News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menghilang Sejak Pagi, Bocah Perempuan di Sukabumi Ditemukan Tewas di Dalam Septic Tank 

Warga heran karena kondisi septic tank tersebut tertutup rapat dan diprediksi jika korban terpeleset pun tidak akan masuk karena diameter lubangnya kecil. 
  • Reporter :
  • Editor :
Selasa, 10 Mei 2022 - 18:16 WIB
Petugas Polres Sukabumi Kota saat melakukan olah TKP di Kelurahan Karamat dan Kecamatan Gunungpuyuh
Sumber :
  • Rizki Gustana

Sukabumi, Jawa Barat - AAP (5) bocah perempuan asal Kelurahan dan Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi ditemukan meninggal dunia mengambang  di spiteng yang tidak jauh dari rumahnya, Selasa (10/5/2022) 

Dari informasi yang dihimpun, penemuan jasad AAP bermula saat anak dari pasangan suami istri  D (38) dan NY (29) ini diketahui menghilang dari rumah sekitar pukul 06.30 WIB. Kemudian orang tua korban bersama tetangga berupaya mencarinya di sekitar rumah hingga kampung setempat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saudara Korban, AY (34) mengatakan, pertama kali mengetahui AAP menghilang dari rumah sekira pukul 6.30 WIB dan langsung membantu orang tua korban mencari tetapi tidak kunjung ditemukan.

"Saya dan warga mencarinya tetapi tidak ditemukan. Karena orang tua AAP penasaran dengan septic tank yang tidak terpakai sehingga langsung mengeceknya dan ditemukan sekitar pukul 11 siang AAP sudah mengambang di dalam septic tank tersebut," kata Anisa kepada wartawan.

Lanjutnya, diketemukannya AAP di dalam sebuah septic tank membuat warga heran karena kondisi septic tank tersebut tertutup rapat dan diprediksi jika korban terpeleset pun tidak akan masuk ke dalam karena lubang septic tank yang diameternya cukup kecil. 

"Sangat aneh anak bisa masuk ke dalam septic tank yang tertutup rapat dan diameter lubangnya juga tidak akan muat dimasuki anak. Tapi kenyataannya anak sudah ada di dalam septic tank," tuturnya

Saat kondisi korban dikeluarkan dari dalam septic tank tersebut tidak terdapat luka apapun hanya saja di tangannya ada goresan yang diakibatkan saat mengeluarkan korban dari lubang septic tank. 

"Saya lihat tidak ada bekas luka apapun hanya saja tangannya ada bekas goresan karena saat mengeluarkan AAP sedikit dipaksa sebab lubang septic tank yang cukup kecil. AAP sempat dibawa ke rumah sakit sama orang tuanya tapi kemudian dibawa pulang. Mungkin orang tua sudah pasrah karena waktu ditemukan pun sudah kondisinya meninggal," ungkapnya

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara AP (21n) mengatakan hal yang sana yaitu dirinya merasa heran dengan adanya kejadian tersebut. Sebab, warga menduga jika kecelakaan anak semestinya tidak bisa masuk ke dalam septic tank karena diameter lubang kecil. 

"Lubang septic tank-nya sangat kecil tidak akan muat kalau anak masuk ke dalamnya. Kejadian ini cukup mengherankan. Saat ini korban sudah dimakamkan, karena mungkin keluarga sudah menganggap kejadian ini sebagai musibah," pungkasnya. (raa/act)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Geger Pria di Kemayoran Tewas Usai Ditusuk Tetangga Gegara Dendam, Ini Kronologinya

Geger Pria di Kemayoran Tewas Usai Ditusuk Tetangga Gegara Dendam, Ini Kronologinya

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seorang pria berinisial AJ (35) diduga tewas, usai ditusuk tetangganya. Peristiwa ini terjadi di wilayah pemukiman padat penduduk, Utan Panjang, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Senin (15/6/2026) dini hari.
KPK Tak Akan Ajukan Banding Soal Vonis Noel, Ini Alasannya

KPK Tak Akan Ajukan Banding Soal Vonis Noel, Ini Alasannya

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan tidak akan mengajukan banding tekait vonis mantan Wamenaker, Immanuel Ebenezer alias Noel di kasus suap dan gratifikasi pengurusan sertifikasi K3 di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan.
Kapten Persib Hadir Langsung Tonton Piala Dunia, Marc Klok Dukung Negara Kelahirannya 

Kapten Persib Hadir Langsung Tonton Piala Dunia, Marc Klok Dukung Negara Kelahirannya 

Pemain naturalisasi ini tetap mendukung Belanda walaupun menikmati sejumlah tim unggulan di Piala Dunia 2026. 
Pemulihan Pasca Bencana, Ketua Posko Wilayah PRR Aceh Ajak Perguruan Tinggi Kedokteran Terjun ke Penyintas

Pemulihan Pasca Bencana, Ketua Posko Wilayah PRR Aceh Ajak Perguruan Tinggi Kedokteran Terjun ke Penyintas

Pemerintah Indonesia menekankan sektor kesehatan menjadi salah satu prioritas utama dalam menjamin keselematan masyarakat dalam penanganan pasca bencana Aceh.
KPK Limpahkan Berkas Perkara ke Tahap Penuntutan Terhadap Tiga Pejabat Ditjen Bea Cukai Soal Kasus Suap Importasi Barang

KPK Limpahkan Berkas Perkara ke Tahap Penuntutan Terhadap Tiga Pejabat Ditjen Bea Cukai Soal Kasus Suap Importasi Barang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melimpahkan berkas perkara milik tiga pejabat di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terkait kasus dugaan suap importasi barang.
Boni Hargens Nilai Polri Semakin Lakukan Pendekatan Humanis

Boni Hargens Nilai Polri Semakin Lakukan Pendekatan Humanis

Intitusi Polri di bawah pimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dinilai semakin humanis dalam mengawal rentetan aksi unjuk rasa yang terjadi disejumlah wilayah belakangan waktu ini.

Trending

Debutan Kembali Bikin Geger, Giliran Tanjung Verde yang Tahan Imbang Spanyol di Piala Dunia 2026

Debutan Kembali Bikin Geger, Giliran Tanjung Verde yang Tahan Imbang Spanyol di Piala Dunia 2026

Skor akhir 0-0 membuat Tanjung Verde sukses mencuri perhatian dunia setelah menahan imbang raksasa Eropa, Spanyol pada laga Grup H, Senin (15/6/2026) waktu setempat.
Wisatawan dari Berbagai Kota di Indonesia Menikmati Waktu Libur dengan Forest Wellness Experience di Purworejo

Wisatawan dari Berbagai Kota di Indonesia Menikmati Waktu Libur dengan Forest Wellness Experience di Purworejo

Belasan wisatawan dari berbagai kota di Indonesia manfaatkan waktu libur mereka merasakan Forest Wellness Experience di DeLoano Glamping, 13 hingga 14 Juni 2026
Polisi Bongkar Peredaran Ribuan Obat Keras Daftar G Ilegal, 14 Tersangka Ditangkap

Polisi Bongkar Peredaran Ribuan Obat Keras Daftar G Ilegal, 14 Tersangka Ditangkap

Tim Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat membongkar peredaran obat keras daftar G ilegal yang terjadi dalam periode Mei 2026 di wilayah hukumnya.
Hanya Satu Tersangka Kasus Suap Bea Cukai yang Masih Dilakukan Penyidikan KPK, Ini Sosoknya

Hanya Satu Tersangka Kasus Suap Bea Cukai yang Masih Dilakukan Penyidikan KPK, Ini Sosoknya

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih melakukan penyidikan terhadap satu tersangka yakni Budiman Bayu Prasojo (BBP) di kasus suap importasi barang di Ditjen Bea Cukai.
KPK Pastikan Tersangka di Kasus Bea Cukai Akan Bertambah, Buru Pihak Lain

KPK Pastikan Tersangka di Kasus Bea Cukai Akan Bertambah, Buru Pihak Lain

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku bahwa kasus dugaan suap importasi barang di Direktorat Jenderal Bea Cukai tidak akan berhenti pada tujuh tersangka.
Penelitian Final Tim PKPE FT UGM Ungkap Jejak PVC pada Residu Pembakaran di Rumah Api Seyegan Sleman

Penelitian Final Tim PKPE FT UGM Ungkap Jejak PVC pada Residu Pembakaran di Rumah Api Seyegan Sleman

Tim Pusat Kajian Pelambatan Entropi (PKPE) Fakultas Teknik UGM merampungkan penelitiannya terkait fenomena kemunculan api yang terjadi secara berulang di Sleman
KPK Limpahkan Berkas Perkara ke Tahap Penuntutan Terhadap Tiga Pejabat Ditjen Bea Cukai Soal Kasus Suap Importasi Barang

KPK Limpahkan Berkas Perkara ke Tahap Penuntutan Terhadap Tiga Pejabat Ditjen Bea Cukai Soal Kasus Suap Importasi Barang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melimpahkan berkas perkara milik tiga pejabat di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terkait kasus dugaan suap importasi barang.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT