News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ini Cara Unik Polisi Garut Agar Anak Tak Takut Jarum Vaksin

"saya pa mau jadi polisi, nanti besar mau jadi polisi biar bisa nangkap penjahat," jawab seragam anak - anak saat mau divaksin.
Jumat, 14 Januari 2022 - 14:30 WIB
Seorang anak menunjukan sertipikat vaksin ditemani seorang polisi
Sumber :
  • timtvOne - Taufik Hidayah

Garut, Jawa Barat - Membujuk anak agar tidak takut disuntik vaksin tidaklan gampang. Untuk mengatasi hal tersebut Kepolisian Garut memiliki cara yang unik agar anak berani disuntik vaksin. Polisi menyemangati bagi anak yang berani divaskin, jika sudah besar nanti akan menjadi seorang polisi. 

Vaksin tahap pertama bagi anak dan pelajar di Garut, Jawa Barat kali ini menjadi prioritas gerai vaksin Polres Garut. Agar anak tak takut saat melihat jarum suntik, ada cara unik yang dilakukan petugas kepolisian agar anak semangat dan mau divaksin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Cara Kepolisian Garut merayu anak agar tidak takut jarum suntik saat divaksin menuai pujian. Anak-anak usia 6-11 tahun yang prioritas mendapat vaksin covid 19 tahap pertama pun dibuat terhibur dan tak merasakan apa pun saat disuntikan vaksin.

Banyaknya anak usia dini yang bercita - cita menjadi anggota Polri dan TNI, menjadi pintu masuk petugas bisa meyakinkan anak yang akan divaksin bahwa divaksin tidak sakit,"ayo siapa nanti sudah besar mau jadi polisi?, kalo mau jadi polisi harus berani divaksin" tanya petugas Babinmas kepada anak yang akan divaksin.

Pertanyaan petugas Babinmas sontak dijawab oleh anak-anak peserta vaksin dengan semangat. "saya pa mau jadi polisi, nanti besar mau jadi polisi biar bisa nangkap penjahat," jawab seragam anak - anak.

Cara petugas agar anak tak takut divaksin ini pun terbilang ampuh, anak peserta vaksinasi tegap dan berani melihat jarum suntik. Sebanyak 52 anak peserta vaksin dari SD El Ittihad terlihat gagah berani melihat jarum suntik.

Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono mengatakan,"gerai vaksin polres Garut saat ini prioritas melakukan vansin anak usia 6 sampai 11 tahun. Proses vaksinasi ini biasanya dilakukan di sekolah tempat anak belajar, atau bisa di aula Desa setempat. Petugas dilapangan akan terus menggenjot vaksinasi agar capaian targetnya bagus,"kata Kapolres, Jumat (14/1/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Para orang tua murid peserta vaksin memuji pendekatan petugas kepolisian terhadap anak, beberapa perwakilan otang tua mengaku,"pak polisinya humanis, bisa pendekatan ke anak - anak, jadi orang tua tak khawatir anak menangis saat melihat jarum suntik,"saut para orang tua.

(Taufiq Hidayah/ fis)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Respons Soal Hasil Kajian KPRP ke Prabowo, Sikap Kapolri Dinilai Bawa Institusi Menuju Reformasi

Respons Soal Hasil Kajian KPRP ke Prabowo, Sikap Kapolri Dinilai Bawa Institusi Menuju Reformasi

Komisi Percepatan Reformasi Polri (KPRP) melakukan pertemuan dengan Presiden RI, Prabowo Subianto pada Selasa (5/5/2026).
Top 3 Timnas Indonesia: Jay Idzes Banding-bandingkan Suporter Skuad Garuda, Peluang Lolos Piala Dunia 2030, Opsi Kiper 199 cm untuk Timnas Indonesia

Top 3 Timnas Indonesia: Jay Idzes Banding-bandingkan Suporter Skuad Garuda, Peluang Lolos Piala Dunia 2030, Opsi Kiper 199 cm untuk Timnas Indonesia

Dinamika sepak bola Tanah Air tengah menjadi sorotan, mulai dari pengakuan emosional sang kapten hingga peluang Timnas Indonesia tampil di Piala Dunia 2030.
Patra Jasa Bukukan Pendapatan Rp5,5 Triliun, Melejit Lampaui Target RKAP 2025

Patra Jasa Bukukan Pendapatan Rp5,5 Triliun, Melejit Lampaui Target RKAP 2025

Berdasarkan laporan keuangan audited 2025, Patra Jasa membukukan pendapatan mencapai Rp5,5 triliun, melampaui target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 18 persen.
Bukan Film, Perang Sipil Simpanse Ini Benar-Benar Terjadi di Uganda

Bukan Film, Perang Sipil Simpanse Ini Benar-Benar Terjadi di Uganda

Di hutan Kibale National Park, Uganda, para ilmuwan menyaksikan sesuatu yang selama ini dianggap sangat langka di dunia hewan yaitu perang sipil antar simpanse.
Warning Keras Persib Bandung ke Persija Jakarta! Thom Haye Blak-blakan Soal Kekuatan Maung Bandung Jelang El Clasico Penentu Gelar

Warning Keras Persib Bandung ke Persija Jakarta! Thom Haye Blak-blakan Soal Kekuatan Maung Bandung Jelang El Clasico Penentu Gelar

Persib Bandung makin percaya diri jelang lawan Persija usai tekuk PSIM. Thom Haye ungkap evaluasi penting yang bisa jadi kunci kemenangan di laga panas.
Jumlah Korban Kecelakaan Bus ALS vs Truk Tangki di Muratara: 4 Orang Tewas Terbakar, 1 Luka Ringan

Jumlah Korban Kecelakaan Bus ALS vs Truk Tangki di Muratara: 4 Orang Tewas Terbakar, 1 Luka Ringan

Kecelakaan Bus ALS vs truk tangki di Muratara menewaskan 4 orang dan 1 luka ringan. Polisi masih mendata penumpang lain dan menyelidiki penyebab.

Trending

Demi Bertemu Gubernur Sherly Tjoanda, Pemuda Asal Sumut Nekat Jalan Kaki dari Sumatera-Malut: Ingin Foto Aja

Demi Bertemu Gubernur Sherly Tjoanda, Pemuda Asal Sumut Nekat Jalan Kaki dari Sumatera-Malut: Ingin Foto Aja

Video seorang pemuda asal Sumatera Utara (Sumut) nekat jalan kaki dari Gorontalo ke Malut agar bisa bertemu Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos viral.
Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Pelatih Hillstate Kang Sung-hyung sanggupi ajakan makan pecel dan rempeyek khas jawa setelah menyaksikan pertandungan Megawati Hangestri di final Proliga 2026.
Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Gubernur Malut Sherly Tjoanda kehabisan kata-kata ketika tahu ada warganya yang istrinya berusia 40 tahun lebih muda saat kunjungan atau sidak ke masyarakat.
Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Megawati Hangestri berbinar-binar setelah ditraktir makan siang ala Korea oleh pelatih Hillstate Kang Sung-hyung setelah datang ke final Proliga 2026 silam.
Tak Lagi Melatih, Ini Rencana Besar STY untuk Timnas Indonesia: Saya Akan

Tak Lagi Melatih, Ini Rencana Besar STY untuk Timnas Indonesia: Saya Akan

Pemecatan Shin Tae-yong dari kursi pelatih Timnas Indonesia pada awal 2025 tak hanya mengakhiri masa kepemimpinannya, tetapi juga menghentikan sejumlah rencana.
Resmi! Persija Jakarta Vs Persib Bandung Gagal Digelar di SUGBK, El Clasico Indonesia Berlangsung di Luar Pulau Jawa

Resmi! Persija Jakarta Vs Persib Bandung Gagal Digelar di SUGBK, El Clasico Indonesia Berlangsung di Luar Pulau Jawa

Direktur I.League, Ferry Paulus, resmi mengumumkan perpindahan venue Persija Jakarta melawan Persib Bandung. Duel bertajuk El Clasico Indonesia itu gagal digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Stok Pemain Berkualitas Timnas Indonesia Berlimpah, 5 Legiun Asing Eligible Jadi WNI dan Bisa Dipanggil John Herdman untuk Piala AFF 2026

Stok Pemain Berkualitas Timnas Indonesia Berlimpah, 5 Legiun Asing Eligible Jadi WNI dan Bisa Dipanggil John Herdman untuk Piala AFF 2026

Timnas Indonesia punya opsi pemain berkualitas jelang Piala AFF 2026. Di tengah keterbatasan skuad, pemain asing yang penuhi syarat naturalisasi mulai dilirik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT