GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PPDB SMP Kota Bogor "Makan Korban", 155 Anak Didiskualifikasi

Sebanyak 913 PPDB tingkat SMP Negeri di Kota Bogor terindikasi bermasalah. Sedangkan 155 pendaftar dinyatakan didiskualifikasi karena memiliki data fiktif.
Senin, 10 Juli 2023 - 18:36 WIB
Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto saat melakukan sidak di Gang Selot Kecamatan Bogor Tengah Kota
Sumber :
  • timtvOnenews.com - Eko Hadi

Bogor, tvOnenews.com - Sebanyak 913 Pendaftar Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMP Negeri di Kota Bogor terindikasi bermasalah. Sedangkan 155 pendaftar dinyatakan didiskualifikasi karena memiliki data fiktif.

"Tidak ditemukan nama yang bersangkutan di lokasi yang didatangi, 155. Ini tentu masih akan kita lanjutkan sampai hari terakhir karena kita undur sampai hari Selasa," kata Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto, Minggu (09/07/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bima mengaku mendapat laporan dari tim verifikasi PPDB, dilaporkan bahwa ada 913 terdaftar yang memiliki indikasi bermasalah. Saat ini sudah dilakukan verifikasi faktual di lapangan sejumlah 763, masih ada sekitar 150 lagi yang masih dalam tahap verifikasi faktual.

"Nanti nama-nama pendaftar yang terbukti tidak ditemukan namanya di lapangan, di domisili yang didaftarkan, maka nama itu akan dikeluarkan, sekali lagi nama itu akan dikeluarkan dari pendaftaran PPDB," tegas Bima.

Otomatis, tambah Bima nama yang di bawahnya akan naik ke atas. Rencananya pengumuman PPDB tingkat SMP akan dilakukan pada hari Selasa (11/07/2023).

"Nama-nama yang dicurigai bermasalah akan ditindak lanjuti oleh tim, kemudian sangat mungkin didiskualifikasi sesuai dengan kewenangan kami untuk tingkat SMP," imbuh Bima.

tvonenews

Sebelumnya pada Kamis (06/07/2023) lalu Bima Arya bersama Camat Bogor Tengah melakukan verifikasi langsung ke lapangan. Ditemukan beberapa rumah yang dijadikan rumah kos, sedangkan data PPDB berada di alamat tersebut.

Dalam sidak itu, Bima memeriksa kebenaran alamat yang dicantumkan oleh calon peserta didik yang mendaftar ke SMPN 1 Kota Bogor. Terutama peserta didik yang titik koordinatnya sangat dekat dengan sekolah.

Alamat itu kemudian dicocokan dengan kondisi sebenarnya di permukiman warga di wilayah tersebut. Nama pendaftar dikonfirmasi langsung ke rumah-rumah yang tercantum di alamat tersebut.

Hasilnya, Bima menemukan banyak data calon peserta didik yang tidak cocok dengan kondisi sebenarnya. Sejumlah nama diketahui tidak tinggal di rumah itu dan tidak juga dikenali oleh sang pemilik rumah serta warga.

"Ada beberapa rumah yang tidak kami temukan nama anak itu. Ada pula yang mencurigakan yakni menggunakan koordinat dekat padahal alamatnya jauh," ucap Bima.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

(eha/ fis)


 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ikuti Super League, IBL Indonesia Resmi Gunakan Wasit Asing

Ikuti Super League, IBL Indonesia Resmi Gunakan Wasit Asing

Sejumlah wasit asing dihadirkan demi meningkatkan intensitas pertandingan dan ketatnya persaingan antar tim memasuki pertengahan musim. 
Dianggap Berisik, Pramono Tegas Tolak Lapangan Padel di Perumahan Buka Lewat dari Jam 8 Malam

Dianggap Berisik, Pramono Tegas Tolak Lapangan Padel di Perumahan Buka Lewat dari Jam 8 Malam

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa dirinya menolak operasional lapangan padel di kawasan perumahan dibuka melewati jam 8 malam.
Mengenal Kayne van Oevelen, Kiper Eropa 199 Cm yang Bisa Jadi Pesaing Baru Maarten Paes dan Emil Audero di Timnas Indonesia

Mengenal Kayne van Oevelen, Kiper Eropa 199 Cm yang Bisa Jadi Pesaing Baru Maarten Paes dan Emil Audero di Timnas Indonesia

Timnas Indonesia ketambahan raksasa baru? Mengenal Kayne van Oevelen, kiper Eropa 199 Cm keturunan Surabaya yang bisa jadi pesaing Maarten Paes dan Emil Audero.
BHR Cair Hari Ini! GoTo Salurkan Bonus Haru Raya untuk Ratusan Ribu Mitra Driver Gojek

BHR Cair Hari Ini! GoTo Salurkan Bonus Haru Raya untuk Ratusan Ribu Mitra Driver Gojek

GoTo akan menyalurkan BHR untuk ratusan ribu mitra driver Gojek melalui saldo GoPay Mitra mulai tanggal 4-6 Maret 2026.
Remaja Tewas Ditembak IPTU N Usai Tawuran Pakai Senjata Water Jelly di Makassar, Polisi Masih Tunggu Hasil Autopsi

Remaja Tewas Ditembak IPTU N Usai Tawuran Pakai Senjata Water Jelly di Makassar, Polisi Masih Tunggu Hasil Autopsi

Seorang remaja berusia 18 tahun tewas karena jadi korban penembakan oleh oknum polisi yaitu Iptu N di Makassar, Sulawesi Selatan. Polisi lakukan pendalaman.
Fadia Arafiq Jadi Tersangka Korupsi Pengadaan Jasa Outsourcing di Pemkab Pekalongan, KPK: Padahal Sudah Diingatkan Pegawainya

Fadia Arafiq Jadi Tersangka Korupsi Pengadaan Jasa Outsourcing di Pemkab Pekalongan, KPK: Padahal Sudah Diingatkan Pegawainya

Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq ditetapkan jadi tersangka atas kasus dugaan korupsi pengadaan jasa outsourcing di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Pekalongan.

Trending

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

AFC merilis hasil sidang Komite Disiplin usai kericuhan laga Persib vs Ratchaburi di ACL 2. Apakah Maung Bandung dijatuhi sanksi? Ini keputusan resmi dari AFC.
Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Menghadapi pemain Red Sparks sebagai lawan di Asian Games 2018. Pertemuan kembali seolah menegaskan perjalanan takdir yang mempertemukan Megawati Hangestri.
Mathew Baker ‘Dicoret’ Nova Arianto dari Skuad Timnas Indonesia U-20, Ini Alasannya

Mathew Baker ‘Dicoret’ Nova Arianto dari Skuad Timnas Indonesia U-20, Ini Alasannya

Mathew Baker tidak dipanggil oleh Nova Arianto dalam skuad Timnas Indonesia U-20 yang baru saja mengumumkan daftar pemain untuk pemusatan latihan (TC). Padahal, dia merupakan salah satu pemain andalan Nova.
Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu jadi kiper andalan Timnas Indonesia, mantan pemain Arema FC ini kini aktif live di TikTok untuk berjualan keripik.
Resmi Kangkangi Penyerang Andalan Timnas Jepang, Kevin Diks Jadi Pemain Asia dengan Gol Terbanyak di Liga Jerman

Resmi Kangkangi Penyerang Andalan Timnas Jepang, Kevin Diks Jadi Pemain Asia dengan Gol Terbanyak di Liga Jerman

Kevin Diks ukir sejarah di Bundesliga usai jadi pemain Asia tersubur hingga pekan ke-24, ungguli Ritsu Doan dan Yuito Suzuki di Liga Jerman.
Cristiano Ronaldo Fix Undur Diri, Siapa yang Gantikan CR7 di Laga Al Nassr vs Neom SC pada 8 Maret 2026?

Cristiano Ronaldo Fix Undur Diri, Siapa yang Gantikan CR7 di Laga Al Nassr vs Neom SC pada 8 Maret 2026?

Lantas, siapa yang dipilih oleh pelatih Jorge Jesus untuk menggantikan Cristiano Ronaldo dalam laga pekan ke-25 antara Al Nassr vs Neom SC pada 8 Maret 2026?
Peluang Pepet Persib Bandung Terbuang, Rizky Ridho Sebut Sisa Laga Seperti Final Bagi Persija

Peluang Pepet Persib Bandung Terbuang, Rizky Ridho Sebut Sisa Laga Seperti Final Bagi Persija

Kapten Persija Jakarta, Rizky Ridho, menyayangkan timnya kembali kehilangan poin penuh di kandang sendiri setelah hanya bermain imbang 2-2 melawan Borneo FC pada pekan ke-24 Super League 2025/2026 di Jakarta
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT