News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terungkap! Sindikat Tembakau Sintetis Tangsel Beli 4 Rekening Rp200 Ribu untuk Transaksi Narkoba

Polisi mengungkap sindikat tembakau sintetis di Tangsel menggunakan empat rekening hasil pembelian di pasar gelap untuk transaksi narkoba. Polisi menelusuri
Jumat, 18 September 2026 - 23:36 WIB
Terungkap! Sindikat Tembakau Sintetis Tangsel Beli 4 Rekening Rp200 Ribu untuk Transaksi Narkoba
Sumber :
  • ANTARA

tvOnenews.com - Empat tersangka kasus produksi tembakau sintetis di Bintaro, Tangerang Selatan (Tangsel), ternyata tidak hanya menyiapkan bahan dan tempat untuk memproduksi narkotika. 

Dalam menjalankan transaksi, mereka juga menggunakan rekening yang dibeli melalui pasar gelap. Polisi menemukan sedikitnya empat rekening yang masing-masing dipegang oleh anggota sindikat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fakta itu terungkap ketika Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Nasriadi menginterogasi salah satu tersangka berinisial NK (26) dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat (18/9/2026). 

Polisi menelusuri bagaimana uang dari pembeli narkoba masuk kepada jaringan tersebut. Dari pemeriksaan itu, NK mengakui transaksi dilakukan melalui perbankan.

"Dia ngirim uang melalui apa?," kata Nasriadi.

"Dari bank, Pak," jawab NK.

Ketika ditanya mengenai rekening yang digunakan, NK menyebut setiap anggota memiliki rekening masing-masing. Menurut pengakuannya, terdapat empat rekening yang dipakai dalam aktivitas transaksi tersebut. Salah satunya bahkan dibeli dengan harga Rp200 ribu. ([Antara News][1])

Satu Instagram Dipakai Bersama, Pembeli Gunakan Akun Palsu

Menurut keterangan NK, empat tersangka masing-masing memegang satu rekening untuk kebutuhan transaksi. Mereka adalah NK (26), MR (25), IN (26), dan AL (26). Sementara aktivitas pemasaran dilakukan melalui satu akun Instagram yang digunakan secara bergantian.

"Semuanya megang, Pak, satu-satu. Ada empat rekening," ungkap NK.

"Satu IG (Instagram) sama-sama, Pak, gantian, megang semua," kata NK.

Pola tersebut menunjukkan transaksi jaringan dilakukan secara tertutup. NK juga menyebut calon pembeli tidak menggunakan identitas media sosial sebenarnya. Setiap transaksi dilakukan dengan akun media sosial palsu.

Polisi kini masih mendalami pihak yang menyediakan rekening tersebut. Penjual rekening yang dibeli sindikat juga masih ditelusuri penyidik.

Penggunaan rekening dan akun media sosial tersebut menjadi bagian lain dari modus jaringan yang sebelumnya telah terungkap memasarkan produk secara daring. Polisi menyebut jaringan ini menjalankan aktivitas jual beli melalui pasar gelap dan membatasi komunikasi dengan pelanggan tertentu.

Di sisi lain, latar belakang empat tersangka cukup beragam. Polisi menyebut mereka merupakan lulusan SMA hingga S2. AL, misalnya, mengaku merupakan lulusan S2 Kenotariatan dan belum bekerja. Sementara NK merupakan lulusan D1, sedangkan MR dan IN disebut tamatan SMA.

AL mengaku tertarik menjalankan bisnis ilegal tersebut karena melihat potensi keuntungan yang besar. Keempatnya juga mengaku memiliki ide bersama untuk menjalankan produksi tembakau sintetis.

"Ide bersama, Pak," kata AL, yang kemudian diikuti jawaban serupa dari tiga tersangka lainnya.

Para tersangka disebut mengumpulkan modal awal secara patungan. Masing-masing menyetor sekitar Rp3,5 juta yang kemudian digunakan untuk membeli cairan Pinaca, tembakau, serta bahan lain yang dibutuhkan dalam proses produksi.

Tembakau Biasa Disemprot Cairan Pinaca

Pengungkapan jaringan ini bermula dari terbongkarnya aktivitas produksi tembakau sintetis di kawasan Bintaro, Tangsel. Polisi menemukan modus dengan mengolah tembakau atau rokok biasa menggunakan cairan kimia yang mengandung zat narkotika.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Nasriadi menjelaskan bahan tersebut kemudian disemprotkan ke rokok atau tembakau sehingga menghasilkan produk yang mengandung narkoba.

“Mereka menggunakan zat kimia yang disebut Pinaca untuk dicampurkan ke cairan lainnya. Ketika rokok biasa disemprotkan dengan cairan tersebut, rokok itu jadi mengandung narkoba,” kata Nasriadi, Jumat.

Cairan tersebut diperoleh para tersangka melalui akun media sosial. Menurut polisi, pemilik akun bukan hanya menjual bahan, tetapi juga memberikan petunjuk mengenai cara mengolah dan mencampurkannya. Komunikasi dilakukan secara daring.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan empat tersangka, yakni NK, AL, MR, dan IN. Masing-masing disebut memiliki peran berbeda dalam jaringan, mulai dari pendanaan, penyediaan tempat hingga proses produksi. Polisi juga menyita sejumlah barang bukti, termasuk 164,7 gram tembakau sintetis dan 305 mililiter cairan Pinaca.

Polisi masih mengembangkan perkara tersebut, termasuk menelusuri pemasok cairan Pinaca, pihak yang menyediakan rekening, serta pembeli produk narkotika yang dipasarkan jaringan tersebut.

Atas perbuatannya, keempat tersangka dipersangkakan melanggar Pasal 610 ayat (2) huruf a dan atau Pasal 609 ayat (2) huruf a UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP juncto UU Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, dan atau Pasal 114 ayat (2) serta Pasal 132 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto UU Nomor 1 Tahun 2026, serta Permenkes Nomor 15 Tahun 2025 tentang Perubahan Penggolongan Narkotika. (udn)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hasil Latihan MotoGP Austria 2026: Kembali jadi yang Tercepat, Pedro Acosta Tak Terhentikan di Red Bull Ring

Hasil Latihan MotoGP Austria 2026: Kembali jadi yang Tercepat, Pedro Acosta Tak Terhentikan di Red Bull Ring

Hasil Latihan MotoGP Austria 2026 dengan Pedro Acosta yang kembali menjadi yang tercepat di Red Bull Ring, Jumat 18 September.
Hasil CKG Temukan Anemia pada Pelajar, Pemkot Tangsel Perkuat Pemberian Tablet Tambah Darah

Hasil CKG Temukan Anemia pada Pelajar, Pemkot Tangsel Perkuat Pemberian Tablet Tambah Darah

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus memperkuat upaya pencegahan anemia pada remaja putri setelah hasil Cek Kesehatan Gratis (CKG) terhadap sekitar 292 ribu pelajar menunjukkan sekitar 13 persen di antaranya mengalami anemia.
Jelang Libur Panjang, Jepang Ingatkan Ancaman Topan Dujuan

Jelang Libur Panjang, Jepang Ingatkan Ancaman Topan Dujuan

Badan meteorologi Jepang mengimbau kewaspadaan warga terhadap gelombang tinggi, angin kencang, tanah longsor, serta banjir di sekitar Tokyo. Hal ini mengingat potensi cuaca buruk selama libur panjang seiring mendekatnya Topan Dujuan.
Hadapi Musim Kemarau, Industri Mulai Tekan Penggunaan Air Baku

Hadapi Musim Kemarau, Industri Mulai Tekan Penggunaan Air Baku

PT Solusi Bangun Indonesia Tbk memperkuat efisiensi penggunaan air di tengah potensi musim kemarau 2026 yang lebih kering dan panjang dari kondisi normal.
Trump Berupaya Akhiri Konflik Dengan Iran Dalam Waktu Dekat

Trump Berupaya Akhiri Konflik Dengan Iran Dalam Waktu Dekat

Trump saat ini sedang berupaya mengakhiri konflik dengan Iran dalam waktu dekat. Hal ini diungkapkan oleh Penasihat Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk Urusan Arab dan Timur Tengah, Massad Boulos.
Prodi Humas Vokasi UI Gandeng Nexus Hadirkan Perspektif  Industri PR Crisis dalam Pembelajaran

Prodi Humas Vokasi UI Gandeng Nexus Hadirkan Perspektif  Industri PR Crisis dalam Pembelajaran

Program Studi Humas Sekolah Vokasi Universitas Indonesia (UI) dan Nexus Risk Mitigation and Strategic Communication (Nexus RMSC) memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri public relations (PR).

Trending

Prabowo-Gibran Hadiri Puncak HUT ke-28 PAN, Zulhas Singgung Alasan PAN Setia

Prabowo-Gibran Hadiri Puncak HUT ke-28 PAN, Zulhas Singgung Alasan PAN Setia

Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menghadiri acara Puncak HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) pada malam ini.
Prodi Humas Vokasi UI Gandeng Nexus Hadirkan Perspektif  Industri PR Crisis dalam Pembelajaran

Prodi Humas Vokasi UI Gandeng Nexus Hadirkan Perspektif  Industri PR Crisis dalam Pembelajaran

Program Studi Humas Sekolah Vokasi Universitas Indonesia (UI) dan Nexus Risk Mitigation and Strategic Communication (Nexus RMSC) memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri public relations (PR).
Jelang Libur Panjang, Jepang Ingatkan Ancaman Topan Dujuan

Jelang Libur Panjang, Jepang Ingatkan Ancaman Topan Dujuan

Badan meteorologi Jepang mengimbau kewaspadaan warga terhadap gelombang tinggi, angin kencang, tanah longsor, serta banjir di sekitar Tokyo. Hal ini mengingat potensi cuaca buruk selama libur panjang seiring mendekatnya Topan Dujuan.
Zulhas di HUT PAN: Jadi Ketua Umum Berat Juga Ya, Apalagi Jadi Presiden

Zulhas di HUT PAN: Jadi Ketua Umum Berat Juga Ya, Apalagi Jadi Presiden

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan atau Zulhas menyinggung beratnya menjadi ketua umum partai politik (parpol) hingga presiden.
Hadapi Musim Kemarau, Industri Mulai Tekan Penggunaan Air Baku

Hadapi Musim Kemarau, Industri Mulai Tekan Penggunaan Air Baku

PT Solusi Bangun Indonesia Tbk memperkuat efisiensi penggunaan air di tengah potensi musim kemarau 2026 yang lebih kering dan panjang dari kondisi normal.
Hasil Latihan MotoGP Austria 2026: Kembali jadi yang Tercepat, Pedro Acosta Tak Terhentikan di Red Bull Ring

Hasil Latihan MotoGP Austria 2026: Kembali jadi yang Tercepat, Pedro Acosta Tak Terhentikan di Red Bull Ring

Hasil Latihan MotoGP Austria 2026 dengan Pedro Acosta yang kembali menjadi yang tercepat di Red Bull Ring, Jumat 18 September.
Hasil CKG Temukan Anemia pada Pelajar, Pemkot Tangsel Perkuat Pemberian Tablet Tambah Darah

Hasil CKG Temukan Anemia pada Pelajar, Pemkot Tangsel Perkuat Pemberian Tablet Tambah Darah

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus memperkuat upaya pencegahan anemia pada remaja putri setelah hasil Cek Kesehatan Gratis (CKG) terhadap sekitar 292 ribu pelajar menunjukkan sekitar 13 persen di antaranya mengalami anemia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT