VIral, Cuma Gara-gara Bersenggolan di Eskalator, 2 Penumpang KRL Cekcok 2 Kali hingga Dilerai Petugas
- Tangkapan layar instagram
Situasi tersebut menunjukkan bagaimana persoalan yang awalnya dipicu oleh senggolan kecil dapat berkembang menjadi perselisihan yang terjadi lebih dari sekali.
Setelah keributan kembali berhasil dihentikan, petugas membawa kedua pengguna ke Pos Pengamanan Stasiun Bekasi.
Di tempat tersebut, petugas melakukan mediasi untuk mempertemukan kedua pihak dan menyelesaikan persoalan yang terjadi.
Dibawa ke Pos Pengamanan, Perselisihan Berakhir Damai
Mediasi yang dilakukan petugas akhirnya membuat perselisihan antara kedua pengguna tersebut berakhir damai.
Tidak ada keributan lanjutan setelah kedua pihak berada di Pos Pengamanan Stasiun Bekasi. Petugas memastikan persoalan dapat diselesaikan sehingga tidak kembali mengganggu aktivitas penumpang lainnya.
KAI Commuter menilai ketertiban di stasiun maupun di dalam kereta merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, pengguna diminta menjaga sikap dan menghormati orang lain selama menggunakan layanan transportasi publik.
“Kami mengimbau agar semua pihak dapat turut andil menjaga ketentraman di area stasiun dan dalam kereta Commuter Line. Agar semua pengguna tidak terganggu oleh sikap atau perilaku tidak patut,” kata Leza.
Peristiwa di Stasiun Bekasi tersebut menjadi pengingat bahwa ruang publik digunakan oleh banyak orang dengan kondisi dan kepentingan yang berbeda. Senggolan yang terjadi secara tidak sengaja semestinya tidak perlu berkembang menjadi perselisihan yang mengganggu pengguna lainnya.
Dalam kasus ini, petugas akhirnya turun tangan dua kali sebelum membawa kedua pihak ke pos pengamanan untuk dimediasi. Setelah proses tersebut, persoalan yang bermula dari senggolan di eskalator itu pun berakhir secara damai. (udn)
Load more