News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kakak Beradik di Manggarai Kecewa Berat, Batal Berangkat Haji karena Usia

Kakak beradik di Manggarai terpaksa kembali kecewa tak bisa melaksanakan ibadah haji setelah Pemerintah Saudi Arabia mengeluarkan aturan batasan usia 65 tahun
Sabtu, 4 Juni 2022 - 09:56 WIB
Alwi Haji Jamaludin dan Siti Meriam kakak beradik di Reo yang gagal berangkat haji
Sumber :
  • Jo Kenaru

Manggarai, NTT - Alwi Haji Jamaludin dan Siti Meriam kembali merasakan kekecewaan karena tak bisa berangkat haji. Kakak beradik warga Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, NTT ini mengaku sudah dua kali batal ibadah haji

Bertahun-tahun memendam mimpi besar hendak ke Tanah Suci, tetapi apalah daya, kakak beradik ini terpaksa kembali kecewa tak bisa melaksanakan ibadah haji setelah Pemerintah Saudi Arabia mengeluarkan aturan batasan usia 65 tahun ke atas tak diperkenankan mengikuti haji ke Mekkah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan usia yang mulai renta keduanya memang tidak memungkinkan untuk berangkat haji. Namun mereka tetap tabah dan menganggap bahwa ini merupakan bagian dari rencana Allah SWT untuk mengindahkan cita-cita mereka selanjutnya.

Rumah Siti Meriam, tampak lengang ketika didatangi wartawan, Jumat (3/6/2022). Ia duduk seorang diri dengan kerudung merah muda yang tampak kusam.

Raut wajahnya sedih. Suaranya juga terbata-bata saat menyinggung batalnya keberangkatan haji tahun ini.

Ibu 68 tahun ini rupanya tak bisa berkata banyak. Ia menyerahkan sepenuhnya pembicaraan itu ke kakaknya Alwi Jamaludin yang senasib dengannya.

"Kalau mau bercerita banyak mari silahkan kita ke rumah kakak saya. Nanti biar dia yang bicara," ujar Siti sembari mengajak wartawan mengunjungi rumah kakaknya yang kebetulan terletak tak jauh dari rumahnya masih di lingkungan Nanga, Kelurahan Reo.

Siti Meriam masuk ke rumah kakaknya dan duduk di kursi plastik. Sementara wartawan yang menyusulnya dari belakang pun mengambil tempat duduk di ruang tamu.

Alwi Jamaludin lantas mengungkapkan betapa sedih dan kecewanya dia sebab tak bisa menunaikan rukun Islam yang telah lama diperjuangkannya.

Dua kali batal berangkat haji tentu membutuhkan waktu yang lama untuk bisa beranjak dari rasa sedih dan kecewa.

Jamalludin menceritakan bahwa tahun 2019 dia nyaris ke tanah suci tapi entah kenapa jadwalnya tiba-tiba digeser ke tahun 2020.  Di awal tahun 2020 kakak beradik itu tengah bersiap diri untuk berangkat, tapi lagi-lagi  terhalang lagi karena pandemi Covid-19.

Sempat berharap bisa ibadah haji selepas pandemi tapi asa itu pupus lagi karena aturan batasan usia, padahal mereka sudah melunasi semua ketentuan dan mengikuti manasik sejak tahun 2013 silam.

Namun di tengah ketidakpastian kapan keduanya bisa benar- benar menunaikan ibadah haji, mereka hanya menyebut "Ini semua bagian dari rencana Allah SWT".

Alwi yang sekarang sudah menginjak usia 70 tahun masih rutin mengurusi ternaknya seperti kambing dan sapi. Sedangkan isterinya kerap menghabiskan waktu di sawah garam. 

Selain sumbangsih dari anaknya, pundi-pundi rupiah ia kumpulkan dari hasil jerih payahnya sendiri.

Uang kepunyaan Alwi pun sudah diberikan ke panitia pendaftaran calon jemaah haji dengan harapan bisa mencium batu Hajar Aswad di Ka'bah nantinya. Tetapi apa yang terjadi sekarang, Alwi hanya bisa pasrah dan berharap agar mereka bisa menjadi daftar tunggu calon jemaah haji yang akan berangkat tahun depan.

"Untuk tahun ini sudah tak ada harapan lagi. Kita tunggu tahun depan mudah-mudahan bisa berangkat. Sedih sih iya, kecewa apalagi," tutur Alwi didampingi adiknya Siti Meriam.

Alwi mengisahkan, tahun 2019 lalu ia sempat merasa senang dan bahagia ketika mereka dipanggil oleh panitia untuk mengambil paspor di Labuan Bajo, Manggarai Barat dan pada saat itu mereka memang sudah dijadwalkan panitia untuk berangkat haji.

"Masih terngiang di ingatan saya waktu itu kami disuruh urus paspor di Labuan Bajo supaya bisa berangkat haji. Pada saat itu bertepatan juga dengan kunjungan Presiden Jokowi. Makanya saya juga sempat mampir foto-foto di sana," ungkap Alwi mengenang saat itu.

Setelah itu mereka pun diminta untuk mengecek seluruh kesehatan, rapid tes hingga PCR di Wae Ces Karot.

Hasil tes pada saat itu Alwi dan adiknya dinyatakan sehat. Tetapi sayangnya aturan jaga jarak dan pembatasan sosial oleh perintah hinga membuat Alwi dan adiknya batal berangkat ke tanah suci kali pertama.

Rasa kecewa Alwi dan Siti pun kecewa tetapi mereka tetap memahami kondisi negara yang masih dilanda pandemi Covid-19 saat itu.

Selama dua tahun mereka pun menanti dan pada akhirnya tahun 2022 punya sinyal untuk berangkat. Tetapi sayangnya aturan terbaru yang dikeluarkan Pemerintahan Saudi Arabia tentang pembatasan usia lagi-lagi membuat dua orang ini batal mendapat gelar Haji dan Hajah untuk kedua kalinya.

"Sungguh sedih pak, sedih sekali. Kecewanya juga luar biasa. Mungkin ini bagian dari rencana Allah SWT" ungkapnya.

Untuk diketahui jumlah calon jemaah haji di kota Reo sebanyak lima orang yang sudah mendaftar dan mengikuti manasik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, dari 5 orang itu ada tiga yang batal berangkat karena terkendala usia. Sedangkan dua lainnya tinggal menunggu jadwal.

Mereka yang sukses berangkat itu merupakan pasangan suami-isteri, yakni Arifin Mahmud dan Farida Abas. Sementara tiga lainnya yang batal berangkat, yakni Alwi Haji Jamaludin, Siti Meriam, dan Ibrahim Bethan. (jku/act)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bursa Transfer Juventus: Jhon Lucumi dan Zion Suzuki Bisa Gabung Bianconeri Pekan Ini?

Bursa Transfer Juventus: Jhon Lucumi dan Zion Suzuki Bisa Gabung Bianconeri Pekan Ini?

Juventus tengah berupaya untuk menyelesaikan dua transfer lagi di bursa transfer musim panas. Perkuatan di lini pertahanan menjadi fokus, dengan Jhon Lucumi dan Zion Suzuki merupakan incaran utamanya.
Satwa Langka Burung Hantu Dibakar Hidup-hidup Viral di Media Sosial, Publik Figur Angkat Bicara

Satwa Langka Burung Hantu Dibakar Hidup-hidup Viral di Media Sosial, Publik Figur Angkat Bicara

Sebuah video viral di media sosial Threads ketika sekelompok orang dengan kejinya membakar hidup-hidup seekor burung hantu setelah disiksa terlebih dahulu.
Untuk Medis Forensik, Rabu Ini Polisi akan Gali Makam Sutrimo untuk Tahu Penyebab Kematian

Untuk Medis Forensik, Rabu Ini Polisi akan Gali Makam Sutrimo untuk Tahu Penyebab Kematian

Pembongkaran makam sebagai bagian dari prosedur penyidikan medis forensik
Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan Dana White's Contender Series, salah satunya ada pertarungan antara Bilal Hasan melawan Mridul Saikia.
Bukan Sekadar Pembunuhan, Terungkap Fakta Pilu di Balik Tewasnya Wanita Berselimut di Kontrakan Tangerang

Bukan Sekadar Pembunuhan, Terungkap Fakta Pilu di Balik Tewasnya Wanita Berselimut di Kontrakan Tangerang

Seorang wanita berinisial SNA, menggegerkan warga usai ditemukan tewas dalam kondisi penuh luka di rumah kontrakan, wilayah Jurumudi, Benda, Kota Tangerang, pada Selasa (11/8).
Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link live streaming Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Bilal Hasan akan menantang Mridul Saikia untuk memperebutkan tiket ke UFC.

Trending

Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan Dana White's Contender Series, salah satunya ada pertarungan antara Bilal Hasan melawan Mridul Saikia.
Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link live streaming Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Bilal Hasan akan menantang Mridul Saikia untuk memperebutkan tiket ke UFC.
Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan akan menantang atlet asal India untuk membuka jalan menuju panggung UFC.
Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT