GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Transformasi Digital Tak Cukup Modal Internet Cepat, Bisnis Kini Butuh Jaringan Pintar dan Aman

Transformasi digital tidak lagi dipandang sebagai tren sementara, melainkan kebutuhan utama untuk menjaga daya saing bisnis di era ekonomi digital. Kebutuhan ini terasa semakin
Kamis, 28 Mei 2026 - 23:21 WIB
Transformasi Digital Tak Cukup Modal Internet Cepat, Bisnis Kini Butuh Jaringan Pintar dan Aman
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Transformasi digital kini menjadi fondasi penting dalam operasional bisnis modern. Perusahaan tidak lagi hanya membutuhkan koneksi internet cepat, tetapi juga sistem jaringan yang intelligent, aman, stabil, dan mudah dikelola untuk mendukung aktivitas bisnis yang semakin kompleks. 

Kebutuhan ini terasa semakin mendesak di sektor dengan mobilitas tinggi seperti hospitality, retail, pendidikan, layanan publik, hingga industri jasa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di banyak negara maju, pengembangan intelligent network telah menjadi bagian utama strategi digitalisasi industri. Singapura misalnya, terus memperluas penerapan smart infrastructure untuk mendukung sektor pariwisata, pendidikan, dan layanan publik berbasis digital. 

Sementara di Jepang dan Korea Selatan, teknologi jaringan pintar digunakan untuk mendukung sistem hotel otomatis, pembayaran digital, hingga layanan publik berbasis AI yang membutuhkan konektivitas cepat dan stabil.

Laporan International Data Corporation juga memperkirakan belanja global untuk transformasi digital terus meningkat setiap tahun seiring kebutuhan perusahaan terhadap cloud computing, keamanan siber, dan infrastruktur jaringan modern. 

Hal ini menunjukkan bahwa transformasi digital tidak lagi dipandang sebagai tren sementara, melainkan kebutuhan utama untuk menjaga daya saing bisnis di era ekonomi digital.

Di Indonesia, kebutuhan serupa mulai dirasakan pelaku usaha, khususnya sektor usaha kecil dan menengah (SMB) yang kini semakin bergantung pada teknologi digital untuk menjalankan operasional bisnis sehari-hari.

Transformasi digital tidak hanya berbicara soal hadir di marketplace atau aktif di media sosial. Di balik operasional digital, perusahaan membutuhkan fondasi jaringan yang mampu menopang aktivitas bisnis secara menyeluruh.

Melansir dari Antara, hal tersebut menjadi salah satu pembahasan utama dalam acara bertajuk “Empowering Smart Living Through Intelligent Network Solutions with Huawei e-Kit” yang digelar Hypernet Technologies bersama Huawei eKit di Bali pada 21 Mei 2026.

Dalam kegiatan tersebut, Presales Ekit Regional Bali & Lombok, Tri Setiawan, menjelaskan bahwa transformasi digital kini bukan lagi kebutuhan eksklusif perusahaan besar. 

"Solusi dari Huawei eKit dirancang khusus agar lebih mudah diimplementasikan oleh bisnis skala menengah dengan kebutuhan jaringan yang terus berkembang," katanya.

Bisnis skala menengah juga membutuhkan sistem jaringan yang adaptif untuk menjaga daya saing di tengah perkembangan teknologi yang sangat cepat.

Sementara itu, Regional Head of Bali Hypernet Technologies, Ibnu Malik, menyoroti pentingnya jaringan yang intelligent, secure, dan mudah dikelola untuk mendukung operasional bisnis modern.

Menurutnya, sektor seperti hospitality, retail, pendidikan, layanan publik, hingga industri jasa kini sangat bergantung pada konektivitas yang stabil dan aman karena tingginya mobilitas pengguna dan aktivitas digital harian.

Negara Maju Sudah Terapkan Smart Network di Banyak Sektor

Penerapan jaringan pintar sebenarnya sudah menjadi standar baru di berbagai negara maju. Singapura misalnya memanfaatkan teknologi smart network untuk mendukung layanan publik digital dan sektor pariwisata berbasis teknologi.

Di Jepang, sejumlah hotel modern telah menggunakan sistem jaringan terintegrasi untuk mengatur layanan otomatis mulai dari check-in digital, smart room, hingga pengelolaan data pelanggan secara real time.

Sementara Korea Selatan dikenal sebagai salah satu negara dengan infrastruktur internet dan cloud management paling maju di dunia. 

Menurut laporan Organisation for Economic Co-operation and Development, negara-negara dengan infrastruktur digital kuat cenderung lebih cepat beradaptasi terhadap perubahan ekonomi dan teknologi global.

Indonesia sendiri mulai bergerak ke arah yang sama. Pertumbuhan ekonomi digital dan meningkatnya penggunaan layanan berbasis cloud membuat kebutuhan terhadap jaringan modern terus meningkat, termasuk di kalangan UMKM.

Karena itu, banyak perusahaan teknologi mulai menghadirkan solusi yang lebih sederhana dan terjangkau agar dapat digunakan oleh bisnis skala menengah maupun kecil.

Solusi Wi-Fi 7 hingga AI Firewall Mulai Diperkenalkan

Dalam ajang tersebut, Huawei eKit memperkenalkan sejumlah teknologi jaringan modern seperti enterprise Wi-Fi 6 dan Wi-Fi 7, intelligent switching, AI firewall, cloud-based management, hingga solusi jaringan terintegrasi end-to-end.

Teknologi tersebut dirancang untuk menghadirkan konektivitas yang lebih stabil, aman, dan efisien sekaligus mempermudah proses deployment serta monitoring jaringan perusahaan.

Di sisi lain, Hypernet Technologies turut memperkenalkan layanan Managed Service yang mencakup konsultasi, implementasi, monitoring, hingga dukungan teknis berkelanjutan.

Ibnu Malik menjelaskan bahwa transformasi digital UMKM membutuhkan pendekatan yang lebih menyeluruh, bukan hanya menyediakan koneksi internet.

Karena itu, Hypernet juga memperkenalkan Whooz, sebuah brand baru yang menjadi turunan dari empat pilar layanan perusahaan yakni konektivitas, keamanan digital, ICT, dan layanan profesional.

Menurutnya, solusi digital end-to-end menjadi penting agar pelaku usaha kecil dan menengah dapat lebih mudah beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

Ajang tersebut dihadiri peserta dari berbagai sektor mulai hospitality, pendidikan, pemerintahan, retail, teknologi, lifestyle, keamanan siber, hingga layanan profesional lainnya. Diskusi yang berlangsung juga menyoroti tantangan implementasi transformasi digital di lingkungan bisnis yang semakin dinamis.

Kolaborasi antara penyedia teknologi dan pelaku industri dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempercepat transformasi digital di Indonesia, terutama dalam menghadapi kebutuhan konektivitas modern yang terus berkembang. (udn) 
 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
Infrastruktur dan Mobilitas Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Kota

Infrastruktur dan Mobilitas Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Kota

Kota dengan konektivitas udara dan infrastruktur yang kuat cenderung mengalami pertumbuhan kunjungan wisatawan lebih cepat dibanding wilayah lain. Di Indonesia, Makassar
Ribuan Pengunjung Padati Monas Pada Hari Kedua Libur Idul Adha 2026

Ribuan Pengunjung Padati Monas Pada Hari Kedua Libur Idul Adha 2026

Monumen Nasional atau yang dikenal sebagai Monas menjadi magnet untuk masyarakat menghabiskan waktu libur bersama keluarga.
Pria Bawa 8 Paket Ganja Siap Pakai Ditangkap di Tangerang, Ngaku Hendak Dijual Rp100 Ribu

Pria Bawa 8 Paket Ganja Siap Pakai Ditangkap di Tangerang, Ngaku Hendak Dijual Rp100 Ribu

Polres Metro Tangerang Kota menangkap seorang pria berinisial S yang kedapatan membawa narkotika jenis ganja pada Kamis (28/5) dini hari.
Rasanya Manis dan Segar, Tapi dr Zaidul Akbar Sebut Buah dan Obat ini Bisa Berbahaya Bila Kerap Dikonsumsi 

Rasanya Manis dan Segar, Tapi dr Zaidul Akbar Sebut Buah dan Obat ini Bisa Berbahaya Bila Kerap Dikonsumsi 

Terdapat beberapa jenis buah yang bisa menimbulkan dampak berbahaya apabila dikonsumsi bersamaan dengan obat tertentu, bahkan berisiko memicu serangan jantung
Misteri Kematian Lansia WNA di Tambun Bekasi, Tubuh Korban Dipenuhi Luka Bersimbah Darah

Misteri Kematian Lansia WNA di Tambun Bekasi, Tubuh Korban Dipenuhi Luka Bersimbah Darah

Polisi mengungkap fakta baru dibalik tewasnya warga negara asing (WNA) berinisial S (66) yang ditemukan bersimbah darah di Kampung Buaran, Desa Lambangsari, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Rabu (27/5) malam.

Trending

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Kasus tersebut pertama kali diungkap oleh epidemiolog Indonesia, Wa Ode Dwi Diningrat, yang hadir dalam konferensi ilmiah itu sebagai perwakilan Oxford University, Inggris.
Habiburokhman Tegaskan Hewan Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah Secara Hukum dan Syariat

Habiburokhman Tegaskan Hewan Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah Secara Hukum dan Syariat

Habiburokhman menegaskan pembelian hewan kurban Presiden Prabowo menggunakan APBN sah secara hukum dan syariat Islam.
Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM bersama tiga anggota keluarganya ditemukan meninggal dunia di tenda camping Posong Temanggung. Polisi selidiki dugaan keracunan.
ITB Buka Suara soal Prihantini, Tegaskan Dugaan Riset Palsu di Denmark Tak Berkaitan dengan Aktivitas Akademik Kampus

ITB Buka Suara soal Prihantini, Tegaskan Dugaan Riset Palsu di Denmark Tak Berkaitan dengan Aktivitas Akademik Kampus

ITB buka suara soal Prihantini yang terseret dugaan riset palsu di konferensi ilmiah Denmark, tegaskan tak terkait aktivitas akademik kampus.
Pemain Bergaji Rp6,3 Miliar Siap Suplai Bola untuk Megawati Hangestri, Ungkap Ambisi Besar Jadi Juara V-League

Pemain Bergaji Rp6,3 Miliar Siap Suplai Bola untuk Megawati Hangestri, Ungkap Ambisi Besar Jadi Juara V-League

Setter andalan Hyundai Hillstate, Kim Da-in, siap menjadi tandem baru Megawati Hangestri di V-League 2026/2027. Pemain dengan bayaran tertinggi di Liga Korea.
Sempat Hilang saat Pawai Juara Persib Bandung, Frans Putros Beri Reaksi Mengejutkan usai Ponselnya Ditemukan

Sempat Hilang saat Pawai Juara Persib Bandung, Frans Putros Beri Reaksi Mengejutkan usai Ponselnya Ditemukan

Bek Persib Bandung, Frans Putros memberikan reaksi mengejutkan. Hal itu terjadi setelah ponsel diduga miliknya yang hilang saat pawai juara berhasil ditemukan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT