News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi Bongkar Biaya Pemasangan Palang Pintu Kereta Api Bekasi Rp500 Juta–Rp1 Miliar: Laksanakan, Alokasinya Tersedia!

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi membeberkan estimasi biaya pemasangan palang pintu digital. Nilainya berkisar antara Rp500 juta hingga Rp1 miliar untuk satu titik perlintasan.
Jumat, 1 Mei 2026 - 14:20 WIB
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi Bongkar Biaya Pemasangan Palang Pintu Kereta Api Bekasi Rp500 Juta–Rp1 Miliar Laksanakan, Alokasinya Tersedia!
Sumber :
  • instagram Dedimulyadi71

tvOnenews.com - Sorotan kini tak hanya tertuju pada tragedi kecelakaan kereta api di Bekasi yang menewaskan 15 orang, tetapi juga pada angka yang mengejutkan: biaya pemasangan palang pintu digital yang bisa mencapai Rp1 miliar. 

Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat, yang geram melihat sistem perlintasan masih dikelola secara manual, bahkan dijaga oleh ormas atau masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di tengah duka dan evaluasi besar-besaran, isu anggaran menjadi perhatian publik. Dedi Mulyadi mengungkapkan bahwa modernisasi palang pintu bukan sekadar wacana, melainkan kebutuhan mendesak. 

Terlebih, ia menemukan fakta bahwa perlintasan yang menjadi lokasi kecelakaan masih dioperasikan secara manual, sebuah kondisi yang dinilai tidak layak untuk kawasan dengan lalu lintas kereta padat seperti Bekasi.

Biaya Palang Pintu Rp500 Juta–Rp1 Miliar, Kenapa Mahal?

Dalam pernyataannya melalui Instagram Dedimulyadi71 pada Jumat (1/5/2026), Dedi Mulyadi membeberkan estimasi biaya pemasangan palang pintu digital. Nilainya berkisar antara Rp500 juta hingga Rp1 miliar untuk satu titik perlintasan.

“Saya sudah meminta Kepala Dinas Provinsi Jawa Barat untuk melakukan pengadaan dan pemasangan palang pintu digital. Biayanya antara Rp500 juta sampai Rp1 miliar. Laksanakan, alokasinya tersedia,” ujarnya.

Angka tersebut mencerminkan kompleksitas sistem yang akan dipasang. Palang pintu digital tidak hanya berupa alat penutup jalan, tetapi juga dilengkapi sensor, sistem sinyal otomatis, integrasi dengan jaringan kereta, hingga sistem peringatan dini.

Masih Dijaga Ormas, Dedi Mulyadi Geram Soal Palang Pintu Perlintasan Kereta Api Bekasi Bagi Saya itu tidak Penting!
Masih Dijaga Ormas, Dedi Mulyadi Geram Soal Palang Pintu Perlintasan Kereta Api Bekasi Bagi Saya itu tidak Penting!
Sumber :
  • instagram Dedimulyadi71

Jika dibandingkan, palang manual yang selama ini digunakan nyaris tanpa teknologi, hanya mengandalkan tenaga manusia. Inilah yang menjadi sorotan utama, karena celah kesalahan manusia jauh lebih tinggi dibanding sistem otomatis.

Dari Ormas ke Sistem Modern: Siapa Seharusnya Bertanggung Jawab?

Di balik pembahasan anggaran, Dedi Mulyadi juga menyoroti fenomena keterlibatan ormas atau warga dalam menjaga perlintasan kereta. Ia menegaskan bahwa hal tersebut bukan solusi, melainkan tanda bahwa negara belum hadir sepenuhnya.

“Masih ada pintu perlintasan kereta api yang kemarin terjadi musibah, masih dijaga oleh orang. Apakah itu ormas atau masyarakat setempat, bagi saya itu tidak penting,” katanya.

Menurutnya, pengelolaan perlintasan adalah tanggung jawab aparat dan negara.
“Yang penting ini bukan kewajiban mereka. Ini kewajibannya aparat,” tegasnya.

Pernyataan ini memperkuat urgensi investasi pada sistem digital. Dengan biaya ratusan juta hingga miliaran rupiah, negara diharapkan mampu menggantikan peran informal yang selama ini dipegang masyarakat.

Kecelakaan Kereta Api Bekasi: Harga Mahal dari Sistem Manual

Kecelakaan yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada 27 April 2026 menjadi pengingat keras tentang risiko sistem manual. Insiden bermula dari tabrakan antara KRL relasi Bekasi–Cikarang dengan sebuah taksi di perlintasan sebidang JPL 85.

Dampaknya berantai. KRL yang terdampak harus dijadikan Perjalanan Luar Biasa (PLB 5181), sementara rangkaian lain (PLB 5568) dihentikan di stasiun. Situasi ini berujung fatal ketika KA Argo Bromo Anggrek tidak sempat berhenti sepenuhnya dan menabrak rangkaian KRL yang tengah berhenti.

Peristiwa ini menewaskan 15 orang dan melukai puluhan lainnya. Jika dibandingkan dengan biaya pemasangan palang digital, angka Rp1 miliar terasa kecil dibanding kerugian nyawa manusia.

Investasi Keselamatan atau Beban Anggaran?

Perdebatan kini mengarah pada satu pertanyaan: apakah biaya palang pintu digital terlalu mahal, atau justru investasi yang tak bisa ditawar? Di banyak negara, sistem otomatis telah menjadi standar, bahkan di perlintasan dengan lalu lintas rendah.

Dedi Mulyadi memilih sikap tegas. Ia memastikan anggaran tersedia dan meminta proses pengadaan segera dilakukan dalam waktu dua minggu.

“Jangan sampai palang pintu dijaga bukan oleh aparat,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah daerah mulai memprioritaskan keselamatan dibanding efisiensi jangka pendek. Sebab, jika tragedi serupa terulang, biaya sosial dan kemanusiaan yang ditanggung akan jauh lebih besar.

Pada akhirnya, kecelakaan kereta api di Bekasi membuka dua fakta penting: lemahnya sistem manual dan besarnya kebutuhan investasi keselamatan. Di titik ini, angka Rp500 juta hingga Rp1 miliar bukan lagi sekadar biaya, melainkan harga yang harus dibayar untuk mencegah tragedi berikutnya. (udn)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lensa Berbicara : May Day 2026, Ribuan Buruh Geruduk Gedung Parlemen di Jakarta

Lensa Berbicara : May Day 2026, Ribuan Buruh Geruduk Gedung Parlemen di Jakarta

Ribuan buruh padati DPR saat May Day 2026, tuntut RUU Ketenagakerjaan, hapus outsourcing, dan waspadai ancaman PHK akibat tekanan global.
Pelaku Penyelewengan Pupuk Subsidi hingga 160 Karung Diamankan Polisi

Pelaku Penyelewengan Pupuk Subsidi hingga 160 Karung Diamankan Polisi

Polres Kotawaringin Timur (Kotim) Kalimantan Tengah, mengamankan pelaku penyelewengan pupuk subsidi sebanyak 160 karung.
Marselino Ferdinan Siap Main, Media Vietnam Soroti Kekuatan Timnas Indonesia di Tengah Absennya Pemain Diaspora

Marselino Ferdinan Siap Main, Media Vietnam Soroti Kekuatan Timnas Indonesia di Tengah Absennya Pemain Diaspora

Marselino Ferdinan dipastikan menjadi pusat perhatian dalam persiapan Timnas Indonesia menuju Piala AFF 2026. Media Vietnam sorot kekuatan skuad Garuda TC.
May Day di DPR: Buruh Desak Status Ojol hingga Ratifikasi ILO, DPR Targetkan UU Ketenagakerjaan Baru Tuntas 2026

May Day di DPR: Buruh Desak Status Ojol hingga Ratifikasi ILO, DPR Targetkan UU Ketenagakerjaan Baru Tuntas 2026

GEBRAK desak status ojol jadi pekerja, reformasi upah, hingga ratifikasi ILO. DPR targetkan UU Ketenagakerjaan baru rampung tahun ini.
Jadwal 4 Laga Penentuan Persib Bandung, Borneo FC, dan Persija Jakarta dalam Perebutan Gelar Juara Super League

Jadwal 4 Laga Penentuan Persib Bandung, Borneo FC, dan Persija Jakarta dalam Perebutan Gelar Juara Super League

Persaingan perebutan gelar Super League kini memasuki fase krusial sepanjang bulan Mei 2026 yang melibatkan Persib Bandung, Borneo FC, dan Persija Jakarta.
Gelandang Stuttgart Berdarah Surabaya yang Mulai Luluh untuk Bela Timnas Indonesia

Gelandang Stuttgart Berdarah Surabaya yang Mulai Luluh untuk Bela Timnas Indonesia

Nama talenta muda Laurin Ulrich kembali memanaskan pemberitaan calon pemain naturalisasi Timnas Indonesia. Gelandang potensial yang kini tengah meniti karier -

Trending

Top 3 Timnas Indonesia: Ole Romeny-Jay Idzes Diizinkan Main, John Herdman Disentil Pelatih Brasil, hingga Presiden FIFA Bertemu Erick Thohir

Top 3 Timnas Indonesia: Ole Romeny-Jay Idzes Diizinkan Main, John Herdman Disentil Pelatih Brasil, hingga Presiden FIFA Bertemu Erick Thohir

Berikut tiga rangkuman berita terpopuler seputar Timnas Indonesia yang paling banyak dibaca di tvOnenews.com. Mulai dari FIFA ASEAN Cup hingga pertemuan FIFA dan PSSI
Demo Hari Ini, Ratusan Ribu Buruh Kepung Jakarta Peringati May Day Hindari Titik-titik Zona Kuning Ini

Demo Hari Ini, Ratusan Ribu Buruh Kepung Jakarta Peringati May Day Hindari Titik-titik Zona Kuning Ini

Ratusan ribu buruh diprediksi padati ibu kota Jakarta dalam memperingati May Day atau Hari Buruh 2026 hari ini Jumat (1/5/2026).
Panggilan ‘Baru’ Megawati Hangestri dari Media Korea, Bukan Lagi Megatron

Panggilan ‘Baru’ Megawati Hangestri dari Media Korea, Bukan Lagi Megatron

Megawati Hangestri kembali ke V-League 2026/2027 dengan julukan baru dari media Korea. Simak selengkapnya.
Media Korea Sudah Curiga Alasan Shin Tae-yong Tak Benar-benar Tinggalkan Indonesia, Kini Jadi Penasihat Teknik

Media Korea Sudah Curiga Alasan Shin Tae-yong Tak Benar-benar Tinggalkan Indonesia, Kini Jadi Penasihat Teknik

Kabar mengejutkan datang dari sosok Shin Tae-yong yang kembali dikaitkan dengan Indonesia. Namun kali ini, perannya di luar dugaan publik. Media Korea kaget.
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi Bongkar Biaya Pemasangan Palang Pintu Kereta Api Bekasi Rp500 Juta–Rp1 Miliar: Laksanakan, Alokasinya Tersedia!

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi Bongkar Biaya Pemasangan Palang Pintu Kereta Api Bekasi Rp500 Juta–Rp1 Miliar: Laksanakan, Alokasinya Tersedia!

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi membeberkan estimasi biaya pemasangan palang pintu digital. Nilainya berkisar antara Rp500 juta hingga Rp1 miliar untuk satu titik perlintasan.
Media Malaysia Heran Tiba-tiba Timnas Indonesia Terpilih Jadi Tuan Rumah Turnamen Baru FIFA di ASEAN

Media Malaysia Heran Tiba-tiba Timnas Indonesia Terpilih Jadi Tuan Rumah Turnamen Baru FIFA di ASEAN

Kabar mengejutkan datang dari Asia Tenggara setelah Timnas Indonesia resmi terpilih sebagai tuan rumah turnamen baru FIFA ASEAN Cup 2026. Media Malaysia heran.
Ngaku Ada Permintaan, Eks Kapten Jerman Rp43 Miliar Berdarah Surabaya Buka Pintu Bela Timnas Indonesia

Ngaku Ada Permintaan, Eks Kapten Jerman Rp43 Miliar Berdarah Surabaya Buka Pintu Bela Timnas Indonesia

Nama Laurin Ulrich kembali mencuri perhatian, terutama di kalangan suporter Timnas Indonesia. Eks kapten Jerman Rp43 miliar itu buka peluang membela Garuda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT