GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kejari Badung Setop Kasus Dugaan Pemotongan Insentif Nakes

Kejaksaan Negeri Badung, Bali, menghentikan penyelidikan terkait kasus dugaan pemotongan dana insentif penanggulangan Covid-19 bagi tenaga kesehatan.
Rabu, 6 Oktober 2021 - 18:59 WIB
Kejari Badung hentikan penyelidikan dugaan pemotongan insentif nakes
Sumber :
  • Antara/Ayu Khania Pranisitha/2021

Badung, Bali - Kejaksaan Negeri Badung, Bali, menghentikan penyelidikan terkait kasus dugaan pemotongan dana insentif penanggulangan Covid-19 bagi tenaga kesehatan dan gratifikasi pada Dinas Kesehatan Kabupaten Badung.

"Kejaksaan Negeri Badung memutuskan untuk tidak lagi melanjutkan pemeriksaan ke tahap penyelidikan, mengingat tidak ditemukan ada indikasi perbuatan pidana dalam kegiatan dimaksud," kata Kepala Kejaksaan Negeri Badung I Ketut Maha Agung dalam siaran persnya di Badung, Bali, Rabu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menjelaskan penyidik telah melakukan klarifikasi ke beberapa pihak terkait dugaan adanya pemotongan dana insentif Covid-19 Tahun 2020 untuk Oktober, November, Desember, yang baru dicairkan sekitar Agustus 2021.

Dari hasil penyelidikan, Puskesmas Kuta Utara telah menyelenggarakan pertemuan secara virtual sebelum dana dicairkan terkait kesepakatan penerimaan insentif.

Hal ini dilakukan karena dari 145 pegawai yang ada di Puskesmas Kuta Utara, penerima insentif hanya berkisar 30 orang, sedangkan yang bekerja dalam penanganan Covid-19 hampir semua pegawai yang ada di Puskesma Kuta Utara.

Dalam pertemuan pada 23 Juli 2021, para nakes penerima insentif menyepakati secara sukarela urun dana sebesar 40 persen dari nilai insentif yang diterima.

Kemudian, dana itu diberikan kepada pegawai lain yang turut berada dalam garda depan penanganan Covid-19, seperti petugas administrasi, supir ambulan, petugas kebersihan, dan petugas lainnya.

"Kami telah menelusuri informasi terkait pembagian dana yang terkumpul, dan benar dana yang telah dikumpulkan sudah disalurkan kepada seluruh pegawai Puskesmas Kuta Utara, sesuai dengan daftar penerima yang telah ditandatangani oleh masing-masing penerima," jelasnya.

Ia mengatakan dari informasi Tim Pidsus Kejaksaan Negeri Badung, kami menilai tidak ada actus non facit reum nisi mens Sit Rea (tindakan/niat jahat) yang bertujuan untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain, dari pelaporan kasus tersebut.

Sementara itu, Kepala Seksi Intelijen I Made Gde Bamaxs Wira Wibowo menambahkan bahwa dalam perkara ini tidak ditemukan perbuatan pidana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami tidak menemukan perbuatan pidananya dan saat ini masih tahap puldata dan keterangan," kata Bamaxs.

(prs/ant)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jakpro Janji Bakal Perbaiki Layanan Planetarium

Jakpro Janji Bakal Perbaiki Layanan Planetarium

Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro), Iwan Takwin mengungkapkan pihaknya akan memperbaiki layanan Planetarium di Taman Ismail Marzuki (TIM).
Catat! Ini Jadwal Timnas Indonesia Sepanjang 2026, Ada FIFA Series hingga Piala AFF

Catat! Ini Jadwal Timnas Indonesia Sepanjang 2026, Ada FIFA Series hingga Piala AFF

Jadwal Timnas Indonesia sepanjang 2026 mulai dari FIFA Series, Piala Asia U-17, Piala AFF hingga Asian Games. Simak agenda lengkap Garuda.
Pengakuan Mengejutkan Guru Rusly Lingu Djara Ternyata Tak hanya Sering Cium dan Peluk Murid Laki-Laki Mereka juga..

Pengakuan Mengejutkan Guru Rusly Lingu Djara Ternyata Tak hanya Sering Cium dan Peluk Murid Laki-Laki Mereka juga..

Rusly Lingu Djara (32) seorang guru SMP di Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur menanggapi video viral dirinya mencium dan memeluk murid laki-laki di dalam kelas.
Dijegal An Se Young di Perempat Final All England 2026, Putri KW Bilang Begini...

Dijegal An Se Young di Perempat Final All England 2026, Putri KW Bilang Begini...

Putri KW menyerah dua game langsung dengan skor 11-21 dan 14-21 saat menghadapi An Se Young di Perempat Final All England 2026.
Bangga Anak bukan WNI, Dwi Sasetyaningtyas Kena Sentil Mahfud MD: Sekolah karena Indonesia Merdeka

Bangga Anak bukan WNI, Dwi Sasetyaningtyas Kena Sentil Mahfud MD: Sekolah karena Indonesia Merdeka

Tengah viral di media sosial seorang alumni beasiswa LPDP, merasa bangga jika sang anak bukan WNI. Menuai perhatian publik
Sustainability Bond Tahap II bank bjb Dapat Respons Positif Pasar, Perkuat Portofolio Pembiayaan Berkelanjutan

Sustainability Bond Tahap II bank bjb Dapat Respons Positif Pasar, Perkuat Portofolio Pembiayaan Berkelanjutan

bank bjb kembali menawarkan Sustainability Bond Tahap II dengan permintaan investor terhadap Sustainability Bond bank bjb telah mencapai Rp932,4 miliar.

Trending

Dwi Sasetyaningtyas Ngotot Tak Bersalah, Alumni LPDP Itu Jawab Tegas: Negara Gak Ngasih ke Saya

Dwi Sasetyaningtyas Ngotot Tak Bersalah, Alumni LPDP Itu Jawab Tegas: Negara Gak Ngasih ke Saya

Nama penerima beasiswa LPDP, Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas masih menjadi perbincangan publik.
Timnas Indonesia Dapat Kabar Buruk Imbas Konflik Timur Tengah, Para Diaspora Berpotensi Absen di Ajang FIFA Series

Timnas Indonesia Dapat Kabar Buruk Imbas Konflik Timur Tengah, Para Diaspora Berpotensi Absen di Ajang FIFA Series

Kekhawatiran muncul dari internal PSSI terkait potensi kendala perjalanan diaspora Timnas Indonesia jelang FIFA Series yang akan digelar pada akhir Maret 2026.
2 Bintang Andalan Timnas Indonesia Dibidik Juventus Jelang FIFA Series 2026, Siapa Saja Sosoknya?

2 Bintang Andalan Timnas Indonesia Dibidik Juventus Jelang FIFA Series 2026, Siapa Saja Sosoknya?

Kabar baik jelang FIFA Series 2026, dua pemain Timnas Indonesia Jay Idzes dan Emil Audero dilaporkan masuk radar Juventus usai tampil impresif di Liga Italia.
Betapa Bahagianya Doktif setelah Richard Lee Ditahan Polda Metro Jaya: Segala Tipu Daya DRL Dapat Jawabannya

Betapa Bahagianya Doktif setelah Richard Lee Ditahan Polda Metro Jaya: Segala Tipu Daya DRL Dapat Jawabannya

dr Samira Farahnaz atau Dokter Detektif (Doktif) bahagia Polda Metro Jaya tahan dr Richard Lee atas kasus dugaan pelanggaran konsumen terkait produk kecantikan.
Viral, Pak Guru Rusly di Sabu NTT Cium dan Peluk Siswa Laki-laki di dalam Kelas, Begini Pengakuannya

Viral, Pak Guru Rusly di Sabu NTT Cium dan Peluk Siswa Laki-laki di dalam Kelas, Begini Pengakuannya

Viral di media sosial, seorang guru bernama Rusly Lingu Djara (32) yang mengajar di SMP Negeri 2 Sabu Timur mencium dan memeluk para siswa lelaki dalam kelas.
Alasan Biarkan Bigmo dan Resbob Jadi Tersangka, Azizah Salsha Kesal Sudah Difitnah: Ini Dampaknya Buruk

Alasan Biarkan Bigmo dan Resbob Jadi Tersangka, Azizah Salsha Kesal Sudah Difitnah: Ini Dampaknya Buruk

Mantan istri Pratama Arhan, Azizah Salsha mengungkap dampak dugaan fitnah dari YouTuber Adimas Firdaus (Resbob) dan Muhammad Jannah (Bigmo) sudah sangat fatal.
Fatal! Gara-Gara Berulah Ini, Dokter Richard Lee Langsung Dijebloskan ke Rutan Usai Diperiksa Polisi

Fatal! Gara-Gara Berulah Ini, Dokter Richard Lee Langsung Dijebloskan ke Rutan Usai Diperiksa Polisi

Polda Metro Jaya mengambil tindakan tegas dengan melakukan penahanan terhadap dokter sekaligus influencer kesehatan, Richard Lee (DRL), pada Jumat malam (6/3).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT