News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polres : Warga Tewas Terbakar di Cianjur Murni Kecelakaan

Polres Cianjur memastikan warga tewas terbakar di Kecamatan Cilaku, murni akibat kecelakaan karena sempat tersengat listrik sebelum akhirnya tewas terpanggang.
Selasa, 10 Oktober 2023 - 18:55 WIB
Tim gabungan saat menemukan jasad korban Kodir (65) Warga Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, tewas terbakar di bawah kabel listrik tegangan tinggi
Sumber :
  • A

Cianjur, tvOnenews.com - Polres Cianjur, Jawa Barat, memastikan warga yang tewas terbakar di Kecamatan Cilaku, murni akibat kecelakaan karena sempat tersengat listrik sebelum akhirnya tewas terpanggang karena hasil otopsi tidak ditemukan tanda kekerasan atau luka.

Kasatreskrim Polres Cianjur, Iptu Tono Listianto di Cianjur Selasa, mengatakan korban diduga sempat tersengat listrik dari kabel tegangan tinggi yang menjuntai di lokasi kejadian, sehingga menyebabkan korban tidak sadarkan diri hingga akhirnya tewas terbakar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kodir (65) ditemukan tewas terpanggang di tengah kebakaran lahan di kawasan galian C di Kampung Geger Bitung, Desa Sukasari, Kecamatan Cilaku. Hasil pemeriksaan luar tubuh, tidak ditemukan luka akibat kekerasan atau luka lainnya," kata Tono.

Sehingga pihaknya memastikan korban murni tewas karena terjebak di tengah padang rumput yang terbakar, sedangkan api diduga berawal dari kegiatan korban yang membakar sampah di area tersebut, korban yang panik berusaha memadamkan api karena menjalar ke lahan orang lain.

Korban yang panik sempat meminta tolong pada warga yang ada di sekitar lokasi, sambil berupaya memadamkan api agar tidak sampai menjalar. Saat memadamkan api, tutur Tono, korban tersengat aliran listrik dari kabel yang menjuntai hingga tidak sadarkan diri.

"Saat tidak sadarkan diri, api terus membesar dan membakar tubuh korban. Saat ditemukan petugas gabungan, jasad korban tertelentang di atas batu besar dengan luka bakar hampir 75 persen," katanya.

Tono menegaskan, hasil otopsi yang dilakukan untuk menjawab kecurigaan berbagai pihak termasuk keluarga kalau korban meninggal murni karena kecelakaan. Saat ini, jasad korban sudah dimakamkan pihak keluarga di pemakaman umum yang tidak jauh dari tempat tinggal-nya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti diberitakan Tim gabungan temukan jasad warga Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur, atas nama Kodir (65) yang diduga terperangkap dalam kebakaran lahan di Desa Gegerbitung, Kecamatan Cilaku, Senin (09/10/2023).

Kabid Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP dan Damkar Kabupaten Cianjur, Hendra Wira Wiharja, mengatakan pertama kali pihaknya mendapat laporan kebakaran lahan yang melanda padang rumput di dekat galian pasir.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rahasia Kontrak Cristiano Ronaldo Terbongkar, CR7 Bisa Tinggalkan Al Nassr di Bursa Musim Panas Ini?

Rahasia Kontrak Cristiano Ronaldo Terbongkar, CR7 Bisa Tinggalkan Al Nassr di Bursa Musim Panas Ini?

Klausul rahasia Cristiano Ronaldo di Al Nassr terungkap. Dengan nilai Rp800 miliar, CR7 berpeluang hengkang musim panas jika ketidakpuasan pada klub tak kunjung reda.
Real Madrid Siapkan Dana Fantastis Demi Boyong Enzo Fernandez, Manfaatkan Celah Minim Prestasi The Blues

Real Madrid Siapkan Dana Fantastis Demi Boyong Enzo Fernandez, Manfaatkan Celah Minim Prestasi The Blues

Real Madrid dikabarkan siap menebus Enzo Fernandez dengan tawaran fantastis demi memperkuat lini tengah. Gelandang Chelsea itu disebut ingin hengkang musim panas nanti.
Petenis Indonesia Janice Tjen Dramatis Tembus Perempat Final Nomor Ganda di Abu Dhabi Open 2026

Petenis Indonesia Janice Tjen Dramatis Tembus Perempat Final Nomor Ganda di Abu Dhabi Open 2026

Dua petenis Asia Tenggara, Janice Tjen dan Alexandra Eala berhasil menembus babak perempat final Abu Dhabi Open 2026.
Inter Milan Resmi Dijatuhi Hukuman Berat dari Pemerintah Italia Imbas Insiden Lempar Petasan kepada Emil Audero

Inter Milan Resmi Dijatuhi Hukuman Berat dari Pemerintah Italia Imbas Insiden Lempar Petasan kepada Emil Audero

Inter Milan resmi dijatuhi hukuman berat oleh pemerintah Italia gara-gara insiden lempar petasan di laga kontra Cremonese. Insiden itu telah melukai kiper Timnas Indonesia, Emil Audero.
Prabowo Siapkan Reboisasi 12,7 Juta Hektare, Hashim Ungkap Rp2 Triliun Digelontorkan untuk Way Kambas

Prabowo Siapkan Reboisasi 12,7 Juta Hektare, Hashim Ungkap Rp2 Triliun Digelontorkan untuk Way Kambas

Pemerintah Indonesia menyiapkan langkah besar di sektor lingkungan hidup dengan menargetkan reboisasi atau penghijauan kembali terhadap 12,7 juta hektare lahan kritis dan hutan rusak.
Penyelundupan Benih Lobster Ilegal yang Bisa Buat Rugi Negara Rp4,28 M Digagalkan, Begini Modusnya

Penyelundupan Benih Lobster Ilegal yang Bisa Buat Rugi Negara Rp4,28 M Digagalkan, Begini Modusnya

Upaya penyelundupan puluhan ribu benih bening lobster (BBL) ilegal tujuan luar negeri berhasil digagalkan aparat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -
Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Kasus dugaan penelantaran anak yang menyeret nama artis Denada menjadi sorotan publik. Kini sudah mengakui Ressa sebagai anak.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT