GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KDM Buka-Bukaan Sebab Dana Bantuan Jabar Anjlok Drastis

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) buka-bukaan mengenai kondisi riil kas daerah yang tengah mengalami defisit imbas penurunan pasokan dana dari pemerintah..
Minggu, 24 Mei 2026 - 16:42 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Syifa Aulia

tvOnenews.com – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) buka-bukaan mengenai kondisi riil kas daerah yang tengah mengalami defisit imbas penurunan pasokan dana dari pemerintah pusat.

Pria yang akrab disapa KDM ini menjelaskan, pendapatan Pemprov Jabar secara otomatis merosot tajam hingga Rp3,6 triliun lantaran berkurangnya dana transfer dari pusat. Kondisi makro ekonomi inilah yang memaksa provinsi melakukan efisiensi ketat ke tingkat kabupaten dan kota.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sekarang gini, yang penting manfaat yang dirasakan daerah. Kalau pengurangan dana transfer kan kita juga kurang Rp3,6 triliun, terus kalau provinsi berkurang kita mau bagi duit, duit yang mana lagi," kata Dedi Mulyadi, Sabtu (23/5/2026).

Dedi Mulyadi
Dedi Mulyadi
Sumber :
  • YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL

Pangkas Dana Hibah, Alihkan ke Proyek Jalan Rp4 Triliun

Kendati ruang fiskal daerah tengah menyusut, KDM memastikan Pemprov Jabar tetap memasang skala prioritas pada program-program infrastruktur yang bersentuhan langsung dengan hajat hidup orang banyak.

Salah satunya adalah mendongkrak secara masif pagu anggaran perbaikan dan pembangunan jalan.

"Dari Rp400 miliar anggaran untuk jalan menjadi Rp4 triliun. Walaupun dari Rp4 triliun itu mungkin nanti terevaluasi juga karena pendapatannya dari transfer pusat menurun," ungkap mantan Bupati Purwakarta tersebut.

Dedi menegaskan kebijakan pahit ini berlaku rata di seluruh wilayah hukum Jawa Barat tanpa terkecuali.

Namun, ia menjamin kebutuhan dasar publik di daerah akan tetap diakomodasi melalui intervensi langsung dari dinas terkait di tingkat provinsi.

"Semua daerah (dikurangi), tapi kebutuhan daerah dipenuhi. Misalnya jalan kabupaten/kota sekarang jadi prioritas dikerjakan provinsi, penanganan sosial provinsi turun, apalagi Kabupaten Sukabumi dan Kota Sukabumi sudah berapa rumah dan relokasi bencana yang kita selesaikan," paparnya.

Dedi kembali menegaskan bahwa skema "bagi-bagi uang" secara cuma-cuma ke kas daerah kini resmi disetop demi menyelamatkan proyek strategis provinsi.

"Memang kita gak ada lagi bagi-bagi uang ke daerah, karena yang dibagi ya sudah gak ada. Kalau provinsi membagi uang secara langsung maka kita kehilangan kegiatan pembangunan. Gak ada lagi uang," tegas KDM.

Anjloknya dana transfer dari Gedung Sate ini dirasakan sangat memukul bagi tata kelola keuangan Kota Sukabumi. Anggota DPRD Kota Sukabumi Henry Slamet membeberkan data perbandingan yang sangat kontras terkait nominal bantuan provinsi yang diterima daerahnya dari lintas kepemimpinan gubernur.

Berdasarkan catatan legislatif, di masa kepemimpinan Ahmad Heryawan (Aher), Kota Sukabumi sempat diguyur bantuan hingga Rp113 miliar. Angka tersebut menyusut menjadi Rp80 miliar saat Jawa Barat dinakhodai Ridwan Kamil.

Namun kini, di bawah kepemimpinan Gubernur Dedi Mulyadi, jatah untuk Kota Sukabumi merosot tajam hingga tersisa Rp1,5 miliar saja, dengan catatan pada era-era sebelumnya belum terjadi badai efisiensi dari pusat.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi
Sumber :
  • Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel

Rapor Penyerapan Dana Transfer Pusat 2025

Di sisi lain, jika menengok ke belakang, total dana transfer dari pemerintah pusat ke Pemprov Jabar pada tahun anggaran 2025 sejatinya telah terserap secara optimal untuk berbagai pos belanja daerah, termasuk penguatan infrastruktur jalan.

Pada tahun tersebut, Pemprov Jabar menerima kucuran dana transfer pusat sebesar Rp11,69 triliun, dengan realisasi belanja yang berhasil dieksekusi mencapai Rp10,22 triliun.

Secara akumulatif, tingkat serapan dana transfer tersebut menembus angka mentereng yakni 98,24 persen, dan hanya menyisakan saldo sekitar Rp182 miliar di dalam Rekening Kas Umum Daerah (RKUD).

Jika dibedah secara rinci, rapor penyerapan pos-pos dana tersebut mencatatkan angka yang sangat solid:

- Dana Alokasi Umum (DAU): Terealisasi mencapai 99,36 persen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

- Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik: Menyentuh angka 98,77 persen.

- DAK Non-Fisik (Mencakup BOS Reguler, Tunjangan Profesi Guru/TPG, hingga layanan kesehatan): Mencatat penyerapan tertinggi sebesar 99,85 persen.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Nika Kalila Masters 2026 Digelar, 122 Perenang dari Indonesia hingga Malaysia Adu Cepat

Nika Kalila Masters 2026 Digelar, 122 Perenang dari Indonesia hingga Malaysia Adu Cepat

Nika Kalila Masters 2026 diikuti 122 perenang dari berbagai daerah hingga Malaysia, menjadi pemanasan Indonesia menuju ajang Masters ASEAN di GBK.
Ditantang Calvin Verdonk Main di Eropa, Dony Tri Pamungkas Buktikan Kualitas dengan Sabet Penghargaan Bergengsi Super League

Ditantang Calvin Verdonk Main di Eropa, Dony Tri Pamungkas Buktikan Kualitas dengan Sabet Penghargaan Bergengsi Super League

Musim 2025/2026 menjadi panggung penting bagi Dony Tri Pamungkas di sepak bola Indonesia. Pemain muda Persija itu berhasil menunjukkan perkembangan luar biasa.
Buntut Kasus Lansia Curi Getah Karet, Bos BUMN Paksa PTPN Hentikan Kasus Hukum Kakek Mujiran di Lampung

Buntut Kasus Lansia Curi Getah Karet, Bos BUMN Paksa PTPN Hentikan Kasus Hukum Kakek Mujiran di Lampung

Tak hanya diminta hentikan proses hukum, PTPN turut diarahkan untuk merangkul Kakek Mujiran dengan menyediakan pekerjaan yang sesuai kondisi fisiknya.
Ribuan Driver Ojol Ikut Program BOOM, Pertamina Patra Niaga Beri 25 Motor Gratis di Pengundian Periode Pertama

Ribuan Driver Ojol Ikut Program BOOM, Pertamina Patra Niaga Beri 25 Motor Gratis di Pengundian Periode Pertama

Pada pengundian periode pertama, Pertamina Patra Niaga menghadiahkan 25 unit Yamaha Lexi 155 bagi mitra pengemudi ojek online yang mengikuti program BOOM.
Profil Tristan Gooijer, Bek Liga Belanda yang Eligible Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia dan Sudah Tiba di Tanah Air: Pelapis Serba Bisa Garuda

Profil Tristan Gooijer, Bek Liga Belanda yang Eligible Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia dan Sudah Tiba di Tanah Air: Pelapis Serba Bisa Garuda

Nama Tristan Gooijer ramai diperbincangkan publik sepak bola Indonesia beberapa hari terakhir. Bek di Liga Belanda itu dikabarkan sudah berada di Tanah Air.
Sugiono Murka Usai 9 WNI Relawan Gaza Dipulangkan: Israel Langgar Hukum Internasional!

Sugiono Murka Usai 9 WNI Relawan Gaza Dipulangkan: Israel Langgar Hukum Internasional!

Sugiono menegaskan Indonesia telah melaporkan tindakan Israel ke forum internasional. Pemerintah RI secara resmi menyampaikan kecaman di Dewan Keamanan PBB pada 21 Mei 2026 lalu.

Trending

Jadwal Lengkap Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026: Megawati Hangestri Absen Bela Hyundai Hillstate

Jadwal Lengkap Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026: Megawati Hangestri Absen Bela Hyundai Hillstate

Jadwal lengkap Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026, di mana Hyundai Hillstate tak akan diperkuat oleh Megawati Hangestri.
Hasil Tinju Dunia: Ngamuk Hantam Rico Verhoeven Sampai TKO, Oleksandr Usyk Pertahankan Gelar Juara Kelas Berat

Hasil Tinju Dunia: Ngamuk Hantam Rico Verhoeven Sampai TKO, Oleksandr Usyk Pertahankan Gelar Juara Kelas Berat

Hasil tinju dunia, di mana Oleksandr Usyk meraih kemenangan atas Rico Verhoeven lewat TKO di detik-detik akhir pertarungan.
Rekan Setim Megawati Hangestri Tiba-tiba Curhat soal Musim Baru di Hyundai Hillstate, Sempat Ingin Tinggalkan Korea

Rekan Setim Megawati Hangestri Tiba-tiba Curhat soal Musim Baru di Hyundai Hillstate, Sempat Ingin Tinggalkan Korea

Rekan setim Megawati Hangestri di Hyundai E&C Hillstate, Kim Da-in, ungkap cerita di balik keputusannya bertahan untuk musim baru 2026 meski sempat ingin abroad
Usai Hercules Dilaporkan ke Polisi, GRIB Jaya Tantang Ilma Sani: Buktikan Siapa Pelaku Sebenarnya

Usai Hercules Dilaporkan ke Polisi, GRIB Jaya Tantang Ilma Sani: Buktikan Siapa Pelaku Sebenarnya

Usai pentelan GRIB Jaya GRIB Jaya Rosario de Marshall alias Hercules dilaporkan anak Ahmad Bahar, Ilma Sani Fitriani ke Polda Metro Jaya atas dugaan penyekapan
John Herdman Wajib Dengar, Penyerang Keturunan Bandung Bikin Sensasi di Belanda dan Bantu Pemain Timnas Indonesia

John Herdman Wajib Dengar, Penyerang Keturunan Bandung Bikin Sensasi di Belanda dan Bantu Pemain Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, tampaknya perlu memantau satu pemain keturunan di Belanda. Sebab, salah seorang pemain memperlihatkan performa gemilang.
Rombongan Anggota DPR RI Kecelakaan di Tol Probolinggo, Dua Staf Pendamping Tewas

Rombongan Anggota DPR RI Kecelakaan di Tol Probolinggo, Dua Staf Pendamping Tewas

Akibat benturan keras tersebut, Alex Anwaruh dan Adinda Najwa meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara Muhammad Hilman Mufida dan sopir kendaraan mengalami luka-luka.
Sudah Tiba di Tanah Air, Pemain Diaspora Belanda Ini Masuk Daftar John Herdman untuk Dinaturalisasi Timnas Indonesia?

Sudah Tiba di Tanah Air, Pemain Diaspora Belanda Ini Masuk Daftar John Herdman untuk Dinaturalisasi Timnas Indonesia?

Pemain diaspora Eropa terlihat berada di Tanah Air di tengah kabar pelatih Timnas Indonesia sudah berbicara dengan 16 pemain keturunan untuk dinaturalisasi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT