News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

DPR Sebut Pemerintah Biang Mahal Harga Penerbangan 

Kebijakan diskon tiket pesawat yang rutin digulirkan pemerintah pada momen Lebaran dan Natal–Tahun Baru (Nataru) kembali menuai kritik. 
Rabu, 11 Februari 2026 - 15:34 WIB
Dok. bandara.
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Kebijakan diskon tiket pesawat yang rutin digulirkan pemerintah pada momen Lebaran dan Natal–Tahun Baru (Nataru) kembali menuai kritik. 

Anggota DPR RI Lazarus menilai program tersebut tidak menyentuh akar persoalan dan cenderung menjadi solusi semu di tengah mahalnya harga tiket pesawat di Indonesia. Menurut Lazarus, tingginya harga tiket pesawat bukan semata-mata disebabkan oleh kebijakan maskapai, melainkan lahir dari struktur kebijakan pemerintah sendiri yang selama ini justru membebani industri penerbangan dan masyarakat sebagai pengguna jasa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Penurunan harga tiket pesawat itu domain pemerintah. Ada banyak komponen kebijakan yang membuat tiket di Indonesia mahal dan ini tidak pernah diselesaikan secara serius,” ujar Lazarus, Selasa 10 Februari 2026. 

Ia membeberkan setidaknya tiga faktor utama penyebab mahalnya harga moda transportasi udara tersebut. Pertama, harga avtur di Indonesia tergolong tinggi dibandingkan banyak negara lain, bahkan masih dikenakan pajak. Kondisi ini dinilai ironis, mengingat avtur merupakan kebutuhan utama penerbangan dan seharusnya mendapat insentif, bukan justru menjadi objek pajak. 

Kedua, transportasi udara masih dikategorikan sebagai barang mewah, sehingga tiket pesawat dikenakan pajak barang mewah. Menurut Lazarus,  klasifikasi ini sudah tidak relevan dan bertentangan dengan realitas Indonesia sebagai negara kepulauan yang sangat bergantung pada transportasi udara.

“Kalau pesawat masih dianggap barang mewah, jangan heran tiketnya mahal. Padahal bagi masyarakat di banyak daerah, pesawat adalah satu-satunya akses mobilitas,” ucapnya. 

Ketiga, tingginya pajak dan bea masuk suku cadang pesawat. Beban ini, menurut Lazarus, otomatis mendorong naik biaya operasional maskapai yang pada akhirnya dibebankan kepada penumpang.

“Kalau pemerintah mau serius, potong pajak avtur, hapus pajak barang mewah tiket pesawat, dan turunkan bea masuk sparepart. Dampaknya langsung ke harga tiket. Bukan diskon sesaat,” ujarnya. 

Lebih lanjut Lazarus mengatakan,  kebijakan harga tiket pesawat yang mahal sudah masuk kategori meresahkan masyarakat, karena publik dengan mudah membandingkan harga tiket di Indonesia dengan negara lain yang jauh lebih murah. Ia menegaskan, kebijakan pemerintah selama ini bersifat parsial, reaktif, dan musiman, bukan solusi struktural.

“Jangan hanya ramai saat Lebaran dan Nataru. Ini menyangkut hajat hidup orang banyak dan berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat,” katanya. 

Keluhan serupa disampaikan penumpang pesawat Ahnad, yang menyebut diskon tiket pesawat tidak pernah benar-benar dirasakan masyarakat luas karena hanya berlaku sementara dan jumlahnya terbatas.

“Diskon ada, tapi sebentar dan tidak merata. Setelah itu harga kembali mahal,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, penumpang lain, Yudistira, berharap pemerintah berani mengambil kebijakan permanen agar harga tiket pesawat kembali terjangkau seperti sebelum pandemi Covid-19.

“Dulu naik pesawat itu wajar dan terjangkau. Sekarang terasa mahal lagi. Pemerintah harus bikin kebijakan permanen, bukan solusi tambal sulam,” kata Yudistira.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dokumen Penyidikan Bocor, KPK Evaluasi Sistem Internal

Dokumen Penyidikan Bocor, KPK Evaluasi Sistem Internal

Seusai mengungkap kasus dugaan pemerasan yang menjerat Bupati Pemalang Anom Widiyantoro hingga polisi yang diperbantukan di KPK sebagai staf administrasi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal evaluasi sistem internal
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki pada 1 Agustus 2026: Kabar Baik dan Peluang Emas Datang di Awal Bulan

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki pada 1 Agustus 2026: Kabar Baik dan Peluang Emas Datang di Awal Bulan

Berikut prediksi 5 zodiak paling beruntung pada 1 Agustus 2026: Ada kabar baik dan peluang emas datang di awal bulan. Ada zodiakmu?
Kisah 2 Legenda Sepak Bola yang Pernah jadi Kebanggaan Indonesia, kini Ikon Timor Leste

Kisah 2 Legenda Sepak Bola yang Pernah jadi Kebanggaan Indonesia, kini Ikon Timor Leste

Hubungan sepak bola Indonesia dan Timor Leste memiliki sejarah unik. Salah satu penghubung penting kedua negara adalah dua legenda, Miro Baldo Bento dan Joao Bosco Cabral.
Apapun Keterbatasan APBN, MK Ingatkan Anggaran Pendidikan 20 Persen Tidak Boleh Dikurangi

Apapun Keterbatasan APBN, MK Ingatkan Anggaran Pendidikan 20 Persen Tidak Boleh Dikurangi

Apapun keterbatasan APBN yang dialami, Mahkamah Konstitusi (MK) mengingatkan kewajiban negara memenuhi amanat konstitusi mengenai kapasitas prioritas anggaran pendidikan sekurang-kurangnya 20 persen dari APBN tidak boleh dikurangi.
Update Kasus Buronan Harun Masiku, KPK Buka Peluang Sidang In Absentia

Update Kasus Buronan Harun Masiku, KPK Buka Peluang Sidang In Absentia

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berencana akan membuka peluang untuk melakukan mekanisme persidangan in absentia terhadap tersangka dugaan suap pergantian antarwaktu (PAW) Anggota DPR sekaligis buronan, Harun Masiku.
Rugikan Negara Rp15,6 Miliar, Tersangka Korupsi Jasindo Ditahan KPK

Rugikan Negara Rp15,6 Miliar, Tersangka Korupsi Jasindo Ditahan KPK

KPK melakukan penahanan kepada empat orang tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait pembayaran komisi terhadap asuransi perkapalan milik PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) oleh PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) tahun 2015-2020.

Trending

Tak Hanya Komentari Putusan MK, Ustaz Dasad Latif Puji PDIP

Tak Hanya Komentari Putusan MK, Ustaz Dasad Latif Puji PDIP

Ustaz Dasad Latif menyampaikan apresiasi terhadap putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang melarang penggunaan anggaran pendidikan dalam APBN untuk membiayai
Pada Media Inggris, Erick Thohir Dukung Rencana FIFA Jual Hak Komersial Piala Dunia di Tengah Ancaman Boikot UEFA

Pada Media Inggris, Erick Thohir Dukung Rencana FIFA Jual Hak Komersial Piala Dunia di Tengah Ancaman Boikot UEFA

Di tengah gelombang penolakan dari sejumlah konfederasi besar, Ketua Umum PSSI Erick Thohir justru menegaskan dukungannya terhadap proyek bernilai fantastis tersebut karena dinilai dapat mempercepat pembangunan sepak bola Indonesia.
Ruben Onsu Dituding Selingkuh Gegara Kasur Mewah, Pengacara Langsung Tantang Penyebar Rumor!

Ruben Onsu Dituding Selingkuh Gegara Kasur Mewah, Pengacara Langsung Tantang Penyebar Rumor!

Di tengah proses penyelesaian persoalan keluarga dengan mantan istrinya, Sarwendah, Ruben Onsu kini diterpa rumor baru yang menyebut dirinya pernah berselingkuh
Pakai Bukti Video! Ruben Onsu Bongkar Momen di Acara Balet Anak, Singgung Sosok Diduga Giorgio Antonio

Pakai Bukti Video! Ruben Onsu Bongkar Momen di Acara Balet Anak, Singgung Sosok Diduga Giorgio Antonio

Presenter Ruben Onsu kembali menjadi sorotan setelah mengunggah sebuah video lama yang memperlihatkan momen dirinya menghadiri acara balet sang anak.
KPK Ungkap Mengapa Banyak Tangkap Pejabat Level Bupati dan Wali Kota Tahun Ini

KPK Ungkap Mengapa Banyak Tangkap Pejabat Level Bupati dan Wali Kota Tahun Ini

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) angkat bicara soal maraknya penangkapan terhadap Bupati ataupun Wali Kota sejak awal  2026, tetapi belum menjaring pejabat yang levelnya lebih tinggi.
Genomics & Science Dojo 3.0 Ditutup, Peneliti Indonesia Dibidik Tembus Jurnal Q1 Dunia

Genomics & Science Dojo 3.0 Ditutup, Peneliti Indonesia Dibidik Tembus Jurnal Q1 Dunia

Program pengembangan kapasitas peneliti Genomics & Science Dojo 3.0 resmi memasuki tahap akhir setelah rangkaian workshop intensif yang berlangsung pada 19–22 Juli 2026.
Istri Menteri UMKM Sebut Pajak UMKM Online Sedang Diproses Turun dari 20 ke 8 Persen, Kapan Realisasinya?

Istri Menteri UMKM Sebut Pajak UMKM Online Sedang Diproses Turun dari 20 ke 8 Persen, Kapan Realisasinya?

Pemerintah menyatakan tengah mendorong penurunan beban pajak bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berjualan melalui platform digital.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT