GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dirjen Imigrasi Silmy Karim Ungkap Penyebab WNA Visa Investor Kerap Bermasalah

Dirjen Imigrasi Kemenkumham RI, Silmy Karim merespon soal Pemprov Bali, yang meminta agar mengevaluasi visa investor yang dimiliki oleh Warga Negara Asing (WNA)
Rabu, 2 Oktober 2024 - 20:22 WIB
Dirjen Imigrasi Silmy Karim Ungkap Penyebab WNA Visa Investor Kerap Bermasalah
Sumber :
  • Aris wiyanto

Badung, tvOnenews.com - Direktur Jenderal (Dirjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) RI, Silmy Karim merespon soal Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali, yang meminta agar mengevaluasi visa investor yang dimiliki oleh Warga Negara Asing (WNA).

Hal tersebut karena beberapa WNA bermasalah di Pulau Bali memiliki visa investor dan dideportasi dari Pulau Dewata.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dirjen Silmy mengatakan, soal temuan WNA yang memiliki visa investor dan lalu bermasalah atau melanggar keimigrasian itu adalah temuan dari imigrasi sendiri.

"Saya yang menemukan itu, saya yang melakukan evaluasi terhadap visa investor. Jadi Pemprov Bali malah membaca hasil dari evaluasi kita," kata Silmy, di acara acara Grand Launching Autogate Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Bandar
Udara I Gusti Ngurah Rai, di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Selasa (1/10) sore.

Kemudian, saat pihaknya meminta anggotanya untuk mengevaluasi hal tersebut. Maka, ditemukan WNA yang memiliki visa investor yang bermasalah itu karena syarat Penanaman Modal Asing (PMA) di Indonesia itu aturannya hanya Rp1 miliar.

"Saya perintahkan anggota melakukan evaluasi, ternyata dari yang bermasalah banyak visa investor, kenapa? Karena terbitan zaman dulu itu (PMA) minimumnya masih Rp1 miliar. Jadi jangan dibalik, kami dalam operasi menemukan diterbitkannya tahun 2022 ke bawah. Dan zaman kami sekarang (PMA) Rp10 miliar," imbuhnya.

Kemudian, untuk mengatasi WNA bermasalah dan berkedok visa investor di Bali, maka pihaknya mengecek apakah benar WNA tersebut melakukan investasi di Indonesia. Lalu, berkordinasi dengan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) sebelumnya Bahlil Lahadalia untuk meningkatkan PMA hingga Rp10 miliar.

"Kita periksa. Kita punya direktorat Wasdakim memang saya tugasi untuk cek betul tidak dia melakukan investasi? Kalau tidak, maka (visa investor) kita akan cabut. Kalau misalnya masih ada tapi kecil, belum disesuaikan, kita kasih kesempatan untuk melakukan penyesuaian sampai akhir tahun untuk meningkatkan (PMA) sampai Rp 10 miliar," ujarnya.

"Jadi ada masa juga, nggak fair juga kalau misalnya kita langsung putus (visa investornya). Jadi penertiban (visa investor) itu sudah kita mulai dari Januari (2024) di seluruh Indonesia," lanjutnya.

Sementara terkait berapa banyak WNA yang memiliki visa investor bermasalah di Bali, pihaknya belum mengetahui secara pasti, karena masih melakukan operasi penerbitan terus.

"Saya tepatnya belum update karena masih dilakukan operasi terus pengecekan. Tapi yang terbukti melanggar kan kita langsung deportasi, nanti laporannya ada," ujarnya.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi (Pemprov) Bali Dewa Made Indra merespon soal ada beberapa Warga Negara Asing (WNA) yang berlibur ke Pulau Bali malah menjadi Pekerja Seks Komersial (PSK).

Bahkan, saat ditangkap imigrasi Bali para WNA PSK itu memiliki visa investor dan malah melanggar keimigrasian selama berada di Bali.

Sekda Dewa Indra mengatakan pelanggaran-pelanggaran izin tinggal itu bisa menjadi pelajaran kepada instansi terkait yang berwenang mengeluarkan paspor atau visa investor.

"Ini menjadi pelajaran instansi yang mengeluarkan paspor dan visanya," kata Dewa Indra, di Denpasar, Selasa (24/9).

Ia juga meminta pihak-pihak terkait agar lebih memperketat soal visa investor yang diberikan kepada warga asing yang masuk ke Pulau Bali dan bisa mencegah kejadian serupa di Pulau Dewata.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Iya (dievaluasi) teman-teman, diimigrasi pasti punya evaluasi. Artinya, dengan peristiwa ini maka akan menjadi hati-hati, semakin selektif, harus dicek dulu. kita kan dengan beberapa kejadian ini, kita sudah menyampaikan usulan dalam rapat-rapat tentang pariwisata dengan Pak Menko Marves dan Menteri Pariwisata," ujarnya.

"Kita selalu usulkan, agar verifikasi penelitian terhadap paspor dan visa atau visa kunjungan lebih ketat untuk mencegah ini. Karena itu, adalah filter pertama, sehingga kalau itu sudah clear maka relatif lebih mudah menjalankan," lanjutnya. (awt/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Aksi Sigap Ajudan Sherly Tjoanda Mendadak Viral, Gubernur Malut Cukup Ayunkan Tangan Langsung Paham Maksudnya

Aksi Sigap Ajudan Sherly Tjoanda Mendadak Viral, Gubernur Malut Cukup Ayunkan Tangan Langsung Paham Maksudnya

Sosok ajudan Sherly Tjoanda terekam kamera sigap merespon ayunan tangan dari Gubernur Malut. Momen sigap ajudan Sherly Tjoanda langsung viral di media sosial.
Nasib AI Peppers Mulai Terungkap, KOVO Sebut Temukan Pemilik Baru Klub Liga Voli Korea yang Hampir Dibubarkan

Nasib AI Peppers Mulai Terungkap, KOVO Sebut Temukan Pemilik Baru Klub Liga Voli Korea yang Hampir Dibubarkan

Adalah perusahaan platform siaran internet, SOOP yang sebelumnya dikenal sebagai AfreecaTV, disebut siap mengambil alih AI Peppers
Viral Turis Malaysia Dituduh Belum Bayar di RM Padang Pagi Sore PIK, Berujung Seruan Boikot Meski Restoran Sudah Minta Maaf

Viral Turis Malaysia Dituduh Belum Bayar di RM Padang Pagi Sore PIK, Berujung Seruan Boikot Meski Restoran Sudah Minta Maaf

Viral turis Malaysia dituduh belum bayar makan di RM Pagi Sore PIK hingga muncul seruan boikot di media sosial, walaupun kini pihak restoran sudah minta maaf.
DEN dan ITS Bahas Strategi Energi Biru untuk Transformasi Ekonomi Pesisir

DEN dan ITS Bahas Strategi Energi Biru untuk Transformasi Ekonomi Pesisir

Dewan Energi Nasional bersama Institut Teknologi Sepuluh Nopember memperkuat pemahaman pemangku kepentingan dalam menentukan arah kebijakan energi nasional.
Komnas HAM Nyatakan Kasus Little Aresha Bukan Pelanggaran HAM Berat, Pemkot Diminta Awasi Daycare Ilegal

Komnas HAM Nyatakan Kasus Little Aresha Bukan Pelanggaran HAM Berat, Pemkot Diminta Awasi Daycare Ilegal

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyatakan kasus dugaan kekerasan terhadap anak di Daycare Little Aresha tidak termasuk kategori pelanggaran HAM berat. 
Kolaborasi dengan Korsel, Kemendagri Genjot Penguatan NTPD 112

Kolaborasi dengan Korsel, Kemendagri Genjot Penguatan NTPD 112

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terus melakukan penguatan dan pengembangan Nomor Tunggal Panggilan Darurat (NTPD) 112.

Trending

Terpopuler Kemarin: Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi, KDM Minta Ubah Pandangan soal Situs Sunda, Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak

Terpopuler Kemarin: Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi, KDM Minta Ubah Pandangan soal Situs Sunda, Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak

Terpopuler kemarin: Sherly Tjoanda kirim 100 ekor sapi, KDM minta ubah pandangan soal situs Sunda, hingga reaksi warganet atas sikap tegas SMAN 1 Pontianak.
Melanie Subono Sentil Sikap Dewan Juri LCC Kalbar yang Enggan Minta Maaf: Anak Kecil Aja Tahu, Bukan Urusan Instansi

Melanie Subono Sentil Sikap Dewan Juri LCC Kalbar yang Enggan Minta Maaf: Anak Kecil Aja Tahu, Bukan Urusan Instansi

MPR RI memberikan pernyataan untuk menanggapi desakan publik kepada dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) di Kalimantan Barat untuk memberikan permintaan maaf.
KDM Tiba-Tiba Minta Maaf ke Warga Jawa Barat usai Puncak Kirab Mahkota Binokasih di Bandung: Saya Mohon Maaf

KDM Tiba-Tiba Minta Maaf ke Warga Jawa Barat usai Puncak Kirab Mahkota Binokasih di Bandung: Saya Mohon Maaf

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) tiba-tiba minta maaf ke warga Jawa Barat usai puncak Kirab Mahkota Binokasih di Kota Bandung. Ada apa?
Trend Terpopuler: Pengakuan Josepha Alexandra Dipanggil ke Istana, hingga Cerita Sherly Tjoanda Jatuh Cinta Pada Benny Laos

Trend Terpopuler: Pengakuan Josepha Alexandra Dipanggil ke Istana, hingga Cerita Sherly Tjoanda Jatuh Cinta Pada Benny Laos

pengakuan siswi SMAN 1 Pontianak setelah dipanggil ke Istana. kisah Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda pertama kali jatuh cinta dengan mendiang Benny Laos
Daftar Sementara Pemain Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027: Megawati Hangestri Jadi Andalan

Daftar Sementara Pemain Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027: Megawati Hangestri Jadi Andalan

Daftar sementara pemain Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027, di mana Megawati Hangestri bakal menjadi sakah satu andalan.
Bukan Klenik, Ini Penjelasan Ilmiah Ahli BRIN Soal Mahkota Binokasih yang Baru Selesai Dikirab Dedi Mulyadi

Bukan Klenik, Ini Penjelasan Ilmiah Ahli BRIN Soal Mahkota Binokasih yang Baru Selesai Dikirab Dedi Mulyadi

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi baru saja selesai melakukan puncak acara kirab budaya milangkala tatar sunda mahkota binokasih pada Sabtu (16/5/2026) Bandung -
Mohon Maaf Warga Malut, Gubernur Sherly Tjoanda Sampaikan Keputusan Tegas untuk Orang yang Punya Utang Pinjol

Mohon Maaf Warga Malut, Gubernur Sherly Tjoanda Sampaikan Keputusan Tegas untuk Orang yang Punya Utang Pinjol

Gubernur Malut, Sherly Tjoanda, menyampaikan keputusan tegas untuk warganya yang punya utang pinjol ataupun utang di bank. Sherly Tjoanda tegaskan soal utang.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT