GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Citarasa dan Aromanya Khas, Kopi Kabupaten Bandung Tetap Diperhitungkan Dunia

Kopi merupakan salah satu komoditas unggulan Indonesia. Salah satu daerah yang banyak memasok kopi adalah wilayah Jabar, terutama Kabupaten Bandung.
Senin, 31 Januari 2022 - 10:17 WIB
Mentan Sahrul Yasin Limpo Bersama Bupati Bandung Dadang Supriatna melakukan penanaman pohon kopi di Pasirjambu, Bandung, Jabar.
Sumber :
  • tim tvOne - Suhendar

Bandung, Jawa Barat - Kopi merupakan salah satu komoditas unggulan Indonesia. Salah satu daerah yang banyak memasok kopi adalah wilayah Jabar, terutama Kabupaten Bandung.

Kopi-kopi yang dihasilkan oleh para petani di daerah ini bahkan telah menembus pasar internasional. Tak heran, Kabupaten Bandung juga dikenal sebagai sentra kopi-nya Jabar. Pasalnya, banyak citarasa, aroma kopi berbeda yang lahir dari kawasan Kabupaten Bandung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Indonesia sudah terkenal sejak dahulu sebagai negara penghasil kopi di dunia dengan cita rasa dan aroma yang  sangat luar biasa, kinerja positif komoditas perkebunan pun turut menopang pertumbuhan industri pengolahan, terutama industri makanan dan minuman (mamin), jadi kopi Indonesia khususnya dari Jawa Barat ini  harus menjadi primadona,” ujar Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo pada Gerakan Tanam Kopi (Gertak) di pegunungan Patuha Desa Sugihmukti Kecamatan Pasirjambu Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Syahrul pun mengungkapkan, kopi dibudidayakan oleh lebih dari 60 negara di kawasan tropis yang terbentang dari Amerika Tengah dan Selatan, Afrika dan Asia Pasifik.

Meskipun negara produsen kopi cukup banyak, tetapi keberadaan kopi Indonesia di pasar dunia tetap diperhitungkan dan mempunyai peluang yang baik di era liberalisasi perdagangan. 

Hal ini karena beberapa sifat yang dimiliki kopi Indonesia antara lain memiliki kekhasan cita rasa, baik untuk kopi jenis arabika maupun robusta, yang menyebabkan kopi Indonesia tetap dibutuhkan di pasar dunia. Bahkan cukup banyak yang memperoleh apresiasi konsumen sebagai kopi premium.

Sebagian besar kopi arabika Indonesia sudah mempunyai posisi di pasar internasional sebagai kopi specialty dan memperoleh harga premium.

Beberapa jenis kopi specialty Indonesia sudah memiliki brand di pasar dunia karena faktor geografis dan lingkungan yang spesifik seperti Java Preanger Coffee, Toraja Coffee, Kalosi Coffee, Gayo Coffee, Mandailing Coffee, Lintong Coffee, Bali Kintamani Coffee, Flores Bajawa Coffee, Baliem Coffee dan lain-lain. Pasar kopi specialty saat ini sedang tumbuh di negara-negara konsumen utama (Amerika Serikat, Uni Eropa dan Jepang).

“Pada tahun 2020, Indonesia menjadi negara penghasil kopi peringkat keempat setelah Brazil (4,14 juta ton), Vietnam (1,74 juta ton), Columbia (858 ribu ton) dengan produksi 762.380 ton peringkat ke empat. Selama 10 tahun terakhir (2012-2021) volume ekspor kopi mengalami kenaikan dengan laju pertumbuhan rata-rata 4,77% per tahun. Rata-rata laju pertumbuhan volume impor kopi 10 tahun terakhir 49,48% (Badan Pusat Statistik (BPS), angka sementara (ASEM) 2021),” papar Syahrul.

Berdasarkan data statistik perkebunan ASEM tahun 2021, Luas areal kopi nasional  mencapai luasan 1,26 juta ha yang terdiri dari luas kopi Perkebunan Rakyat (PR) seluas 1,24 juta ha, atau 98,13% dan Perkebunan Besar (PB) seluas 0,02 juta ha atau 1,87%.

Sementara itu, PT Geo Dipa Energi (Persero) berkomitmen terus dalam mendukung program pemerintah dalam meningkatkan ekspor komoditas kopi Indonesia kedepan.

Melalui kegiatan Gerakan Tanam Kopi Indonesia (GERTAKI), yang dilakukan menteri pertanian di Desa Sugihmukti, GeoDipa bersama PERHUTANI memberikan akses dan fasilitas terhadap pengelolaan kegiatan pengembangan kopi di sekitar wilayah kerja GeoDipa Unit Patuha.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Plt. Direktur Utama GeoDipa, Riki Firmandha Ibrahim, mengatakan bahwa GeoDipa sebagai SMV Kementerian Keuangan memiliki misi mendukung UMKM kelak untuk memperkuat perekonomian, khususnya bagi petani kopi di daerah dimana GeoDipa beroperasi.

“Oleh karena itu, kami mendukung penuh GERTAKI karena gerakan ini akan meningkatan kesejahteraan petani kopi di Jawa Barat secara khusus, dan di Indonesia pada umumnya,” ucapnya. (Suhendar/ito)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung juga mendapatkan julukan baru dari volimania Indonesia usai resmi mendatangkan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027.
Bicara soal Hasil Pertandingan Persib Vs Persija, Dedi Mulyadi: Yang Menang Jangan Perlihatkan Kejumawaan, yang Kalah Jangan Berkecil Hati

Bicara soal Hasil Pertandingan Persib Vs Persija, Dedi Mulyadi: Yang Menang Jangan Perlihatkan Kejumawaan, yang Kalah Jangan Berkecil Hati

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bicara soal hasil pertandingan Persib Vs Persija yang digelar pada Minggu (10/5/2026). 
PSSI Tenangkan John Herdman Jelang Timnas Indonesia Hadapi Qatar dan Jepang di Piala Asia 2027: Santai Saja

PSSI Tenangkan John Herdman Jelang Timnas Indonesia Hadapi Qatar dan Jepang di Piala Asia 2027: Santai Saja

Exco PSSI, Arya Sinulingga, menyebut hasil drawing Piala Asia 2027 yang mempertemukan Timnas Indonesia dengan Jepang justru menjadi hal yang menggairahkan.
Sesak Hati Ayah Korban tahu Kasus Kiai Ashari, Masukkan 4 Anaknya ke Ponpes Ndolo Kusumo Bermodal Rasa Kepercayaan

Sesak Hati Ayah Korban tahu Kasus Kiai Ashari, Masukkan 4 Anaknya ke Ponpes Ndolo Kusumo Bermodal Rasa Kepercayaan

Kasus dugaan pelecehan seksual kini sudah ditangani kepolisian. Kiai Ashari sudah ditetapkan sebagai tersangka.
Harga Emas Antam Hari Ini 12 Mei 2026 Meroket Rp40.000, Buyback Ikut Melesat

Harga Emas Antam Hari Ini 12 Mei 2026 Meroket Rp40.000, Buyback Ikut Melesat

Harga emas Antam hari ini 12 Mei 2026 meroket Rp40.000. Harga emas Antam berada di angka Rp2.859.000 per gram.
Reaksi PSSI usai Timnas Indonesia Terundi Bareng Jepang dan Qatar di Fase Grup Piala Asia 2027

Reaksi PSSI usai Timnas Indonesia Terundi Bareng Jepang dan Qatar di Fase Grup Piala Asia 2027

Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga, menunjukkan keyakinannya terhadap peluang Timnas Indonesia di Piala Asia 2027 meski satu grup bareng Jepang dan Qatar.

Trending

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea mendapat sorotan besar dari media Korea. Mereka menyebut perekrutan Megatron sebagai sebuah jackpot bagi klub.
Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengungkapkan rencana untuk mengganti Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan dengan sistem jalan berbayar pada setiap ruas jalan milik provinsi.
Gelagat Kiai Ashari Sudah Dicurigai Sejak Awal Pendirian Ponpes Ndholo Kusumo: Santriwati Selalu Diajak Pergi Malam

Gelagat Kiai Ashari Sudah Dicurigai Sejak Awal Pendirian Ponpes Ndholo Kusumo: Santriwati Selalu Diajak Pergi Malam

Pak Di, nama samaran, yang telah bekerja 10 tahun lebih di Ponpes Ndholo Kusumo sebetulnya telah lama curiga terhadap gelagat Kiai Ashari terhadap santriwati.
News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

Modus pesan oknum Kiai, Ashari pengasuh ponpes di Pati saat tengah malam. Doktrin diberikan tersangka kasus dugaan pencabulan untuk melancarkan aksi bejatnya
Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp dibongkar kuasa hukum korban, Ali Yusron, begini isi chat Kiai Ashari ketika minta ditemani tidur oleh santriwati di malam hari.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT