GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dedi Mulyadi Geram Pekerja Pembibitan Pohon Dialihkan Tugasnya, Beri Teguran Keras kepada Kadis Kehutanan: Macam-macam

Dedi Mulyadi geram usai menemukan pekerja pembibitan pohon di kawasan reboisasi Puncak justru dialihkan untuk mengurus proyek kopi, hingga memberi teguran keras
Kamis, 21 Mei 2026 - 08:19 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi melakukan inspeksi penanaman pohon di Cianjur.
Sumber :
  • Tangkapan layar Youtube Lembur Pakuan Channel

tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegur jajaran Dinas Kehutanan saat melakukan inspeksi langsung di kawasan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Inspeksi dilakukan KDM dengan touring menggunakan sepeda motor sambil meninjau kawasan Puncak yang tengah menjalani proses penataan dan reboisasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sepanjang perjalanan, ia disuguhi panorama hijau khas Cipanas dengan deretan pepohonan, kebun teh, hingga vila-vila di kawasan tersebut.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, meninjau langsung penataan kawasan eks Hibisc Fantasy.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, meninjau langsung penataan kawasan eks Hibisc Fantasy.
Sumber :
  • Tangkapan layar Youtube Lembur Pakuan Channel

Kedatangan Dedi Mulyadi juga disambut antusias anak-anak sekolah yang memanggil namanya di sepanjang jalan.

Peninjauan itu merupakan bagian dari upaya penataan area eks Hibisc Fantasy di Puncak, Bogor, yang sebelumnya dibongkar Pemerintah Provinsi Jawa Barat pada Maret 2025 akibat pelanggaran alih fungsi lahan yang dituding memicu banjir bandang.

Kini kawasan tersebut tengah dikembalikan menjadi area resapan air melalui program reboisasi dengan penanaman ribuan pohon secara bertahap.

Di lokasi, KDM berdialog dengan salah satu pekerja sambil meminta agar sampah segera dibersihkan. Ia kemudian menanyakan luas lahan yang sedang dikelola.

"Jadi semuanya berapa hektar?" tanya KDM.
"14 hektar," jawab pekerja.

KDM lalu menanyakan jumlah tenaga kerja yang bertugas di area tersebut.

"14 hektar oleh berapa orang?" tanyanya lagi.

"10 orang," jawab pekerja.

Mendengar hal itu, mantan Bupati Purwakarta tersebut langsung meminta penambahan personel agar proses penataan lebih optimal.

"Jadi satu orang satu hektar," tuturnya.

Di tengah pengecekan, KDM juga menanyakan tanaman yang ada di kawasan tersebut.

"Itu tanam apa?" tanyanya.

"Kopi katanya Pak," jawab pekerja.

"Oooh proyek," respons KDM.

Ia kemudian menyoroti adanya pekerja yang dialihkan untuk mengurus proyek kopi sehingga pembibitan pohon menjadi tidak maksimal.

"Jangan keganggu sama pembibitan, fokus aja di sini, sama ini pohon ngurus pohon. Sama kehutanan dikasih tugas itu pembibitan," ungkap KDM.

Menurutnya, enam pekerja justru dipakai untuk mengerjakan proyek lain sehingga fokus terhadap penghijauan berkurang.

"Ya kepakai kesitu 6 orang, jadi nggak fokus ke (pembibitan pohon)," ucapnya.

KDM pun melontarkan kritik kepada Kepala Dinas Kehutanan karena dinilai salah dalam pengaturan pekerjaan di lapangan.

"Kenapa ada-ada saja kepala dinas, mana sok kumpulin semua di sini," tuturnya.

Pekerja di lokasi kemudian menjelaskan bahwa enam pekerja yang mengurus kopi bahkan sudah pulang sejak siang hari.

"Jam 11 pulangnya, datangnya jam 6," jelas pekerja.

Dari penjelasan itu, Dedi Mulyadi mengetahui bahwa hanya tiga orang yang benar-benar fokus mengurus pembibitan pohon.

"Ya Allah Ya Robbi, ini gimana kepala Dinas Kehutanan. Macam-macam aja Kepala Dinas Kehutanan," ucapnya.

Ia lalu memerintahkan agar pekerja yang sebelumnya dialihkan segera kembali fokus menangani kawasan penghijauan.

"Yang 6 orang mulai besok, jangan ngurusin bibit, balik lagi ngurusin ini kata Gubernur," tegasnya.

"Ini 9 orang kan? berarti nyari 5 orang lagi jadi se hektar satu orang," lanjut Dedi Mulyadi.

Selain itu, KDM juga menyoroti kondisi jalur Puncak yang dipenuhi sampah. Ia meminta Pemerintah Kabupaten Cianjur dan Dinas PU Provinsi Jawa Barat segera melakukan pembersihan.

"Ini jalur puncak, banyak sampahnya, saya tugasin nih Pak Bupati Cianjur, Kepala PU Provinsi, bersih. Ini orang tiap hari nyari uang di puncak, tapi gamau bersihin jalan," tuturnya.

Di akhir peninjauan, Dedi Mulyadi memberikan arahan langsung kepada para pekerja yang nantinya akan berjumlah 14 orang.

"Mulai besok semangat ya, pupuknya di (kasih), semangat, nanti ada tim untuk ngegali (ambil) batu, terus sebagian babat-babat," ujarnya.

Ia juga menegaskan agar para pekerja tidak lagi dialihkan untuk mengurus tanaman kopi dan tetap fokus pada perawatan pohon di kawasan tersebut.

"14 orang cukup kan? tidak lagi ngurus kopi, semua ngurus pohon yang sudah ada, bilang kalau Pak Kadisnya ngomong, diperintah Gubernur, okey? dan bisa dikasih plus plus sama saya," ucap KDM. (ind)

 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Update Daftar Pemain Timnas Voli Indonesia: PBVSI Resmi Panggil Rama Fazza Fauzan dan Alfin Daniel

Update Daftar Pemain Timnas Voli Indonesia: PBVSI Resmi Panggil Rama Fazza Fauzan dan Alfin Daniel

Update daftar pemain Timnas Voli Indonesia, di mana Rama Fazza Fauzan dan Alfin Daniel menjadi amunisi tambahan skuad Garuda.
Dengan Senyum Manis, Gubernur Sherly Tjoanda Borong Penghargaan Penanganan Kemiskinan, Stunting, dan Pengangguran

Dengan Senyum Manis, Gubernur Sherly Tjoanda Borong Penghargaan Penanganan Kemiskinan, Stunting, dan Pengangguran

Gubernur Sherly Tjoanda berhasil mendapatkan penghargaan dari Kemendagri dalam penanganan kemiskinan, stunting, dan pengangguran sebagai Gubernur Maluku Utara.
Sherly Tjoanda Ucapkan Pesan Menohok di Hadapan Pejabat Daerah, Tak Takut-takut Singgung Soal APBN

Sherly Tjoanda Ucapkan Pesan Menohok di Hadapan Pejabat Daerah, Tak Takut-takut Singgung Soal APBN

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda belakangan ini kerap menjadi sorotan publik. Baru-baru ini ia kembali menjadi sorotan usai menghadiri Musrenbang RKPD 2027
4 Pemain Dicoret dari Timnas Voli Putri Korea Selatan, Jung Ho-young Mantan Rekan Megawati Hangestri Mundur

4 Pemain Dicoret dari Timnas Voli Putri Korea Selatan, Jung Ho-young Mantan Rekan Megawati Hangestri Mundur

Terdapat empat pemain yang resmi dicoret dari skuad Timnas Voli Putri Korea Selatan. Salah satunya ada mantan rekan setim Megawati Hangestri di Red Sparks yakni Jung Ho-young.
Anggota Komisi III DPR RI Mercy Barends Soal Konflik di Halmahera Utara: Kedepankan Pendekatan Restorative Justice

Anggota Komisi III DPR RI Mercy Barends Soal Konflik di Halmahera Utara: Kedepankan Pendekatan Restorative Justice

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dapil Maluku, Mercy Chriesty Barends, menyampaikan keprihatinan mendalam terhadap dinamika penegakan hukum yang terjadi di Halmahera Utara
Investor Panik! Harga Emas Antam, UBS dan Galeri24 di Pegadaian Anjlok

Investor Panik! Harga Emas Antam, UBS dan Galeri24 di Pegadaian Anjlok

Berikut rincian harga emas Pegadaian hari ini, Kamis 21 Mei 2026

Trending

Cari Keberadaan Aman Yani, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bapak Balik, Dana Pensiun Saya Tambah Rp750 Juta

Cari Keberadaan Aman Yani, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bapak Balik, Dana Pensiun Saya Tambah Rp750 Juta

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) mencari sosok Aman Yani yang hilang sejak 2016 saat menyikapi kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu.
Anak Muda Tiba-Tiba Hampiri Dedi Mulyadi saat Tertibkan Pasar Cicadas, Ajak Tinjau Kios Pil Haram

Anak Muda Tiba-Tiba Hampiri Dedi Mulyadi saat Tertibkan Pasar Cicadas, Ajak Tinjau Kios Pil Haram

Anak muda tiba-tiba menghampiri Dedi Mulyadi saat proses penertiban kios-kios di kawasan Pasar Cicadas, tak disangka pemuda itu ajak KDM tinjau kios pil haram.
Disinggung Soal Tambang Ilegal, Sherly Tjoanda Tegas Tepis Tudingan: Saya ini Nggak Gila, Saya Gubernur!

Disinggung Soal Tambang Ilegal, Sherly Tjoanda Tegas Tepis Tudingan: Saya ini Nggak Gila, Saya Gubernur!

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda sempat disorot adanya tudingan aktivitas pertambangan ilegal yang melibatkan perusahaan nikel, PT Karya Wijaya.
Jawaban Tegas Gubernur Jabar KDM setelah Namanya Dijual oleh Oknum yang Mengaku sebagai Orang Terdekatnya

Jawaban Tegas Gubernur Jabar KDM setelah Namanya Dijual oleh Oknum yang Mengaku sebagai Orang Terdekatnya

Wakil Bupati Purwakarta, Abang Ijo Hapidin mengungkap reaksi Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) imbas namanya dicatut oleh oknum untuk kepentingan pribadi.
Gebrakan KDM Sikapi Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, Buat Sayembara Temukan Aman Yani: Saya Kasih Rp750 Juta

Gebrakan KDM Sikapi Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, Buat Sayembara Temukan Aman Yani: Saya Kasih Rp750 Juta

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) membuat sayembara bawa Aman Yani, sosok disebut jadi pelaku utama kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu.
Kecurigaan KDM Semakin Terang Benderang? Priyo Kembali Ungkap Fakta 4 Nama Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu

Kecurigaan KDM Semakin Terang Benderang? Priyo Kembali Ungkap Fakta 4 Nama Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu

Terdakwa Priyo Bagus Setiawan kembali membuat kecurigaan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) terang benderang soal Ririn Rifanto sebut 4 nama kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu.
Kabar Baik untuk Warga Jabar, KDM Rencanakan Perubahan Nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan Konsep seperti ini

Kabar Baik untuk Warga Jabar, KDM Rencanakan Perubahan Nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan Konsep seperti ini

Belum lama ini Kang Dedi Mulyadi atau KDM merencanakan perubahan nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan konsep tertentu. Salah satu daerah fokusnya Karawang
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT