News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

"Algojo" Penyerangan Pengusaha Daging Asal Garut Terekam CCTV, Polisi : Masih Dilakukan Pendalaman

Pengusaha daging, Rivan Subhan Fauzi seolah sudah menjadi target utama karena korban diserang sendirian, saat beraktifitas rutin, keluar rumah pada saat Subuh.
Jumat, 17 November 2023 - 15:48 WIB
CCTV algojo penyerangan pengusaha daging di Garut.
Sumber :
  • Taufiq Hidayah

Garut, tvOnenews.com - Misteri penyerangan yang dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap pengusaha daging asal Garut, Jawa Barat, masih menjadi teka-teki keluarga.

Bagaimana tidak, korban dieksekusi oleh pelaku saat keluar rumah pada pagi buta atau subuh pukul 04.12 WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keluarga yang mengantongi CCTV kejadian menduga bahwa pelaku profesional sebagai algojo penyerangan.

Unit Jatanras dan tim Sancang Polres Garut, Jawa Barat, dikerahkan untuk memburu pelaku penyerangan terhadap pengusaha daging asal Komplek Darul Mitaqin, Desa Jayaraga, Kecamatan Tarogong Kidul, Garut.

Korban bernama Rivan Subhan Fauzi (33), menderita luka retak tulang tengkorak mata sebelah kanan, tulang hidung patah, serta luka lain di punggung dan leher, akibat dieksekusi OTK pada Senin (13/11/2023) lalu.

Polisi memastikan bahwa pihaknya masih bekerja di lapangan dan  telah menerima laporan resmi dari orang tua korban.

"Laporan sudah ada, sudah diterima, saat ini tim masih di lapangan untuk penyelidikan termasuk pendalaman," kata AKP Ari Rinaldo, Kasat Reskrim Polres Garut, Jumat (17/11/2023).

Keluarga korban mengira bahwa pelaku merupakan algojo alias eksekutor profesional, karena membuat korban terluka parah hingga kondisinya kritis. Hampir seluruh tulang di wajah cidera, bahkan retak dan patah.

Apalagi korban seolah sudah menjadi target utama karena korban diserang ketika sendirian, saat hendak beraktifitas rutin, yaitu keluar rumah pada saat Subuh.

"Sepertinya pelaku tahu bahwa anak saya memang setiap hari keluar rumah Subuh. Memang setiap hari harus ke pasar, kan berjualan daging sapi. Karena memang rumah dengan lokasi berjualan dekat, kadang anak saya jalan kaki, kadang juga pakai motor, tapi pas kejadian anak saya memang jalan kaki," kata Odang, orang tua korban.

Odang juga mengantongi rekaman CCTV saat pelaku mengeksekusi korban. Bukti CCTV tersebut selanjutnya telah diserahkan kepada pihak kepolisian.

"Terlihat di CCTV, korban diserang oleh eksekutor pukul 04.12 WIB Subuh. Kalo mau menduga-duga ya seperti pelaku ini tahu bahwa target akan keluar jam segitu. Kemudian luka pada korban pun terbilang luar biasa, retak tengkorak mata kanan, hidung patah, terus cidera punggung dan leher, seperti pelakunya profesional," jelasnya.

Kini korban telah dirujuk ke salah satu rumah sakit di Bandung, karena rumah sakit di Garut kekurangan alat untuk proses operasi.

Rencananya Rivan akan dioperasi pada Sabtu (18/11/2023) di RS Borromeus Bandung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Besok harus operasi, sudah dijadwalkan oleh dokternya, karena memang korban kesulitan berbicara efek cedera parah di wajah. Berharap polisi segera mengungkap kasus penyerangan ini, keluarga merasa tak pernah memiliki musuh selama hidup," tutupnya.(thh/rfi)
 
    
    
     

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Oknum Guru Bergelar "Ustaz" di Sekolah Internasional Serpong Diduga Lecehkan Siswi, Terjadi saat Korban Kelas 4 SD hingga 1 SMP

Oknum Guru Bergelar "Ustaz" di Sekolah Internasional Serpong Diduga Lecehkan Siswi, Terjadi saat Korban Kelas 4 SD hingga 1 SMP

Seorang oknum guru bergelar ustaz di salah satu sekolah internasional di Serpong, Tangerang Selatan, diduga melakukan pelecehan terhadap seorang siswi. Ini kata polisi.
Padahal Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Bek Malaysia Bangga Bisa Tahan Imbang Skuad Garuda: Sulit Tundukkan Garuda

Padahal Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Bek Malaysia Bangga Bisa Tahan Imbang Skuad Garuda: Sulit Tundukkan Garuda

Bek Timnas Malaysia, Dion Cools, tetap bangga meski Harimau Malaya gagal menang atas Timnas Indonesia dalam lanjutan FIFA ASEAN Cup 2026.
172 Peserta PPDS Unair Mual, Muntah hingga Pusing Usai Ikuti Pradik, Sampel Makanan Diperiksa

172 Peserta PPDS Unair Mual, Muntah hingga Pusing Usai Ikuti Pradik, Sampel Makanan Diperiksa

172 Peserta PPDS Unair mengalami mual, muntah hingga pusing setelah mengikuti kegiatan pra-pendidikan di RSUD Dr. Soetomo pada Senin (28/9/2026).
Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Ketum PSSI Erick Thohir meminta Timnas Indonesia alihkan fokus setelah bermain imbang 0-0 melawan Malaysia. Skuad Garuda diminta bangkit demi tiket ke final.
3 Shio Beruntung Soal Karier Besok 30 September 2026

3 Shio Beruntung Soal Karier Besok 30 September 2026

3 shio diprediksi beruntung soal karier besok 30 September 2026. Ada peluang menunjukkan kemampuan, mendapat kepercayaan baru, hingga menemukan kesempatan menarik.
Timnas Indonesia Mati Kutu usai Thom Haye Dikartu Merah, John Herdman Siapkan Perubahan Lawan Bangladesh

Timnas Indonesia Mati Kutu usai Thom Haye Dikartu Merah, John Herdman Siapkan Perubahan Lawan Bangladesh

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menemukan pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi jelang menghadapi Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026.

Trending

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Timnas Indonesia Dapat Apresiasi Meski Gagal Menang, Pelatih Malaysia Sampai Terpukau dan Lempar Pujian Buat Garuda: Sangat Kuat

Timnas Indonesia Dapat Apresiasi Meski Gagal Menang, Pelatih Malaysia Sampai Terpukau dan Lempar Pujian Buat Garuda: Sangat Kuat

Timnas Indonesia gagal menang atas Malaysia, tetapi kokohnya pertahanan Garuda membuat Tan Cheng Hoe terpukau hingga melontarkan pujian usai laga.
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT