GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Puting Beliung di Rancaekek Bandung Sebabkan 29 Orang Terluka, Pj Gubernur Jabar : Korban Jiwa Nihil

Angin puting beliung yang menerjang di wilayah Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (21/02/2024), menyebabkan 29 orang terluka dan nihil korban jiwa.
Kamis, 22 Februari 2024 - 12:01 WIB
Pj Gubernur Jabar, Bey Machmudin saat memantau lokasi yang tertimpa angin puting beliung pada Rabu (21/02/2024) sore
Sumber :
  • tvOnenews.com - Ilham Ariyansyah

Kabupaten Bandung, tvOnenews.com - Angin puting beliung yang menerjang di wilayah Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (21/02/2024), menyebabkan 29 orang terluka. Beruntung tidak ada korban jiwa yang timbul akibat terjangan angin puting beliun tersebut.

Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin langsung meninjau lokasi terdampak puting beliung di wilayah Rancaekek, Kabupaten Bandung. Bey pun mengecek sejumlah korban luka akibat terkena reruntuhan matrial yang jatuh terkena hantaman angin yang sangat kencang tersebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bey Machmudin mengatakan, sementara data yang diterima, ada 29 korban luka yang telah terdata dan kini tengah menjalani perawatan. 19 orang di Klinik Kahatex dan 10 orang lainnya di Rumah Sakit Kesejahteraan Keluarga.

"Pasien luka ringan. Semua berobat jalan. Kadinkes Jabar (Vini Adiani Dewi) saat ini tengah mendata berapa jumlah pasien,"kata Bey dilokasi terdampak, Rabu (21/01/2023). 

Bey pun memastikan, hingga saat ini belum ada korban jiwa atas kejadian bencana putung beliung tersebut. 

"Saya pastikan tidak ada korban jiwa. Korban merupakan pegawai pabrik yang akan pulang, tiba-tiba kakinya tertimpa tembok. Ada yang luka di kepala, tapi tidak ada luka serius,"ungkapnya.

Saat ini, situasi diakuinya sudah kondusif tetapi bantuan belum dapat berjalan maksimal karena kondisi jalanan yang macet.
 
"Mobil kebencanaan dan ambulan juga dikirimkan, tengah di jalan karena terjebak macet,"katanya.

Atas bencana yang terjadi, Bey Machmudin menyampaikan rasa prihatin dan berharap kondisi segera pulih dan para pihak seperti TNI, Polri, Basarnas, BPBD bersama masyarakat saling bahu-membahu membersihkan puing atap rumah dan material yang terbawa angin.

Dia pun mengimbau kepada masyarakat untuk waspada, karena Jawa Barat terbilang sangat rentan cuaca ekstrem di musim hujan.

"Saya dengan BMKG koordinasi. Puting beliung ini tidak bisa diprediksi. Masyarakat harus waspada, jangan sampai kita lengah,"ujarnya.


Sementara Kepala BMKG Jabar, Teguh Rahayu mengatakan, suhu muka laut di sekitar wilayah Indonesia relatif hangat. Hal itu mendukung penambahan suplai uap air ke wilayah Indonesia termasuk wilayah Jawa Barat dan sekitarnya.

"Itu juga selaras dengan kelembapan udara di lapisan 850-500 mb yang relatif basah yakni antara 45-95%,"katanya.

Selain itu, Rahayu menambahkan, terpantau juga adanya sirkulasi siklonik di Samudera Hindia barat Pulau Sumatera yang mengakibatkan terbentuknya area netral poin dengan area pertemuan dan perlambatan angin (konvergensi) serta belokan angin (shearline) berada di sekitar wilayah Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kondisi ini mampu meningkatkan pertumbuhan awan disekitar wilayah konvergensi dan belokan angin tersebut,"ungkapnya.

(ila/ fis)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Blak-blakan Pengamat soal Fenomena Pemain Diaspora Eropa yang Pulang Kampung ke Super League Indonesia: Mereka Sulit Bersaing di Luar

Blak-blakan Pengamat soal Fenomena Pemain Diaspora Eropa yang Pulang Kampung ke Super League Indonesia: Mereka Sulit Bersaing di Luar

Pengamat sepak bola nasional Mohamad Kusnaeni menilai fenomena pemain diaspora yang merapat ke klub-klub Super League Indonesia sebagai proses yang wajar.
DPR Desak Akses Pancuran 13 Guci Digratiskan Lagi: Kembalikan ke Warga Tanpa Pungutan

DPR Desak Akses Pancuran 13 Guci Digratiskan Lagi: Kembalikan ke Warga Tanpa Pungutan

DPR mendesak agar akses menuju kolam ikonik Pancuran 13 dikembalikan menjadi gratis demi memulihkan ekonomi warga dan menarik kembali kunjungan wisatawan yang sempat merosot drastis.
Ini Alasan Pesan Denada Tak Kunjung Dijawab oleh Ressa Rossano, Kuasa Hukum Singgung Pihak Lain

Ini Alasan Pesan Denada Tak Kunjung Dijawab oleh Ressa Rossano, Kuasa Hukum Singgung Pihak Lain

Ressa Rossano disebut mengalami perubahan sikap usai diakui anak kandung oleh Denada.
Mengenal Demiane Agustien, Wonderkid Arsenal Berdarah Jakarta yang Eligible Bela Timnas Indonesia

Mengenal Demiane Agustien, Wonderkid Arsenal Berdarah Jakarta yang Eligible Bela Timnas Indonesia

Mengenal Demiane Agustien, wonderkid Arsenal berdarah Jakarta, Indonesia yang tengah mencuri perhatian lewat performa gemilang. Simak profilnya hingga peluangnya bela Timnas Indonesia.
Jelang MotoGP 2026 yang Mulai dalam Waktu Dekat, Bos Ducati Pede Francesco Bagnaia akan Bangkit pada Musim Ini

Jelang MotoGP 2026 yang Mulai dalam Waktu Dekat, Bos Ducati Pede Francesco Bagnaia akan Bangkit pada Musim Ini

Jelang dimulainya gelaran MotoGp 2026 dalam waktu dekat, Tim Ducati Lenovo kini tengah diselimuti optimisme tinggi terkait performa dari Francesco Bagnaia.
Miris! Balita 4 Tahun Berteriak Kelaparan Saat Dikunci di Kamar Kos Paman dan Bibinya

Miris! Balita 4 Tahun Berteriak Kelaparan Saat Dikunci di Kamar Kos Paman dan Bibinya

Seorang balita perempuan berusia 4 tahun di Kota Surabaya diduga menjadi korban penyiksaan oleh paman dan bibinya di sebuah kamar kos kawasan Bangkingan Timur. 

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT