GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terungkap Alasan Mahasiswi di Majalengka Bunuh Sang Kekasih, Ternyata...

Kepolisian Resor (Polres) Majalengka, Jawa Barat, menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan pria berusia 22 tahun yang dilakukan oleh kekasihnya, seorang mahasiswi berinisial APA (21) di Kecamatan Sindangwangi Majalengka.
Kamis, 29 Mei 2025 - 00:11 WIB
Polisi saat menggelar rekontruksi kasus mahasiswi yang membunuh kekasihnya di Majalengka, Jawa Barat
Sumber :
  • A

Majalengka, tvOnenews.com - Kepolisian Resor (Polres) Majalengka, Jawa Barat, menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan pria berusia 22 tahun yang dilakukan oleh kekasihnya, seorang mahasiswi berinisial APA (21) di Kecamatan Sindangwangi Majalengka.

Kepala Satreskrim Polres Majalengka AKP Ari Rinaldo di Majalengka, Rabu (29/05/2025), mengatakan rekonstruksi ini digelar untuk mengulang rangkaian kejadian berdasarkan keterangan tersangka dan para saksi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Hari ini kami melakukan rekonstruksi sebanyak 32 adegan. Tidak di tempat kejadian perkara, tapi kami laksanakan di kantor (Polres) karena pertimbangan teknis,” katanya.

Ia menjelaskan dalam rekonstruksi tersebut, polisi turut menghadirkan semua pihak yakni jaksa penuntut umum dan penasehat hukum tersangka, guna memastikan proses hukum berjalan transparan.

Ari menegaskan rekonstruksi digelar berdasarkan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) kasus tersebut, serta belum ditemukan perbedaan signifikan antara keterangan saksi dan tersangka.

“Sejauh ini rekonstruksi berlangsung lancar, belum ada perbedaan antara yang disampaikan tersangka dan saksi dalam BAP dengan adegan yang diperagakan,” ujarnya.

Dari adegan rekonstruksi, kata dia, diketahui bahwa tersangka memukul korban beberapa kali di wajah menggunakan tangan kosong, serta di punggung dengan telepon genggam.

“Tersangka memukul mata kiri dua kali, mata kanan dua kali, kemudian ke punggung atas dan bawah, juga ke tangan korban. Itu dilakukan karena motif sakit hati,” kata Ari.

Dari hasil penyidikan, menurutnya, kekerasan terjadi setelah korban menyatakan ingin pulang ke rumah orang tuanya. Namun tersangka diduga tidak terima dan langsung melakukan penganiayaan.

Ia menuturkan korban diketahui sempat dikurung selama tiga hari dalam kamar, dalam kondisi lemah.

Selama itu, dia menyebutkan korban hanya diberi makan oleh pelaku dan dilarang keluar rumah, bahkan untuk buang air pelaku hanya menggunakan botol serta popok.

“Pelaku mengunci kamar dari luar setiap kali meninggalkan rumah. Ini dilakukan agar orang tuanya tidak mengetahui keberadaan korban,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasatreskrim menyampaikan setelah korban dinyatakan meninggal dunia pada Sabtu (03/05/2025), tersangka meminta bantuan temannya untuk membawa jenazah ke rumah sakit dan sempat muncul niatan membuang jasad korban.

Ia mengatakan jenazah korban sempat disimpan di bagasi mobil sebelum akhirnya dibawa ke RSUD Majalengka, yang kemudian pihak rumah sakit melaporkan kejadian tersebut ke Polres Majalengka.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bakal Tertibkan Terminal Bayangan di Jakarta, Gubernur Pramono Minta Warga yang Mudik Berangkat dari Terminal Resmi

Bakal Tertibkan Terminal Bayangan di Jakarta, Gubernur Pramono Minta Warga yang Mudik Berangkat dari Terminal Resmi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengimbau kepada seluruh masyarakat yang ingin mudik Lebaran untuk menggunakan terminal resmi yang disediakan pemerintah.
Revolusi Mobil Listrik? BYD Seal 08 Siap Ubah Standar Perjalanan Jarak Jauh

Revolusi Mobil Listrik? BYD Seal 08 Siap Ubah Standar Perjalanan Jarak Jauh

BYD Seal 08 tak sekadar hadir sebagai model baru, tetapi membawa teknologi mutakhir yang digadang-gadang menjadi standar baru kendaraan listrik jarak jauh. Momen mudik Lebaran 2026 
Ribut Official Training di JIS, Persija Tegas: Tak Ada Diskriminasi untuk Borneo FC!

Ribut Official Training di JIS, Persija Tegas: Tak Ada Diskriminasi untuk Borneo FC!

Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Persija Jakarta, Ferry Indrasyarief, menegaskan tidak ada niat mendiskriminasi Borneo FC terkait polemik penggunaan lapangan utama Jakarta International Stadium (JIS)
Lawan Modus Penipuan Top Up Game, Marketplace Produk Digital Terapkan Garansi Refund 100 Persen

Lawan Modus Penipuan Top Up Game, Marketplace Produk Digital Terapkan Garansi Refund 100 Persen

Di tengah maraknya modus penipuan transaksi digital, salah satu marketplace penyedia layanan top up game di Indonesia mempertegas komitmennya dalam menjaga keamanan konsumen. 
Terpopuler: Alasan Persib Lolos WO, Eks Pemain Termahal Timnas Indonesia Diincar PSV, Update Kabar Eks Pelatih Garuda Asal Brazil

Terpopuler: Alasan Persib Lolos WO, Eks Pemain Termahal Timnas Indonesia Diincar PSV, Update Kabar Eks Pelatih Garuda Asal Brazil

Dunia sepak bola Indonesia kembali diramaikan sejumlah kabar panas yang jadi sorotan publik, khususnya seputar Timnas Indonesia. Berikut rangkuman lengkapnya.
Hasil OTT Bupati Pekalongan, KPK Amankan Barbuk Kendaraan Roda Empat Hingga Barang Elektronik

Hasil OTT Bupati Pekalongan, KPK Amankan Barbuk Kendaraan Roda Empat Hingga Barang Elektronik

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan barang bukti elektronik (BBE) dan kendaraan roda empat hasil operasi tangkap tangan (OTT) Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq.

Trending

Persib Di-WO usai Lakukan 6 Pergantian Pemain di Laga Kontra Persebaya? Begini Menurut I.League

Persib Di-WO usai Lakukan 6 Pergantian Pemain di Laga Kontra Persebaya? Begini Menurut I.League

Persib Bandung menahan imbang 2-2 dari Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (2/3/2026). Dalam laga ini pun menyedot perhatian publik setelah berbagai kejanggalan atas keputusan wasit. 
Dulu Melatih Timnas, Pelatih Kelahiran Brazil ini mulai Membangun Pemain Sepakbola Perempuan Indonesia

Dulu Melatih Timnas, Pelatih Kelahiran Brazil ini mulai Membangun Pemain Sepakbola Perempuan Indonesia

Eks Pelatih timnas Indonesia ini sekarang membangun pemain sepakbola perempuan. Berikut penjelasannya
Siapa Muhammad Suryo? Pengusaha Rokok HS Alami Kecelakaan Moge Maut di Kulon Progo Hingga Kehilangan Istrinya

Siapa Muhammad Suryo? Pengusaha Rokok HS Alami Kecelakaan Moge Maut di Kulon Progo Hingga Kehilangan Istrinya

Kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Temon, Kulon Progo, D.I.Yogyakarta meninggalkan duka bagi pemilik perusahaan rokok HS, Muhammad Suryo. Berikut profilnya
Ini Alasan Persib Bandung Lolos dari Sanksi WO Setelah Lakukan 6 Kali Ganti Pemain saat Ditahan Imbang Persebaya Surabaya

Ini Alasan Persib Bandung Lolos dari Sanksi WO Setelah Lakukan 6 Kali Ganti Pemain saat Ditahan Imbang Persebaya Surabaya

Begini alasan yang bikin Persib Bandung bebas sanksi WO usai lakukan 6 kali ganti pemain saat ditahan imbang Persebaya Surabaya menurut regulasi operator liga.
Top 3: FIFA dan AFC Sepakat, Pemain Persib Bandung Ini Gantikan Thom Haye, Megawati Hangestri Lebih Pilih JPE

Top 3: FIFA dan AFC Sepakat, Pemain Persib Bandung Ini Gantikan Thom Haye, Megawati Hangestri Lebih Pilih JPE

Top 3 Sport hari ini: Indonesia tak masuk daftar pengganti Iran di Piala Dunia 2026, Megawati Hangestri ungkap alasan pilih JPE, dan pemain Persib bandung jadi pengganti Thom Haye di FIFA Series!
Jurnalis Belanda Berbondong-bondong Serang Maarten Paes, Kiper Timnas Indonesia Diprediksi Bernasib Buruk

Jurnalis Belanda Berbondong-bondong Serang Maarten Paes, Kiper Timnas Indonesia Diprediksi Bernasib Buruk

Jurnalis asal Belanda beramai-ramai menyerang Maarten Paes setelah mencatatkan dua penampilan bersama Ajax Amsterdam. Sang kiper Timnas Indonesia diprediksi bisa mengalami nasib buruk pada musim depan.
Profil dan Harta Kekayaan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq yang Kena OTT KPK, Pernah Jadi Bupati Terkaya di Jateng

Profil dan Harta Kekayaan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq yang Kena OTT KPK, Pernah Jadi Bupati Terkaya di Jateng

Hingga kini, KPK belum merinci secara resmi dugaan perkara yang menjerat Fadia Arafiq atau konstruksi kasus yang menjadi dasar OTT tersebut.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT