Kandang Babi Timbulkan Bau Menyengat, Warga Desa Geluntung Tabanan Minta Pemilik Taati Kesepakatan
- IST
Tabanan, tvOnenews.com - Kandang babi di perbatasan antara wilayah Banjar Kikik dan Banjar Geluntung Kelod, menimbulkan keresahan warga.
Hal ini dikarenakan bau menyengat dan dugaan adanya pencemaran lingkungan.
Warga pun meminta supaya kandang babi milik Nyoman L. Yang bukan merupakan warga desa Geluntung, alias warga luar desa.
Perbekel Desa Geluntung, I Putu Gunarsa Wiranjaya mengatakan, bahwa pendirian kandang babi itu antara pemilik lahan dan pemilik kandang babi atau pengelola berbeda.
Di mana ada kesepakatan, bahwa pemilik akan menutup dengan tempo waktu selama empat bulan.
Dalam tempo itu, pemilik akan membongkar sendiri kandang dan juga sembari menjual babi dan bibitnya.
“Jadi sudah ada paruman adat yang kesepakatannya adalah menutup. Dengan tempo empat bulan itu,” ungkapnya.
Nah pada berjalannya waktu, sambungnya, atau tempo menutup itu, dugaan dari perangkat desa dan warga, pemilik mengajukan perizinan.
Karena pengajuan saat ini melalui OSS, maka memang pihaknya tidak mengetahui betul soal perizinan.
Karena tidak adanya campur tangan dari pihak desa.
Soal izin, itu diketahui dari perkiraan dengan turunnya Dinas Perizinan ke lapangan. (ebs)
Load more