Pemkot Tangsel Evaluasi Program MBG, Gandeng Dinkes dan BPOM Awasi Keamanan Pangan
- Antara
Tangerang Selatan, tvOnenews.com – Pemerintah Kota Tangerang Selatan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) menyusul keluhan sejumlah orangtua siswa di wilayah Pamulang dan Pondok Kacang Barat terkait kualitas menu makanan.
Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tangsel, Tubagus Asep Nurdin, menyampaikan bahwa pemerintah daerah menerima masukan tersebut sebagai bahan perbaikan.
“Setiap anak di Tangsel adalah bagian dari tanggung jawab kami. Perhatian orangtua menjadi bentuk kepedulian yang harus kami respons secara serius,” kata Asep dilansir Sabtu (28/2/2026).
Menurut dia, Pemkot Tangsel tidak hanya menjalankan program secara administratif, tetapi juga memastikan kualitas dan kelayakan makanan yang diterima siswa tetap terjaga.
Keluhan terkait kondisi makanan yang ditemukan di SDN Pamulang Indah dan sejumlah sekolah lain disebut telah ditindaklanjuti sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh.
Libatkan Dinkes dan BPOM
Sebagai langkah pengawasan, Pemkot Tangsel menggandeng Dinas Kesehatan serta berkoordinasi dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk melakukan uji petik dan pemantauan rutin terhadap makanan yang didistribusikan ke sekolah.
Asep menjelaskan, pengawasan dilakukan pada seluruh rantai distribusi guna memastikan standar keamanan pangan terpenuhi.
“Keterlibatan kedua lembaga ini untuk memastikan kelayakan konsumsi makanan tetap sesuai standar,” ujarnya.
Selain itu, pemerintah daerah juga melakukan audit kebersihan bersama Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan vendor penyedia makanan. Evaluasi mencakup penerapan protokol higiene dan sanitasi.
Pemkot juga akan meninjau kembali variasi menu bersama ahli gizi agar komposisi makanan memenuhi prinsip gizi seimbang sesuai kebutuhan tumbuh kembang anak.
Perkuat Sistem Pengaduan
Asep menambahkan, pemerintah daerah telah menyiapkan kanal komunikasi yang lebih responsif bagi sekolah dan orangtua guna menindaklanjuti setiap laporan dengan cepat.
Ia menegaskan, insiden ini menjadi momentum untuk memperkuat sistem manajemen pangan sekolah di seluruh wilayah Tangsel.
“Program MBG tetap berjalan dengan pengawasan lebih ketat. Kami ingin memastikan anak-anak dapat belajar dengan tenang dan orangtua merasa aman,” kata Asep.
Load more