GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ingin Lihat Warga Bisa Sholat Berjamaah, Brigadir Polisi Ini Sisihkan Uang Bangun Masjid di Pelosok Pegunungan

Cerita polisi berpangkat Brigadir yang satu ini berbeda dari yang sedang ramai diperbincangkan publik. Brigadir ini berinisiatif ajak warga gotong royong membangun masjid di pelosok kampung.
Kamis, 21 Juli 2022 - 16:47 WIB
Brigadir Ruslan dan warga sedang membangun masjid di pelosok pegunungan di Ciamis, Jawa Barat.
Sumber :
  • tim tvOne - Aditya Tri wahyudi

Ciamis, Jawa Barat - Cerita polisi berpangkat Brigadir yang satu ini berbeda dari yang sedang ramai diperbincangkan publik. Brigadir polisi Ruslan setiap hari menempuh jarak puluhan kilometer dari rumah menuju tempat kerjanya di kampung Legok Menong, Desa Sidamulih, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Kampung Legok Menong ini merupakan wilayah paling ujung di selatan Kabupaten Ciamis yang berbatasan dengan Kabupaten Pangandaran dan berada di wilayah pegunungan Geger Bentang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Brigadir Ruslan kini tengah disibukan dengan pembangunan sarana ibadah masjid di kampung tersebut. Sejak berdirinya kampung itu, warga setempat tidak memiliki sarana ibadah masjid. Jarak terdekat untuk bisa sholat berjamaah dan mengaji anak-anak, harus ditempuh sejauh lebih dari 3 kilometer dengan berjalan kaki.

"Sejak saya ditugaskan di Desa Sidamulih ini, saya terenyuh melihat warga yang berjalan kaki cukup jauh untuk bisa sholat berjamaah, terlebih saya kasihan melihat anak-anak yang ingin mengaji namun masjidnya sangat jauh," tutur Brigadir Ruslan kepada tvonenews, Kamis (21/7/2022).

Brigadir Ruslan kemudian mengumpulkan seluruh warga setempat termasuk tokoh agama untuk membangun masjid dan hasilnya seorang warga kampung Legok Menong bersedia menghibahkan tanah seluas 210 meter untuk dibangun masjid. 

Brigadir Ruslan yang merupakan Babinmas setempat merasa terpanggil untuk membantu pembangunan masjid sehingga rela menyisihkan uang gaji bulanannya untuk membeli material bahan bangunan membangun masjid.

"para pekerjanya warga sini pak dan mereka tidak diberi upah, sementara untuk memenuhi kebutuhan makan pekerja yang membangun masjid, ibu-ibu menyediakannya setiap dua kali sehari," tambah Brigadir Ruslan.

Brigadir Ruslan juga menerangkan, membutuhkan biaya sebesar Rp120 juta untuk merampungkan pembangunan masjid tersebut. Kini tahap pembangunan baru berjalan 45 persen. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengerjaan konstruksi masjid juga dilakukan bila uang kas yang dikumpulkan oleh ketua RT dan RW setempat sudah cukup untuk membeli bahan bangunan. Bila uang habis, pembangunan untuk sementara dihentikan hingga ada uluran bantuan dari dermawan.

"Warga sangat berharap memiliki masjid untuk sarana ibadah mereka, terutama anak-anak yang ingin mengaji tanpa harus menempuh jarak yang jauh dengan berjalan kaki," pungkas Brigadir Ruslan. (atw/ito)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kapolri dan Titiek Soeharto Turun ke Tapteng, Salurkan 16 Truk Bantuan untuk Korban Banjir

Kapolri dan Titiek Soeharto Turun ke Tapteng, Salurkan 16 Truk Bantuan untuk Korban Banjir

Penyaluran bantuan dipusatkan di Hunian Sementara (Huntara) Asrama Haji Pinangsori, Kecamatan Pinangsori, Tapteng. Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut, Gubernur Sumut Bobby Nasution, Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, serta Bupati Tapteng Masinton Pasaribu.
Terungkap, Marc Marquez Ternyata Punya Kelemahan yang Tak Terlihat Pembalap Lain

Terungkap, Marc Marquez Ternyata Punya Kelemahan yang Tak Terlihat Pembalap Lain

Casey Stoner menyebut Marc Marquez sebenarnya punya kelemahan namun tak terlihat oleh pembalap lain di ajang MotoGP.
Bukan Orang Sembarangan? Polisi Bongkar Jaringan Pemasok Narkoba ke Kapolres Bima Kota AKBP Didik, Bandar E Jadi Target Operasi

Bukan Orang Sembarangan? Polisi Bongkar Jaringan Pemasok Narkoba ke Kapolres Bima Kota AKBP Didik, Bandar E Jadi Target Operasi

Polisi mengungkap fakta baru di balik penetapan tersangka Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro dalam kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu.
Kiper Ratchaburi FC Antisipasi Misi Balas Dendam Persib

Kiper Ratchaburi FC Antisipasi Misi Balas Dendam Persib

Ratchaburi FC sengaja datang lebih cepat H-3 dari pertandingan yang akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Rabu (18/2/2026).
Enam Pejabat Pemprovsu Mundur, Gubernur Sumut Bobby Nasution: Alhamdulillah Tahu Diri

Enam Pejabat Pemprovsu Mundur, Gubernur Sumut Bobby Nasution: Alhamdulillah Tahu Diri

Mantan Wali Kota Medan itu membantah jika mundurnya enam pejabat tersebut disebabkan oleh ekosistem kepemimpinannya di Pemprov Sumut. Ia menegaskan, setiap pejabat memiliki penilaian kinerja masing-masing yang menjadi bahan evaluasi.
Peneliti UNS Nilai PP Kesehatan Harus Perhatikan Hak Konstitusional Masyarakat

Peneliti UNS Nilai PP Kesehatan Harus Perhatikan Hak Konstitusional Masyarakat

Peneliti P3KHAM LPPM UNS nilai pemerintah harus memperhitungkan agar PP Kesehatan tidak membebani sektor tertentu, dengan lakukan uji proporsionalitas kebijakan

Trending

Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Sentul, Megawati Hangestri Libur Hingga Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Sentul, Megawati Hangestri Libur Hingga Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 pekan ini yang akan diramaikan dengan sejumlah pertandingan di seri Sentul termasuk penentuan nasib Bandung bjb Tandamata dan Megawati Hangestri tak akan main.
Punya Nama Jawa tapi Belum Juga Bela Timnas Indonesia, Bek Feyenoord Ini Tak Masuk Radar PSSI?

Punya Nama Jawa tapi Belum Juga Bela Timnas Indonesia, Bek Feyenoord Ini Tak Masuk Radar PSSI?

Timnas Indonesia terus gencar memburu pemain keturunan demi meningkatkan daya saing level internasional. Namanya Jawa banget, Neraysho Kasanwirjo masuk radar?
Sudah Lama Dipendam Sule, Mantan Asisten Pribadi Kini Bongkar Kisah Perselingkuhan Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana

Sudah Lama Dipendam Sule, Mantan Asisten Pribadi Kini Bongkar Kisah Perselingkuhan Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana

Isu lama mengenai skandal perselingkuhan yang menyeret mendiang mantan istri Sule, Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana dibongkar oleh mantan asisten pribadi Lina
Striker Berdarah Depok Caper ke John Herdman? Langsung Cetak 6 Gol dan 2 Assist di Liga Belanda Demi Panggilan Timnas Indonesia

Striker Berdarah Depok Caper ke John Herdman? Langsung Cetak 6 Gol dan 2 Assist di Liga Belanda Demi Panggilan Timnas Indonesia

Berharap dilirik John Herdman untuk dinaturalisasi Timnas Indonesia, striker keturunan Depok ini menggila di Belanda. Cetal 6 gol dan 2 assist hanya dari 2 laga
Top Skor Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Gagal Tembus Papan Atas, Megatron Terancam Terdepak dari 10 Besar

Top Skor Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Gagal Tembus Papan Atas, Megatron Terancam Terdepak dari 10 Besar

Top skor Proliga 2026 putri, di mana Megawati Hangestri (Jakarta Pertamina Enduro) terancam terdepak dari 10 besar seiring dominasi pemain asing yang tak terbendung.
Emil Audero Menggila! 6 Penyelamatan Heroik Selamatkan Cremonese dari Kekalahan Lawan Genoa

Emil Audero Menggila! 6 Penyelamatan Heroik Selamatkan Cremonese dari Kekalahan Lawan Genoa

Kiper Timnas Indonesia Emil Audero tampil solid ketika membela Cremonese saat ditahan imbang Genoa tanpa gol pada pekan ke-25 Liga Italia
Media Vietnam Heran Bukan Main, Timnas Indonesia kok Banyak Pemain Naturalisasi tapi Selalu Kalah di Final AFF

Media Vietnam Heran Bukan Main, Timnas Indonesia kok Banyak Pemain Naturalisasi tapi Selalu Kalah di Final AFF

Media Vietnam terheran-heran sekaligus sindir Timnas Indonesia yang kini punya banyak pemain naturalisasi tapi selalu kalah dalam laga final AFF alias tak juara
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT