Tragis! Begini Kronologi Lansia Tewas usai Kepalanya Dihantam Batu di Pinggir Jalan Garut
- tvOneNews
Garut, tvOnenews.com - Seorang pria lanjut usia (lansia), Eman Sutaryat (75) tewas secara mengenaskan. Ia meninggal dunia setelah kepalanya dihantam menggunakan batu.
Lansia itu ditemukan tewas di area sungai di pinggir Jalan Raya Cikajang-Garut, Kampung Bangsasinga, Desa Sukanagara, Kecamatan Cisompet, Kabupaten Garut, Jawa Barat pada Selasa (1/9/2026) pagi hari.
Kasat Reskrim Polres Garut, AKP Herman membenarkan kabar adanya penemuan lansia berusia 75 tahun di pinggir Jalan Raya Cikajang-Garut. Kasus ini terungkap setelah polisi mendapat laporan dari warga.
"Pada hari Selasa, tanggal 1 September 2026, kami Satreskrim di Garut menerima laporan bahwa di salah satu wilayah di Garut, yaitu di daerah Cisompet itu ada korban yang meninggal akibat pukulan dari benda tumpul yang sangat keras," ujar Herman saat dihubungi tvOne, Jumat (4/9/2026).
Warga Lihat Lansia Jatuh
- tvOneNews
Herman menjelaskan kronologi kejadian menyebabkan lansia tersebut tewas. Ia menyampaikan hal ini berdasarkan hasil dari keterangan saksi dalam pemeriksaan.
Ia menuturkan, mulanya terdapat salah satu warga tak sengaja melintas di area tersebut. Warga itu kemudian melihat bahwa korban sempat dihampiri oleh seorang pemuda berusia 28 tahun.
Korban pada saat itu tengah melakukan aktivitasnya di pinggir jalan sekitar pukul 10.00 WIB. Di tengah itu, warga yang melintas pun mendengar keributan yang bersumber dari mereka.
"Awalnya salah satu warga melihat ada keributan. Dari itu terlihat ada seseorang yang jatuh," tuturnya.
Lebih lanjut, Herman menerangkan, penyebab ES jatuh akibat kepalanya dipukul dan dihantam menggunakan bongkahan batu yang berukuran besar.
"Pada saat jatuh itu dipukul oleh sebongkah batu," katanya.
Herman mengatakan bahwa, korban saat itu langsung tewas di tempat kejadian. Kondisi lansia tersebut telah terpakar dan berlumuran darah akibat bagian belakang kepalanya dihantam batu besar.
Pelaku Dikejar Warga
Saat itu aksi pelaku yang terlihat oleh warga langsung panik. Pemuda berusia 28 tahun tersebut langsung kocar-kacir melarikan diri dari tempat kejadian perkara (TKP).
Pelarian tersebut memicu aksi kejar-kejaran dengan warga. Hingga akhirnya, pelaku berhasil ditangkap sehingga diamuk oleh massa yang murka akibat membunuh seorang lansia.
Warga yang mengamuk pun membawa pelaku ke fasilitas kesehatan. Hal itu bertujuan untuk mendapatkan perawatan sebelum diserahkan kepada pihak kepolisian.
"Alhamdulillah kami Satreskrim Polres Garut telah melakukan pengamanan dan sekarang posisi si pelaku sedang dirawat di rumah sakit karena ada luka-luka," ungkapnya.
Jajaran personel Polsek Cisompet kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga langsung mengevakuasi jasad korban ke rumah sakit.
Hubungan antara Pelaku dan Korban
Lebih lanjut, Herman ditanya mengenai hubungan antara pelaku dan korban. Pihak kepolisian tidak ingin mengungkapkan hal ini lantaran masih dalam proses pendalaman.
"Masih kami dalami apakah ada hubungan keluarga, hubungan teman, ataupun hubungan lain. Ini masih kita lakukan penyelidikan dadn penyidikan," katanya.
Namun, identitas yang bersangkutan telah ditemukan setelah polisi melakukan penyelidikan mendalam. Berdasarkan hasil tersebut, terduga pelaku merupakan seorang pria berinisial AS (28), warga Desa Panyindangan, Kecamatan Cisompet, Garut.
Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan terkait motif maupun latarbelakang kejadian menghantam seorang lansia menggunakan bongkahan batu.
(hap)
Load more