News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pemda Bandung Barat Bakal Lunasi Tunggakan 27 Mahasiswa UIN Bandung Asal KBB Lewat Jalur Bansos Usai Terancam di DO 

Sebanyak 27 orang mahasiswa dari Universitas Islami Negeri (UIN) asal Kabupaten Bandung Barat bakal mendapatkan Bansos dari pemerintah daerah.
Rabu, 7 Februari 2024 - 18:24 WIB
Kabag Kesra Kabupaten Bandung Barat, Hasanudin
Sumber :
  • timtvOnenews.com - Ilham Ariyansyah

Bandung Barat, tvOnenews.com - Sebanyak 27 orang mahasiswa dari Universitas Islami Negeri (UIN) asal Kabupaten Bandung Barat (KBB) bakal mendapatkan bantuan sosial (Bansos) dari Pemerintah Daerah (Pemda) Bandung Barat, Jawa Barat. 

27 mahasiswa UIN Bandung asal KBB tersebut terancam di drop out (DO) pihak UIN Bandung, karena menunggak pembayaran sebanyak 5 kali semester. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Hasanudin mengatakan, 27 mahasiswa UIN Bandung asal Bandung Barat tersebut terhambat dalam masalah pembiayaan semester. Namun, tidak termasuk bagian penerima beasiswa dari Pemda Bandung Barat

Dijelaskan Hasanudin, 27 mahasiswa UIN Bandung itupun sebelumnya berjumlah 50 orang. Namun saat ini sisanya berjumlah 27 orang dan berasal dari kalangan keluarga tidak mampu. 

"Dari total 50 mahasiswa, sisanya 28 orang, tetapi yang 1 orang merupakan dari keluarga mampu. Sedangkan 27 mahasiswa dari keluarga tidak mampu," ujar Kabag Kesra, Hasanudin pada Selasa, (06/02/2024). 

Menurutnya, Pemda Bandung Barat sudah berusaha memberikan bantuan, karena setiap tahunnya sudah disediakan hibah untuk beasiswa melalui UIN Bandung. 

Meski demikian, kata Hasanuddin, karena prosedurnya dianggap tidak memenuhi Peraturan Bupati (Perbup) tentang beasiswa. Maka, setiap dana yang disiapkan tidak terserap. 

"Berdasarkan saran dari BPKP dan BPK. Karena tidak memenuhi akhirnya tidak terserap," tuturnya. 

Selain itu, Hasanuddin menyebutkan,pihaknya telah melakukan diskusi dan menyarankan ke Pj Bupati Bandung Barat Arsan Latif agar adanya Extraordinary dan tidak berdasarkan Perbup. 

Adapun terkait 27 mahasiswa UIN Bandung yang tidak memenuhi prosedur program beasiswa, Hasanuddin menjelaskan, Pemda Bandung Barat akan menyelamatkan 27 mahasiswa tersebut melalui jalur Bansos. 

"Cara menyelamatkan 27 mahasiswa tersebut akhirnya harus melalui jalur Bansos,"katanya. 

Selanjutnya, Hasanuddin mengaku, pihaknya sudah mendatangi UIN Bandung upaya melakukan pemenuhan administrasi melalui jalur Bansos untuk membantu 27 mahasiswa asal Bandung Barat yang sebelumnya sudah dibantu 3 semester oleh pihak Baznas. 

Sesuai instruksi Pj Bupati Bandung Barat Arsan Latif, Hasanuddin menyampaikan, administrasi 27 mahasiswa tersebut akan dipenuhi oleh Pemda Bandung Barat. Sehingga, bisa menyelesaikan perkuliahannya. 

"Untuk 5 semester yang belum terbayar akan diusahakan Pemda Bandung Barat, karena Pj Bupati sudah menginstruksikan agar administrasi 27 mahasiswa tersebut segera dipenuhi,"tuturnya. 

Lebih lanjut, Hasanuddin menuturkan, 27 mahasiswa UIN Bandung asal KBB tersebut seharusnya sudah masuk di semester akhir (8). Namun, ditunda oleh pihak UIN Bandung akibat terkendala masalah pembayaran di uang kuliah tunggal (UKT). 

Terkait pola pembayaran UKT, Hasanuddin mengungkapkan, UKT mahasiswa UIN Bandung senilai Rp2.466.000,- untuk 1 semester dan semuanya sudah termasuk berbagai kegiatan perkuliahan dan lainnya. 

"27 mahasiswa UIN Bandung itu semesternya Rp 2. 466.000,00, belum dibayar 5 semester dengan jumlah totalnya senilai Rp 332.910.000,00," ujarnya. 

Hasanuddin menegaskan, 27 mahasiswa tersebut bukan program beasiswa dari Pemda Bandung Barat sesuai dengan Perbup Nomor 63 tahun 2017, tentang pemberian beasiswa kuliah program Sarjana, D4 dan D3 bagi mahasiswa berprestasi yang berasal keluarga tidak mampu. 

"Intinya, 27 mahasiswa UIN Bandung asal KBB tersebut berasal dari keluarga tidak mampu," tutupnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

(ila/ fis) 
    

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BNN Minta Vape Dilarang Total, DPR Respons Begini

BNN Minta Vape Dilarang Total, DPR Respons Begini

Anggota Komisi III DPR RI, Rudianto Lallo, menilai pelarangan vape layak dipertimbangkan, terutama jika didukung hasil riset soal kandungan berbahaya di dalamnya.
Rekontruksi Pembunuhan Disertai Mutilasi dan Perampokan di Brebes, Pelaku Peragakan 23 Adegan

Rekontruksi Pembunuhan Disertai Mutilasi dan Perampokan di Brebes, Pelaku Peragakan 23 Adegan

Kasus pembunuhan disertai mutilasi dan perampokan yang terjadi di Desa Sukareja, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, pada pertengahan bulan Februari 2026, lalu akhirnya memasuki tahap rekontruksi.
Hasil Final Four Proliga 2026: Bungkam Pemuncak Klasemen, Jakarta Pertamina Enduro Langsung jadi Juara Putaran Pertama

Hasil Final Four Proliga 2026: Bungkam Pemuncak Klasemen, Jakarta Pertamina Enduro Langsung jadi Juara Putaran Pertama

Hasil Final Four Proliga 2026 pertandingan pembuka dari seri kedua yang berlangsung di Kota Solo antara Jakarta Pertamina Enduro menghadapi Gresik Phonska Plus.
Sempat Terkena Skandal Paspor Bersama Dean James, Nathan Tjoe A On dan Tim Geypens Resmi Kembali Bermain di Liga Belanda

Sempat Terkena Skandal Paspor Bersama Dean James, Nathan Tjoe A On dan Tim Geypens Resmi Kembali Bermain di Liga Belanda

Willem II dan FC Emmen mengumumkan bahwa Nathan Tjoe-A-On dan Tim Geypens bisa kembali memperkuat tim pada Kamis (9/4/2026). 
Tegang, Menteri Pariwisata Gelagapan saat Ditanya Soal Anggaran Pada Rapat DPR, Saleh Daulay: Biasa Kita Hadapi Begini

Tegang, Menteri Pariwisata Gelagapan saat Ditanya Soal Anggaran Pada Rapat DPR, Saleh Daulay: Biasa Kita Hadapi Begini

Tiba-tiba suasana menjadi tegang saat Kementerian Pariwisata melakukan rapat kerja bersama Komisi VII DPR RI ketika membahas mengenai anggaran, Rabu (1/4/2026).
Ribuan Pasutri di Sleman Ajukan Cerai, Masalah Pertengkaran Hingga Ekonomi Mendominasi

Ribuan Pasutri di Sleman Ajukan Cerai, Masalah Pertengkaran Hingga Ekonomi Mendominasi

Angka perceraian di Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta menunjukkan tren yang mengkhawatirkan. 

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilai oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT