GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sidak Pedagang Daging Anjing, Satpol PP Bali Sita 500 Tusuk Sate dan 56 Kg Daging Mentah

Petugas Satpol PP Provinsi Bali, menyita 56 kilogram daging anjing mentah dari tiga pedagang saat melakukan sidak di wilayah Kabupaten Jembrana dan Kabupaten Buleleng, Bali.
  • Reporter :
  • Editor :
Jumat, 26 Juli 2024 - 12:51 WIB
Satpol PP Bali Sita 500 Tusuk Sate Anjing dan 56 Kg Daging Anjing Mentah
Sumber :
  • tvOne - aris wiyanto

Denpasar, tvOnenews.com - Petugas Satpol PP Provinsi Bali, menyita 56 kilogram daging anjing mentah dari tiga pedagang saat melakukan sidak di wilayah Kabupaten Jembrana dan Kabupaten Buleleng, Bali.

Penyitaan daging dilakukan saat petugas Satpol PP Bali melakukan sidak selama dua hari terhadap para pedagang daging anjing yang masih aktif memperjual belikan dan mengedarkan daging anjing.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Satpol PP Provinsi Bali, Dewa Nyoman Rai Dharmadi mengatakan, dalam sidak itu menemukan dua pedagang di Kabupaten Jembrana dan satu pedagang di Kabupaten Buleleng, Bali, yang masih secara aktif berjualan.

"Satu pedagang di Desa Baler Bale Agung Kabupaten Jembrana, mendapatkan peringatan dan Satpol PP mengamankan 500 tusuk (sate) daging anjing mentah dari warung ini," kata Dharmadi, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (25/7).

Sementara itu, satu pedagang lainnya di Palasari, Desa Ekasari, Jembrana, kedapatan menyimpan 56 kilogram daging anjing mentah yang akan diolah untuk dijual belikan. Pedagang ini sebelumnya sudah mendapatkan peringatan dari Satpol PP, karenanya Satpol PP Provinsi Bali segera membuat berita acara pemeriksaan dan pedagang harus mengikuti persidangan atas pelanggaran perda karena mengedarkan dan memperjual belikan daging anjing.

Kemudian, dalam sidak yang dilakukan di Kabupaten Buleleng, Satpol PP Provinsi Bali mendapati satu pedagang yang masih memperjual belikan daging anjing meski telah beberapa kali mendapatkan pembinaan dari Satpol PP dan bahkan membuat surat pernyataan untuk tidak lagi memperjual belikan daging anjing.

Dharmadi mengungkapkan, tindakan tegas berupa tindak pidana ringan (tipiring) terpaksa dilakukan karena oknum ini tidak mengindahkan peringatan yang sebelumnya diberikan.

"Oknum pedagang kami tipiring untuk efek jera," imbuhnya.

Ia menyebutkan, sidak peredaran daging anjing bakal terus diadakan dan menyasar tempat-tempat yang sudah menjadi target yang telah ditentukan.

"Daging anjing itu bukan bahan pangan, dan juga bisa berpotensi rabies," jelasnya.

Pihaknya berharap, masyarakat agar tidak mengkonsumsi daging anjing karena potensi risiko bagi kesehatan.

"Jangan percaya takhayul bahwa daging anjing itu menyehatkan. Itu menyesatkan," ujarnya.

Ia juga menyatakan, penindakan ini masih akan terus dilakukan dan menyasar kabupaten dan kota lain di Bali. Sementara ini, satu pedagang di Kabupaten Jembrana akan disidangkan pada tanggal 9 Agustus 2024, dan satu pedagang di Kabupaten Buleleng pada 7 Agustus 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dharmadi juga menyampaikan, Peraturan Daerah (Perda) Bali, Nomor 5 tahun 2023 tentang penyelenggaraan ketertiban umum, ketentraman masyarakat dan perlindungan masyarakat, pada Pasal 28, Ayat 1 huruf a telah melarang setiap orang untuk mengedarkan dan memperjualbelikan daging anjing, dan ayat 1 huruf d pada pasal yang sama juga melarang setiap orang untuk menyiksa hewan.

“Perda ini dibuat untuk tujuan yang baik, untuk menghindarkan masyarakat dari resiko kesehatan karena mengonsumsi daging anjing serta karena terlibat dalam praktik berisiko yang di mulai dari penangkapan, transportasi, pembunuhan, penjagalan, penyimpanan, pengolahan serta pembuangan limbah dalam aktifitas perdagangan dan peredaran daging anjing. Perda ini tidak hanya untuk meminimalisir kekejaman terhadap hewan, namun juga untuk tujuan kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan," ujarnya. (awt/gol) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pimpin Dewan HAM PBB, Indonesia Serukan Depolitisasi, Sugiono: HAM harus Satukan Dunia Bukan Pecah Belah

Pimpin Dewan HAM PBB, Indonesia Serukan Depolitisasi, Sugiono: HAM harus Satukan Dunia Bukan Pecah Belah

Indonesia menggunakan panggung internasional Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (HAM PBB) untuk mendorong perubahan arah diskursus global tentang HAM.
Muncul Usulan THR Dicairkan 2 Minggu Sebelum Lebaran 2026, Begini Pandangan Islam soal Pembagiannya

Muncul Usulan THR Dicairkan 2 Minggu Sebelum Lebaran 2026, Begini Pandangan Islam soal Pembagiannya

Kabar soal THR masih dalam pembahasan. DPR usulkan bisa dicairkan dalam 14 hari sebelum hari raya idul fitri 2026.
MUI Bongkar Logika Bisnis di Balik Polemik Halal, Pengusaha AS Disebut Mustahil Abaikan Pasar Muslim RI

MUI Bongkar Logika Bisnis di Balik Polemik Halal, Pengusaha AS Disebut Mustahil Abaikan Pasar Muslim RI

MUI menilai polemik produk impor Amerika Serikat (AS) yang disebut beredar tanpa sertifikat halal tidak berdasar jika dilihat dari sisi logika bisnis global.
Tiga Kali Alami Kecelakaan Selama Tes Pramusim MotoGP 2026 di Sirkuit Buriram, Marc Marquez Ungkap Biang Keroknya

Tiga Kali Alami Kecelakaan Selama Tes Pramusim MotoGP 2026 di Sirkuit Buriram, Marc Marquez Ungkap Biang Keroknya

Rider Ducati, Marc Marquez, akhirnya buka suara soal tiga kecelakaan yang ia alami saat tes pramusim MotoGP 2026 di Buriram.
6 Pemain Resmi Dicoret, Ini Prediksi Formasi Mengerikan Timnas Indonesia Pilihan John Herdman untuk FIFA Series 2026

6 Pemain Resmi Dicoret, Ini Prediksi Formasi Mengerikan Timnas Indonesia Pilihan John Herdman untuk FIFA Series 2026

John Herdman kehilangan 6 pemain kunci jelang turnamen FIFA Series pada Maret 2026 mendatang. Simak bocoran 30 pemain dan prediksi formasi Timnas Indonesia.
Merasa Dirugikan, Paddy Pimblett Kritik Keputusan di Duel Kontra Justin Gaethje

Merasa Dirugikan, Paddy Pimblett Kritik Keputusan di Duel Kontra Justin Gaethje

Paddy Pimblett tak sepenuhnya menerima kekalahan dari Justin Gaethje di UFC 324. Petarung asal Liverpool itu menilai skor akhir tak mencerminkan jalannya laga.

Trending

BGN Patahkan Pernyataan Ketua BEM UGM Terkait Mitra MBG Untung Besar: Asumsi Fiktif!

BGN Patahkan Pernyataan Ketua BEM UGM Terkait Mitra MBG Untung Besar: Asumsi Fiktif!

BGN patahkan pernyataan Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto, yang mengklaim mitra program Makan Bergizi Gratis (MBG) memperoleh keuntungan bersih hingga Rp1,8 miliar
Jadwal Proliga 2026 Seri Sentul: Penentuan Nasib Megawati Hangestri Cs Diperebutan Juara Putaran Kedua Babak Reguler

Jadwal Proliga 2026 Seri Sentul: Penentuan Nasib Megawati Hangestri Cs Diperebutan Juara Putaran Kedua Babak Reguler

Jadwal Proliga 2026 seri Sentul, yang akan diramaikan dengan penentuan nasib Megawati Hangestri dan Jakarta Pertamina Enduro dalam perebutan juara putaran kedua babak reguler.
Latar Belakang Pendidikan Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dibahas, Lulusan Paket C Jadi Sorotan

Latar Belakang Pendidikan Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dibahas, Lulusan Paket C Jadi Sorotan

Sosok Tiyo Ardianto, Ketua BEM UGM menjadi perbincangan ramai setelah dengan lantang mengkritik program Prabowo-Gibran, Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ketua BEM UGM Ceritakan Awal Mula Pihaknya "Terpancing" Kirim Surat ke UNICEF, Ternyata Bermula dari Bencana di Sumatera

Ketua BEM UGM Ceritakan Awal Mula Pihaknya "Terpancing" Kirim Surat ke UNICEF, Ternyata Bermula dari Bencana di Sumatera

Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto menceritakan awal mula pihaknya “terpancing” untuk mengirimkan surat ke UNICEF. 
Fakta Soal Ketua BEM UGM yang Gabung Komunitas LGBT Disebar Usai Kritik MBG, Tiyo Ardianto: Saya Tidak Punya Pasangan

Fakta Soal Ketua BEM UGM yang Gabung Komunitas LGBT Disebar Usai Kritik MBG, Tiyo Ardianto: Saya Tidak Punya Pasangan

Sosok Ketua BEM Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardianto dikabarkan mendapatkan teror setelah mengkritisi soal program Prabowo-Gibran, Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kesaksian Mencengangkan Kakak Kadung Korban Penganiayaan Brimob di Tual

Kesaksian Mencengangkan Kakak Kadung Korban Penganiayaan Brimob di Tual

Kesaksian mencengangkan kakak kandung korban penganiayaan anggota brimob yang tewas, Arianto Tawakal (14), NK (15) menjadi sorotan publik. Kesaksian itu diberi
BEM UGM Enggan Lapor Polisi Terkait Teror Tiyo Ardianto, Singgung Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Satu Keraguan Bagi Kami

BEM UGM Enggan Lapor Polisi Terkait Teror Tiyo Ardianto, Singgung Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Satu Keraguan Bagi Kami

Soal kasus teror ke ibu Tiyo dan Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto hingga 40 pengurus BEM UGM, masih menjadi sorotan publik dan elite politik. Bahkan, mengejutkan
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT