News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ridwan Kamil dan Keluarga Putuskan untuk Mengakhiri Kegiatan Doa Bersama dan Takziah di Gedung Pakuan

Melalui pernyataan tertulis dari Humas Jabar, Kang Emil putuskan sudahi masa berduka cita, dan akhiri rangkaian kegiatan takziah almarhum Eril di Gedung Pakuan
Selasa, 21 Juni 2022 - 23:16 WIB
Salah Satu Warga yang Bertakziah ke Gedung Pakuan
Sumber :
  • Antara

Bandung - Emmeril Kahn Mumtadz anak pertama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil,  di makamkan pada Senin (13/6) lalu di lahan keluarga kawasan Islamic Center Baitul Ridwan di Cimaung, Kabupaten Bandung.

Dalam waktu seminggu sejak almarhum Eril dimakamkan pihak keluarga memperbolehkan masyarakat untuk datang berziarah dan juga menyampaikan ucapan duka cita atau bertakziah ke Rumah Dinas Gubernur Jawa Barat di Gedung Pakuan, Bandung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini melalui pernyataan tertulis dari Humas Jabar, Ridwan Kamil memutuskan untuk menyudahi masa berduka cita, ia memutuskan rangkaian kegiatan takziah almarhum Eril di Gedung Pakuan berakhir pada minggu (19/6).

Selain itu dirinya menyampaikan juga jika kegiatan pengajian dan doa bersama yang berlangsung pada minggu (19/6), juga merupakan yang terakhir.

“Ishaallah, saya bukan orang tua yang bersedih tapi berbahagia (dengan banyaknya doa baik untuk Almarhum Eril),” ungkap Ridwan Kamil saat pengajian dan doa bersama.

Dalam pernyataan tersebut menurut Ridwan Kamil, almarhum putranya bukan hanya milik keluarga semata, menurutynya Eril juga milik umat, ia akan melanjukan kebaikan Eril dengan bersedekah

Mobil antik milik putranya akan tetap disewakan hasil dari mobil tersebut akan disumbangkan kepada pembangunan Masjid Al-Mumtadz, juga mengajak bersedakah di hari ulang tahun anaknya.

Selain itu Kang Emil memiliki Rencana ribuan karangan bunga dan buket yang ditujukan untuk putra tercintanya Emmeril Kahn Mumtadz menjadi sebuah karya seni.

Diketahui terdapat 1.200 karangan bunga dan buket untuk almarhum eril yang terdapat di gedung pakuan maupun di gedung sate.

Seniman bernama Jibril ditugaskan untuk menyulap ribuan karangan bunga dan buket menjadi sebuah karya seni yang bisa dinikmati oleh masyarakat banyak.

Dan hikmah lain yang didapat adalah undangan dari Kerajaan Arab Saudi untuk Kang Emil dan keluarga untuk berhaji pada awal juli nanti sekali menghajikan almarhum putra mereka Emmeril Kahn Mumtadz.


Pernyataan Ridwan Kamil di instagram yang resmi menutup rangkaian kegiatan, doa bersama, dan takziah di Gedung Pakuan, Bandung, Jawa Barat.

Tak hanya melalui humas jabar secara pribadi dalam unggahan di instagrammnya juga Ridwan Kamil menegaskan jika rangkaian kegiatan doa bersama dan takziah di Gedung Pakuan, Bandung resmi di tutup.

"Setelah 7 hari sejak Eril dimakamkan, dengan ini kami secara resmi menutup rangkaian kegiatan doa bersama dan takziah publik untuk almarhum ananda Eril" tulisnya di instagram

Ridwan Kamil juag menyampaikan ucapan terimaksih kepaada semua pihak yang sudah membantu mencari putranya hingga proses pemakaman.

"Kami ucapkan terima kasih kepada semua semua pihak yang sudah membantu pencarian sampai pemakaman Eril dari awal hingga akhir yang tidak bisa kami sebutkan satu persatu," tulis Ridwan Kamil.

Kami haturkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah mengirimkan ucapan bela sungkawa dan mengirim bunga duka cita yang tidak dapat kami sebutkan satu persatu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dan kami haturkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah mendoakan dan menyelenggarakan shalat gaib juga shalat jenazah, yang tidak bisa kami sebutkan satu persatu.
Semoga Allah membalas semua kebaikan bapak ibu dan saudara semuanya dengan ganjaran berlipat," Lanjutnya

Namun Kang Emil menyampaikan jika makam dari putranya akan tetap di buka bagi warga yang ingin berziarah dengan batas waktu tertentu.
  
"Makam Eril tetap terbuka untuk umum dari jam 8.00-17.00. Mhn menjaga adab saat berziarah" tutupnya. (akg) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lansia Sengaja Tabrakan Diri ke Mobil Melintas di Jakarta Utara Ditangkap, Dalih Ingin Dapat Uang "Tanggung Jawab" untuk Usaha Kopi Keliling

Lansia Sengaja Tabrakan Diri ke Mobil Melintas di Jakarta Utara Ditangkap, Dalih Ingin Dapat Uang "Tanggung Jawab" untuk Usaha Kopi Keliling

Lansia yang sering menabrakkan dirinya ke mobil yang melintas di Penjaringan, Jakarta Utara, akhirnya berhasil ditangkap. Modusnya berjalan kaki melintasi jalan raya dan menabrakkan dirinya untuk mencari keuntungan pribadi.
Bukan Cuma Taisei Marukawa, 4 Pemain Ini Masih Tunggu Naturalisasi Timnas Indonesia

Bukan Cuma Taisei Marukawa, 4 Pemain Ini Masih Tunggu Naturalisasi Timnas Indonesia

Gelombang ketertarikan pemain asing untuk mengenakan seragam kebanggaan Timnas Indonesia kian tak terbendung. Sebanyak empat pemain top yang berkarier di kompet
Persaingan V-League Memanas, Vanja Bukilic Sesumbar Ingin Kalahkan Megawati Hangestri

Persaingan V-League Memanas, Vanja Bukilic Sesumbar Ingin Kalahkan Megawati Hangestri

Peta persaingan Liga Voli Korea Selatan (VLeague) putri musim 2026/2027 dipastikan berjalan sengit. Kepindahan bintang voli Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi
Tren Modifikasi Mobil Gen Z dan Milenial Berubah, Bukan Cuma Tampil Keren, Fungsi dan Keamanan Ikut Jadi Pertimbangan

Tren Modifikasi Mobil Gen Z dan Milenial Berubah, Bukan Cuma Tampil Keren, Fungsi dan Keamanan Ikut Jadi Pertimbangan

Tren modifikasi mobil di kalangan Gen Z dan milenial memperlihatkan bahwa personalisasi kendaraan dapat berjalan beriringan dengan fungsi praktis
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka

Trending

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral kabar tsunami 60 meter akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dipastikan hoaks oleh Badan Geologi. Simak fakta erupsi, status Waspada, dan radius aman
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Berbagai pihak turut ikut berperan dalam menopang mobilitas fasilitas kesehatan diberbagai daerah Indonesia.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT