Prodi Humas Vokasi UI Gandeng Nexus Hadirkan Perspektif Industri PR Crisis dalam Pembelajaran
- Antara
tvOnenews.com - Program Studi Humas Sekolah Vokasi Universitas Indonesia (UI) dan Nexus Risk Mitigation and Strategic Communication (Nexus RMSC) memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri public relations (PR) melalui kegiatan Book Review dan Public Lecture di Auditorium Vokasi UI, Kamis (17/9/2026).
Kegiatan yang turut melibatkan LEMKASI UI tersebut menjadi ruang pertemuan antara mahasiswa dengan praktisi untuk memperkenalkan dinamika dan pengalaman nyata dalam pengelolaan isu, konflik dan krisis.
Dalam kegiatan ini, pengalaman 14 tahun Nexus RMSC dituangkan melalui buku Nexus Way : 14 Years of Incredible Journey in Handling Issues, Conflicts and Crises karya Firsan Nova dan Aisyah Muftian.
Ketua Program Studi Humas Sekolah Vokasi UI mengatakan, kegiatan bedah buku dan kuliah umum tersebut merupakan salah satu wujud kerja sama antara Nexus dan Sekolah Vokasi UI di bidang pendidikan.
“Sekolah Vokasi memiliki kurikulum 70 persen praktik sehingga kolaborasi dengan asosiasi dan industri sangat dibutuhkan. Setiap tahunnya Vokasi UI terus berupaya melakukan sinergi dengan industri agar mampu menghadirkan PR profesional yang relevan dengan perkembangan terkini,” ujarnya.
Menurutnya, keterlibatan industri dalam proses pembelajaran memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memahami bagaimana kompetensi yang dipelajari di lingkungan akademik diterapkan dalam situasi profesional. Hal tersebut sekaligus memperkuat karakter pendidikan vokasi yang menekankan kesiapan mahasiswa menghadapi dunia kerja.
Melalui kolaborasi ini, pengalaman Nexus dalam menangani berbagai persoalan komunikasi dan reputasi menjadi salah satu materi pembelajaran yang dapat dipelajari mahasiswa. Pembahasan tidak hanya berangkat dari teori, tetapi juga pengalaman praktis dalam menghadapi isu yang berkembang menjadi konflik hingga situasi krisis.
Nexus Way Dokumentasikan 14 Tahun Pengalaman Praktisi
Buku Nexus Way menjadi bagian utama dalam kegiatan tersebut. Buku ini mendokumentasikan perjalanan Nexus RMSC selama 14 tahun dalam menangani berbagai isu, konflik dan krisis, sekaligus memuat pengalaman dan pembelajaran dari praktik strategi komunikasi di lapangan.
Firsan Nova, penulis buku, Pakar Manajemen Krisis, sekaligus Chief Executive Officer Nexus RMSC, membagikan perjalanan tersebut dalam sesi Book Insight. Menurut Firsan, pengalaman selama 14 tahun menunjukkan bahwa setiap persoalan memiliki karakter dan tingkat risiko yang berbeda sehingga membutuhkan pendekatan komunikasi yang disesuaikan dengan konteks.
“Selama 14 tahun membangun Nexus, kami belajar bahwa setiap klien memiliki karakter isu dan tantangan yang berbeda. Kita harus memahami konteks, membaca risiko dan menyiapkan respons yang berbeda sesuai kondisi yang ditemui,” ujar Firsan.
Sementara itu, Aisyah Muftian, salah satu penulis Nexus Way sekaligus alumnus Vokasi UI, membagikan pengalaman menghadapi dinamika pekerjaan PR di lapangan.
Menurut Aisyah, praktisi komunikasi dituntut mampu beradaptasi dengan cepat karena dalam praktiknya dapat menghadapi berbagai isu dengan karakter dan kebutuhan komunikasi yang berbeda dalam waktu yang berdekatan.
“Dalam satu hari saja, kita bisa shifting menangani empat isu yang berbeda, dengan karakter klien dan kebutuhan komunikasi yang berbeda pula,” ujar Aisyah.
Pengalaman tersebut, lanjut Aisyah, menunjukkan bahwa kemampuan seorang praktisi PR tidak berhenti pada penguasaan teori. Kemampuan membaca situasi, beradaptasi, bekerja cepat, dan memahami karakter persoalan menjadi bagian penting dalam praktik komunikasi.
Perkaya Literatur Public Relations
Kehadiran Nexus Way dalam lingkungan akademik juga mendapat apresiasi dari praktisi PR dan komunikasi korporat.
Sari Soegondo, Executive Director IDCOMM sekaligus Ketua Asosiasi Perusahaan PR Indonesia (APPRI), menilai dokumentasi pengalaman praktisi melalui buku dapat menambah referensi mengenai public relations di Indonesia.
“Buku ini penting untuk menambah literatur tentang public relations, baik untuk dunia akademik maupun praktisi. Apa yang dituliskan di dalamnya memberikan gambaran mengenai bagaimana pengalaman di lapangan dapat menjadi pembelajaran bagi generasi berikutnya,” ujar Sari.
Menurut Sari, pengalaman praktis yang terdokumentasi dapat menjadi jembatan antara pembelajaran di lingkungan akademik dengan dinamika yang dihadapi praktisi ketika menangani persoalan komunikasi di dunia nyata.
Pandangan serupa disampaikan Mochammad Husni, Vice President of Corporate Communications PT Astra Agro Lestari Tbk. Dari perspektif komunikasi korporat, Husni melihat pengalaman yang dituangkan dalam Nexus Way relevan dengan kebutuhan perusahaan dalam menghadapi dinamika komunikasi.
“Karena itu, pengalaman praktis yang dibagikan melalui Nexus Way dapat menjadi salah satu bahan pembelajaran untuk memahami penerapan komunikasi strategis dalam berbagai situasi,” katanya.
Kegiatan Book Review dan Public Lecture tersebut juga diisi rangkaian acara diisi dengan talkshow bertema “Managing Issues, Conflicts, and Crises in Today’s Landscape”, sesi tanya jawab, dan peresmian buku.
Kolaborasi antara Prodi Humas Sekolah Vokasi UI dan Nexus RMSC melalui kegiatan ini mempertemukan kebutuhan pembelajaran vokasi dengan pengalaman industri.
Sinergi tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berbasis teori, tetapi juga dekat dengan perkembangan dan tantangan nyata profesi public relations.(chm)
Load more