Saksi Dugaan Suap Lahan HGB

Nusron Wahid Sambangi KPK, Diperiksa sebagai Saksi Dugaan Suap Lahan HGB

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menyambangi Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan pada Rabu (4/11/2026).
Aksi Tolak Konser Andrea Bocelli di JIExpo Kemayoran Sempat Ricuh, 33 Anggota Polri-TNI Terluka

Aksi Tolak Konser Andrea Bocelli di JIExpo Kemayoran Sempat Ricuh, 33 Anggota Polri-TNI Terluka

Sejumlah anggota kepolisian hingga TNI mengalami luka akibat aksi unjuk rasa penolakan konser musisi Italia, Andrea Bocelli, di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, yang sempat ricuh pada Selasa (3/11/2026) malam.

Trending

Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Tentara Nasional Indonesia kerahkan pasukan dalam skala besar ke Jakarta. TNI AL mengerahkan 20.980 personel untuk mendukung pengamanan di ibu kota DKI Jakarta.
Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Yusril menjelaskan laporan penyadapan disampaikan Kapolri kepada Prabowo dan sejumlah menteri merupakan persoalan serius yang menyangkut kepentingan negara.
Soroti Pernyataan Herri Pras yang Diduga Mencela Tokoh Agama UAH dan UAS, Koh Hanny: Tidak Mencerminkan Ajaran Islam

Soroti Pernyataan Herri Pras yang Diduga Mencela Tokoh Agama UAH dan UAS, Koh Hanny: Tidak Mencerminkan Ajaran Islam

Konten kreator Herri Pras menuai kecaman karena konten-kontennya ada yang menghina tokoh agama atau pihak tertentu.
Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Komariah ditemukan meninggal dunia dalam kondisi hangus terbakar di dalam mobilnya di kawasan hutan jati Desa Cikamurang, Terisi, Indramayu, Selasa (3/11/2026).
Jadwal KRL Hari Ini 4 November 2026 Rute JIS-Jakarta Kota, Ada Puluhan Perjalanan

Jadwal KRL Hari Ini 4 November 2026 Rute JIS-Jakarta Kota, Ada Puluhan Perjalanan

Jadwal KRL hari ini 4 November 2026 rute Jakarta International Stadium (JIS)-Jakarta Kota tersedia dalam puluhan perjalanan. Cek di sini.
Simak Sebelum Berangkat, Inilah Jadwal KRL 4 November 2026 Rute Jakarta Kota-Nambo

Simak Sebelum Berangkat, Inilah Jadwal KRL 4 November 2026 Rute Jakarta Kota-Nambo

Ada belasan perjalanan yang tersedia. Simak sebelum berangkat. Inilah jadwal KRL rute Jakarta Kota-Nambo hari ini 4 November 2026.
Ponsel Pribadi Presiden Prabowo Disadap, Yusril: Pemerintah Akan Lakukan Evaluasi

Ponsel Pribadi Presiden Prabowo Disadap, Yusril: Pemerintah Akan Lakukan Evaluasi

Sejumlah institusi negara memang memiliki kewenangan untuk melakukan penyadapan dengan menggunakan perangkat khusus sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT