GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Remaja Tewas Ditembak IPTU N Usai Tawuran Pakai Senjata Water Jelly di Makassar, Polisi Masih Tunggu Hasil Autopsi

Seorang remaja berusia 18 tahun tewas karena jadi korban penembakan oleh oknum polisi yaitu Iptu N di Makassar, Sulawesi Selatan. Polisi lakukan pendalaman.
Rabu, 4 Maret 2026 - 18:21 WIB
Ilustrasi penembakan pistol pakai peluru karet
Sumber :
  • ANTARA/Pixabay

Jakarta, tvOnenews.com - Polisi masih mendalami soal tewasnya Bertrand Eko Prasetyo (18) yang ditembak oleh perwira polisi, Iptu N, usai terlibat aksi tawuran menggunakan senjata water jelly, di Jalan Toddopuli Raya, Makassar, Minggu (1/3/2026).

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana mengatakan saat ini pihaknya masih menunggu hasil autopsi untuk memastikan penyebab kematian korban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kasi Propam juga sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), penyidikan telah dimulai, tim dokter forensik juga telah melakukan otopsi, hasilnya kita tunggu," kata Arya, kepada wartawan, Rabu (4/3/2026).

Lebih lanjut Arya menerangkan, tembakan yang mengenai korban adalah tanpa ketersengajaan dari Iptu N. Awalnya bermula saat ada informasi terkait sekelompok remaja yang bermain tembak-tembakan menggunakan senjata Omega, yang meresahkan warga pengguna jalan Toddopuli.

"Iptu N melakukan penangkapan sambil melepaskan tembakan peringatan, saat korban berusaha memberontak tiba-tiba terdengar letusan senjata tanpa sengaja dari senjata Iptu N,” jelas Arya.

Atas peristiwa ini, korban mengalami luka hingga mengeluarkan darah. Selanjutnya korban langsung dilarikan ke RS Grestelina untuk mendapatkan pertolongan.

“Karena tidak cukup alat medis lalu dirujuk ke RS Bhayangkara, sampai akhirnya korban dinyatakan meninggal," jelas Arya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Arya menyebutkan, saat ini yang bersangkutan telah diamankan dan tengah dilakukan pemeriksaan. Pihak kepolisian memastikan akan menangani kasus secara profesional dan transparan.

"Kami tidak menutup-nutupi kasus ini, kami minta seluruh masyarakat dan keluarga korban percayakan pada proses pemeriksaan Iptu N, ada pidana yang kita kenakan, termasuk sanksi etik dari Propam sudah dijalankan,“ tegas Arya. (ars/iwh)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bangun Ekosistem Industri Mineral Nasional Berkelanjutan, Pria Utama: Agar Menciptakan Nilai Prekonomian Nasional

Bangun Ekosistem Industri Mineral Nasional Berkelanjutan, Pria Utama: Agar Menciptakan Nilai Prekonomian Nasional

Baru-baru ini terungkap peran MIND ID sebagai penggerak hilirisasi mineral dan batu bara nasional. Tak lain memastikan pengelolaan sumber daya alam dilakukan
Mantan Istri Founder Nussa Rara Bongkar Dugaan Suami Sewa Rumah untuk Selingkuhan, Padahal Belum Cerai

Mantan Istri Founder Nussa Rara Bongkar Dugaan Suami Sewa Rumah untuk Selingkuhan, Padahal Belum Cerai

Curhatan Annisa Hadiyanti soal dugaan perselingkuhan founder Nussa Rara viral, sebut suami diduga menyewakan rumah untuk wanita lain sebelum cerai.
Demi Hindari Macet saat Mudik Lebaran 2026, Gubernur Jabar KDM Guyur Kompensasi ke Sopir Angkot-Tukang Becak

Demi Hindari Macet saat Mudik Lebaran 2026, Gubernur Jabar KDM Guyur Kompensasi ke Sopir Angkot-Tukang Becak

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) akan memberikan kompensasi berupa uang saku kepada sopir angkot, tukang becak, hingga andong selama libur mudik Lebaran 2026.
Pemerintah Genjot Pemulihan Pascabencana di Aceh, Tito Karnavian Targetkan Pengungsi Pindah ke Huntara Sebelum Idulfitri

Pemerintah Genjot Pemulihan Pascabencana di Aceh, Tito Karnavian Targetkan Pengungsi Pindah ke Huntara Sebelum Idulfitri

Tito menjelaskan, sejak bencana melanda pada akhir November 2025, pemerintah pusat bersama pemerintah daerah telah mengerahkan berbagai sumber daya untuk menangani dampaknya.
Pastikan Batubara Aman, Direktur PLN Kunjungi Dua PLTU Besar di Jawa Tengah

Pastikan Batubara Aman, Direktur PLN Kunjungi Dua PLTU Besar di Jawa Tengah

PT PLN (persero) dipastikan akan mendapat 82 juta ton pasokan batu bara dari delapan pemasok utama, untuk disalurkan kepada pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) yang membutuhkan sebelum Hari Raya Lebaran.
Pemprov Kalteng Perkuat Pendidikan Lewat Program Seragam Sekolah Gratis

Pemprov Kalteng Perkuat Pendidikan Lewat Program Seragam Sekolah Gratis

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) meluncurkan program strategis di sektor pendidikan berupa bantuan seragam sekolah gratis bagi lebih dari 60 ribu pelajar.

Trending

Lima Bulan Usai Putus Kontrak Megawati Hangestri, Manisa BBSK Kini Hampir Juara Liga Turki

Lima Bulan Usai Putus Kontrak Megawati Hangestri, Manisa BBSK Kini Hampir Juara Liga Turki

Setelah lima bulan berlalu pisah jalan dengan Megawati Hangestri tepatnya pada akhir Oktober 2025, Manisa BBSK malah hampir keluar sebagai juara liga Turki.
Siapakah Sabrina Farhana? Istri Kedua Founder Animasi Nussa Rara Aditya Triantoro yang Terseret Skandal Perselingkuhan

Siapakah Sabrina Farhana? Istri Kedua Founder Animasi Nussa Rara Aditya Triantoro yang Terseret Skandal Perselingkuhan

Nama Sabrina Farhana menjadi sorotan publik setelah terseret dalam skandal perselingkuhan yang diduga dilakukan Founder Animasi Nussa Rara, Aditya Triantoro
Terpopuler News Internasional: Rencana Donald Trump untuk Amerika Jika Tewas di Tangan Iran, hingga Kapal Perang Iran Ditenggelamkan AS

Terpopuler News Internasional: Rencana Donald Trump untuk Amerika Jika Tewas di Tangan Iran, hingga Kapal Perang Iran Ditenggelamkan AS

Pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump soal rencana ketika ia terbunuh Iran. Kapal selam Amerika Serikat telah menenggelamkan kapal perang Iran
Pengakuan Mencenangkan Militer AS Tak Kuat Lawan Iran, Bahkan Singgung Alat Mematikan Milik Iran

Pengakuan Mencenangkan Militer AS Tak Kuat Lawan Iran, Bahkan Singgung Alat Mematikan Milik Iran

Baru-baru ini mencuat terkait pengakuan mencengangkan Militer AS, yang tidak kuat lawan Iran. Sontak, pengakuan itu menyedot perhatian publik. 
Eks Menko Polhukam Peringatkan Dwi Sasetyaningtyas Soal Bangga Status WNA Anak: Anda Bisa Sekolah Karena Indonesia Merdeka

Eks Menko Polhukam Peringatkan Dwi Sasetyaningtyas Soal Bangga Status WNA Anak: Anda Bisa Sekolah Karena Indonesia Merdeka

Eks Menko Polhukam, Mahfud MD ikut angkat bicara dan beri peringatan tegas kepada alumni LPDP Dwi Sasetyaningtyas.
Timnas Indonesia Masih Bisa Lolos Piala Dunia 2026! Coach Justin Sebut Garuda Berpotensi Main di Putaran Kelima dan Minta PSSI Lakukan Ini

Timnas Indonesia Masih Bisa Lolos Piala Dunia 2026! Coach Justin Sebut Garuda Berpotensi Main di Putaran Kelima dan Minta PSSI Lakukan Ini

Harapan Timnas Indonesia tampil di Piala Dunia FIFA 2026 ternyata belum sepenuhnya tertutup. Pengamat sepak bola Coach Justin ungkap adanya celah bagi Garuda.
Legenda Belanda Tak Habis Pikir dengan Justin Hubner, Bek Timnas Indonesia itu Disebut Cocok Gabung PSV Eindhoven

Legenda Belanda Tak Habis Pikir dengan Justin Hubner, Bek Timnas Indonesia itu Disebut Cocok Gabung PSV Eindhoven

Justin Hubner tampil gemilang bersama Fortuna Sittard. Legenda Belanda Ferdi Vierklau bahkan sebut bek Timnas Indonesia itu cocok gabung PSV Eindhoven.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT