GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polresta Tangerang dan Polda Banten Ungkap Rumah Produksi Ciu Ilegal di Ruko Bojong Cikupa

Polresta Tangerang berhasil mengungkap rumah produksi pembuatan minuman beralkohol jenis ciu di Ruko Bojong, Jl. Raya Pemda Tigaraksa, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.
Jumat, 5 November 2021 - 21:05 WIB
Polresta Tangerang dan Polda Banten Ungkap Rumah Produksi Ciu Ilegal di Ruko Bojong Cikupa
Sumber :
  • Istimewa

Tangerang, Banten - Polresta Tangerang berhasil mengungkap rumah produksi pembuatan minuman beralkohol jenis ciu di Ruko Bojong, Jl. Raya Pemda Tigaraksa, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang. Hal tersebut diungkapkan Kabid Humas Polda Banten AKBP Shinto Silitonga, saat Press Conference bersama Kapolresta Tangerang KBP Wahyu Sri Bintoro, di ruko tempat pembutan minuman beralkohol jenis ciu tersebut, pada Jumat (05/11).

"Hari ini Polda Banten dan Polresta Tangerang melakukan ekpose pengungkapan kasus produksi dan memperdagangkan bahan pangan yang tidak sesuai dengan standart keamanan dan tidak memiliki ijin edar. Kita ketahui bahwa bahan pangan tersebut adalah berupa minuman beralkohol yang dikenal dengan bahasa dagang ciu," ungkap Shinto.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Shinto menjelaskan kronologis awal tim Resmob Satuan Reskrim Polresta Tangerang mendapatkan informasi dari masyarakat, kemudian dilakukan penyelidikan di salah satu ruko yang ada di Desa Bojong, Kecamatan Cikupa. Setelah itu satu unit kendaraan R4 jenis Grand Max keluar dari ruko, kemudian diikuti oleh tim Resmob. Setelah di Jalan Raya Tigaraksa kendaraan tersebut dihentikan dan dilakukan penggeledahan dan ternyata di dalamnya terdapat 50 dus yang masing-masing dus berisi 24 botol ciu berbagai ukuran. Selanjutnya dilakukan pengembangan ke dalam ruko dan ternyata terdapat beberapa alat produksi yang berhasil diamankan. 

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan dari dalam ruko adalah 4 tungku penyulingan, 4 panci penyulingan, 95 drum farmentasi isi, 15 drum farmentasi kosong, 25 tabung gas, 3 kompor gas, 3 dus ragi, 2 kipas blower, 10 jurigen hasil penyulingan, 1.175 botol isi ciu siap edar.

Shinto mengungkapkan jika tersangka BA (35) yang berasal dari Penjaringan, Jakarta Utara, awalnya menyewa ruko berlantai 3 selama satu tahun di Desa Bojong, Cikupa untuk usaha konveksi. Kemudian setelah tutup sekitar empat bulan yang lalu tersangka mulai memproduksi minuman alkohol jenis ciu di ruko ini.

"Untuk lantai dasar ruko digunakan tersangka menyimpan bahan dasar pembuatan ciu yakni ragi, beras merah dan gula di dalam drum besar. Kemudian bahan dasar ini akan disuling ke dalam tungku penyulingan yang berada di lantai dua ruko. Setelah selesai penyulingan, hasil penyulingan yang sudah siap edar akan dimasukkan kedalam botol dan disimpan di lantai tiga ruko," ujar Shinto.

Kemudian Kapolresta Tangerang menambahkan untuk ciu yang diproduksi dan dijual tersangka ada tiga jenis dengan ciri-ciri tutup botol warna merah kadar alkoholnya 40 persen, tutup botol warna hijau dengan kadar alkohol 35 persen dan tutup botol warna putih dengan kadar alkohol 30 persen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dalam sehari tersangka dapat memproduksi rata-rata sebanyak 20 dus, dimana setiap dus berisi 24 botol dengan harga jual perbotol 15 ribu dan 11 ribu. Sehingga keuntungan ekonomis yang berhasil didapatkan tersangka dalam satu hari mencapai 6 sampai dengan 7 juta," ujar Wahyu Sri Bintoro.

Diakhir Wahyu Sri Bintoro menjelaskan jika tersangka akan dipersangkakan dengan Pasal 140 jo Pasal 142 UU RI nomor 18 tahun 2012 tentang Pangan dengan ancaman penjara selama dua tahun dan Pasal 62 UU RI nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, dengan ancaman penjara selama lima tahun. (Bidhumas/chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hari Kedua Gempa NTT, Pemerintah Kebut Layanan Kesehatan dan Kebutuhan Dasar Korban

Hari Kedua Gempa NTT, Pemerintah Kebut Layanan Kesehatan dan Kebutuhan Dasar Korban

Menko PMK Pratikno mengatakan, pemerintah tengah menyiapkan rumah sakit lapangan untuk perkuat untuk memperkuat kapasitas pelayanan medis di wilayah terdampak.
RS Manggarai Kewalahan Tangani Korban Gempa, Pemerintah Siapkan Rumah Sakit Lapangan

RS Manggarai Kewalahan Tangani Korban Gempa, Pemerintah Siapkan Rumah Sakit Lapangan

Rumah Sakit Manggarai dinilai belum mampu menampung seluruh pasien gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang membutuhkan penanganan, bahkan sejumlah pasien
Shayne Pattynama Kembali ke Persija, Akui Kecewa Gagal Bawa Timnas Indonesia Juara Piala AFF 2026

Shayne Pattynama Kembali ke Persija, Akui Kecewa Gagal Bawa Timnas Indonesia Juara Piala AFF 2026

Shayne ‎Pattynama tiba di Thailand bersama sejumlah pemain Persija lainnya yang sebelumnya memperkuat Skuad Garuda.
PKS: Penguatan LKPP Jadi Badan Pengadaan Bisa Hemat Anggaran Negara Jauh Lebih Besar

PKS: Penguatan LKPP Jadi Badan Pengadaan Bisa Hemat Anggaran Negara Jauh Lebih Besar

Anggota Komisi XI DPR RI sekaligus Sekretaris Jenderal DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Muhammad Kholid menyatakan dukungan terhadap rencana Presiden Prabowo
Kembali ke Kasta Tertinggi, PSS Sleman Petik Pelajaran Berharga usai Tahan Imbang Persita Tangerang

Kembali ke Kasta Tertinggi, PSS Sleman Petik Pelajaran Berharga usai Tahan Imbang Persita Tangerang

Laga ini terasa istimewa bagi Peter Huistra dan skuadnya, mengingat PSS baru kembali merasakan atmosfer kompetisi kasta tertinggi usai terdegradasi pada musim 2024-2025 dan sempat berlaga di Championship semusim penuh. 
Dari Prabowo hingga Kiai Pendiri NU, 100 Lukisan Wajah Tokoh Bakal Hiasi Muktamar ke-35 di Jombang

Dari Prabowo hingga Kiai Pendiri NU, 100 Lukisan Wajah Tokoh Bakal Hiasi Muktamar ke-35 di Jombang

Sekitar 100 lukisan bertema NU, Islam, kaligrafi, hingga potret tokoh nasional seperti Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto akan dipamerkan di kompleks Ponpes Al Wahabiyyah 1-Al Lathifiyyah 2, Tambakberas.

Trending

Onepride MMA Future Champ Taekwondo Series Segera Bergulir, Hampir 100 Atlet Cilik Ikut Seleksi

Onepride MMA Future Champ Taekwondo Series Segera Bergulir, Hampir 100 Atlet Cilik Ikut Seleksi

Onepride MMA Future Champ Taekwondo Series bakal segera bergulir. Tercatat hampir 100 atlet cilik mengikuti seleksi yang berlangsung di Ibis Style Jakarta Sunter, Jakarta Utara, pada Minggu (16/8/2026).
Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes Langsung Terima Kabar Buruk usai Ramai-Ramai Dihujat Fans Ajax Amsterdam

Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes Langsung Terima Kabar Buruk usai Ramai-Ramai Dihujat Fans Ajax Amsterdam

Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, langsung menerima kabar buruk seusai tampil untuk Ajax Amsterdam. Sang penjaga gawang panen hujatan setelah tampil di Liga Konferensi Eropa.
Ole Romeny dan Justin Hubner Cs Justru Dapat Peringatan dari Pelatih Fortuna Sittard usai Raih Kemenangan Perdana di Eredivisie

Ole Romeny dan Justin Hubner Cs Justru Dapat Peringatan dari Pelatih Fortuna Sittard usai Raih Kemenangan Perdana di Eredivisie

Fortuna Sittard meraih kemenangan perdana di Eredivisie 2026/2027 usai taklukkan SC Cambuur dengan skor 3-1. Dua pemain Timnas Indonesia tampil sebagai starter.
Amorim Tolak Rafael Leao, AC Milan Banting Harga Jadi Rp760 Miliar untuk Lepas Sang Bintang

Amorim Tolak Rafael Leao, AC Milan Banting Harga Jadi Rp760 Miliar untuk Lepas Sang Bintang

Masa depan Rafael Leao di AC Milan kembali menjadi sorotan. Rossoneri kini disebut siap melepas sang winger dengan harga sekitar 40 juta euro.
Bisa Dinaturalisasi dan Bela Timnas Indonesia, Bek 190 Cm Berdarah Surabaya Ini Resmi Gabung Klub Kasta Teratas Eropa

Bisa Dinaturalisasi dan Bela Timnas Indonesia, Bek 190 Cm Berdarah Surabaya Ini Resmi Gabung Klub Kasta Teratas Eropa

Kabar terbaru dari pemain keturunan Indonesia di Belgia, Luc Marijnissen. Bek tengah itu resmi tinggalkan FCV Dender dan melanjutkan karier bersama KV Mechelen.
Keren! Dedi Mulyadi Gagas 5 Desa di Bekasi Mengembangkan Budaya Sunda

Keren! Dedi Mulyadi Gagas 5 Desa di Bekasi Mengembangkan Budaya Sunda

Gubernur Dedi Mulyadi memiliki tekad dalam menjaga budaya sunda di wilayahnya. Terlebih pada kawasan industri, simak selengkapnya di bawah ini.
Ternyata Ini Penyebab Gempa di Provinsi NTT, Bencana yang Memakan Puluhan Korban

Ternyata Ini Penyebab Gempa di Provinsi NTT, Bencana yang Memakan Puluhan Korban

Gempa sebelumnya terjadi di NTT, hari ini (16/8) terjadi di Sumatera Utara. Ternyata getarannya sampai di pulau lain, seperti Sulawesi hingga Malaysia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT