News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polrestabes Bandung Bekuk Pembunuh Perempuan Terbungkus Plastik, Tersangka Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Bandung membekuk pembunuh seorang perempuan bernama Ema Purnama (42) yang jenazahnya terbungkus plastik.
Senin, 12 Juni 2023 - 17:34 WIB
Polrestabes Bandung membekuk AN (51), pelaku pembunuhan perempuan yang jenazahnya dibangkus dalam plastik di Kota Bandung, Jawa Barat
Sumber :
  • Antara

Bandung, tvOnenews.com - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Bandung membekuk pembunuh seorang perempuan bernama Ema Purnama (42) yang jenazahnya terbungkus plastik saat ditemukan di sebuah kamar kontrakan di kawasan Cijerah, Kota Bandung, Jawa Barat.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Budi Sartono mengatakan identitas pelaku merupakan suami korban sendiri yang berinisial AN (51) ditangkap pada Minggu (11/06/2023), setelah kabur ke Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Olah TKP (tempat kejadian perkara) oleh jajaran Inafis Polrestabes Bandung, akhirnya kami mengerucut ke salah satu tersangka atas nama AN yang merupakan suami korban," kata Budi saat konferensi pers di Markas Polrestabes Bandung, di Bandung, Jawa Barat, Senin (12/06/2023).

Adapun, menurut dia, jenazah Ema itu ditemukan pada Rabu (07/06/2023) dan sempat mengagetkan masyarakat sekitar. Namun, kata dia, pembunuhan Ema itu dilakukan oleh suaminya pada Senin (05/06/2023) pagi, sekitar pukul 07.00 WIB.

Dia menjelaskan, kronologis pembunuhan itu berawal dari AN yang meminta Ema untuk datang ke kontrakannya yang berada di kawasan Cijerah itu pada Minggu (04/06/2023), yang pasangan suami istri ini sedang dalam proses perceraian.

Namun, kata dia, Ema baru datang ke kontrakan AN itu pada Senin pagi. Saat itu, AN mengajak Ema untuk rujuk, tetapi ditolak hingga AN mengaku sakit hati atas penolakan itu.

"Dan juga tersangka meminta uang senilai Rp27 juta karena yang tersangka katanya pernah membantu merenovasi kontrakan korban, dan korban tidak mau menyerahkan karena menganggap itu bukan tanggung jawabnya," kata Budi.

Usai adanya penolakan itu, AN kemudian melakukan penganiayaan terhadap istrinya itu. Setelah tidak berdaya, leher Ema dililit menggunakan kain sarung hingga meninggal dunia.

Setelah istrinya meninggal, menurut Budi, AN membawa uang dan motor milik korban untuk pergi ke luar kontrakan guna membeli plastik besar. Lalu AN kembali ke kontrakannya itu untuk membungkus mayat Ema dengan kain selimut dan dilapisi oleh plastik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

Dua hari berselang pada Rabu (7/6), menurut dia, penemuan mayat Ema terbungkus plastik itu diawali dari adanya sejumlah warga yang mencium bau tak sedap saat melintas di depan kontrakan pelaku. Lalu polisi mendatangi lokasi dan mengevakuasi jenazah ke Rumah Sakit Bhayangkara Sartika Asih.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hitung-hitungan Tanjung Verde Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026, Negara Seluas Jabodetabek Ini Berpeluang Cetak Sejarah

Hitung-hitungan Tanjung Verde Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026, Negara Seluas Jabodetabek Ini Berpeluang Cetak Sejarah

Peluang Tanjung Verde lolos 32 besar Piala Dunia 2026 terbuka lebar. Negara Afrika yang luas wilayahnya hampir setara Jabodetabek itu terus curi perhatian.
Manusia Silver Ditemukan Tewas di Belakang Warung Kopi di Probolinggo, Polisi Lakukan Penyelidikan

Manusia Silver Ditemukan Tewas di Belakang Warung Kopi di Probolinggo, Polisi Lakukan Penyelidikan

Seorang pemuda yang bekerja sebagai manusia silver ditemukan meninggal dunia di belakang sebuah warung di Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, Probolinggo
Masyarakat Lampung Minta Program MBG Dilanjutkan

Masyarakat Lampung Minta Program MBG Dilanjutkan

Masyarakat Lampung yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Lampung (AMAL) menggelar aksi damai guna meminta agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap dilanjutkan karena dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kecil.
Megawati Hangestri Belum Tiba, Kang Sung-hyung Akui Hyundai Hillstate Punya Masalah Jelang Liga Voli Korea 2026-2027

Megawati Hangestri Belum Tiba, Kang Sung-hyung Akui Hyundai Hillstate Punya Masalah Jelang Liga Voli Korea 2026-2027

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung mengakui timnya menghadapi sejumlah tantangan yang tidak mudah meski telah merekrut Megawati Hangestri jelang Liga Voli Korea 2026-2027.
Mantap, 10.000 Siswa Madrasah di Banten Digratiskan

Mantap, 10.000 Siswa Madrasah di Banten Digratiskan

Sebanyak 10.000 siswa dan siswi madrasah aliah (MA) swasta digratiskan oleh Pemerintah Provinsi Banten, guna membuka akses pendidikan yang seluas-luasnya di daerah setempat.
Gara-gara Veda Ega Pratama, Bos Red Bull KTM Ajo Akui Kecewa di Moto3 Ceko 2026

Gara-gara Veda Ega Pratama, Bos Red Bull KTM Ajo Akui Kecewa di Moto3 Ceko 2026

Veda Ega Pratama tampil impresif di Moto3 Ceko 2026 dengan melawan dominasi KTM dan finis kelima, membuat bos Red Bull KTM Ajo mengaku kecewa hasil timnya.

Trending

Belum Juga Megawati Hangestri Gabung, Legenda Hyundai Hillstate Sebut Timnya Bakal Berubah Total Musim Depan

Belum Juga Megawati Hangestri Gabung, Legenda Hyundai Hillstate Sebut Timnya Bakal Berubah Total Musim Depan

Megawati Hangestri resmi gabung Hyundai Hillstate dan langsung memicu perubahan besar. Simak komentar legenda klub Yang Hyo-jin untuk V-League 2026/2027.
Pelatih Hyundai Hillstate Bocorkan Tanggal Kedatangan Megawati Hangestri di Korea Selatan Jelang V-League 2026-2027

Pelatih Hyundai Hillstate Bocorkan Tanggal Kedatangan Megawati Hangestri di Korea Selatan Jelang V-League 2026-2027

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung, membocorkan jadwal kedatangan Megawati Hangestri ke Korea Selatan untuk memulai persiapan menghadapi Liga Voli Korea musim 2026-2027.
Klasemen Piala Dunia 2026: Mesir dan Spanyol Puncaki Grup, Tanjung Verde Berpotensi Cetak Sejarah

Klasemen Piala Dunia 2026: Mesir dan Spanyol Puncaki Grup, Tanjung Verde Berpotensi Cetak Sejarah

Klasemen Piala Dunia 2026, Senin (22/6/2026), persaingan makin ketat setelah rampungnya matchday kedua. Mesir dan Spanyol kini memimpin grup masing-masing.
Terungkap, Penyebab Utama Roy Suryo dan Dokter Tifa Dipindah ke Rutan Polda Metro

Terungkap, Penyebab Utama Roy Suryo dan Dokter Tifa Dipindah ke Rutan Polda Metro

Ihwal kasus dugaan ijazah palsu mantan Presiden ke-7, Jokowi, masih menjadi perhatian publik. Terutama terkaiat perkembangan soal nasib Roy Suryo & dokter Tifa
Piala Dunia 2026: Reaksi Kecewa Pelatih Arab Saudi usai Dihancurkan Spanyol 4-0, Akui Timnya Kalah Kualitas

Piala Dunia 2026: Reaksi Kecewa Pelatih Arab Saudi usai Dihancurkan Spanyol 4-0, Akui Timnya Kalah Kualitas

Pelatih Arab Saudi, Georgios Donis, tak menutupi kekecewaannya usai kalah dari Spanyol 0-4 di Piala Dunia 2026. Ia mengakui The Green Falcons kalah kualitas.
Dokter Tifa Ajukan Praperadilan ke Mahkamah Agung, Ramdansyah: Penangkapan Excessive Power

Dokter Tifa Ajukan Praperadilan ke Mahkamah Agung, Ramdansyah: Penangkapan Excessive Power

Usai ditetapkan tersangka dan ditangkap Podal Metro Jaya dalam kasus dugaan ijazah palsu mantan Presiden Jokowi. Kini pihak Dokter Tifa mengajukan praperadilan
Bermasalah, Hotel di Purwokerto Digugat Warga Yogyakarta

Bermasalah, Hotel di Purwokerto Digugat Warga Yogyakarta

Pendirian dan pengoperasian Hotel E di Purwokerto menghadapi persoalan hingga dibawa ke Pengadilan Negeri Purwokerto. Angka Rp4 miliar disebutkan dalam pengajuan perkara
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT