GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

17 Anak Putus Sekolah di Garut Jadi Atlet E-Sport

Gamers online mulai menjadi kebanggaan orang tua setelah anak-anak yang putus sekolah itu jadi atlet E-Sport Nasional. Mereka juga melanjutkan pendidikannya
  • Reporter :
  • Editor :
Sabtu, 27 Agustus 2022 - 12:15 WIB
Anak-anak yang sempat putus sekolah menerima ijazah setelah lanjutkan pendidikan sekaligus jadi atlet E-Sport
Sumber :
  • Taufiq Hidayah

Garut, Jawa Barat - Game online yang kerap membuat murka para orang tua, kini mulai menjadi kebanggaan setelah anak-anak yang putus sekolah menjadi atlet E-Sport Nasional. 17 anak putus sekolah mampu melanjutkan pendidikannya, setelah disekolahkan oleh E-Sport Indonesia (ESI) Garut. Mereka bahkan mampu mengubah paradigma bermain game yang candu menjadi bernilai positif.

Sebanyak 17 siswa putus sekolah di Garut hari ini, Sabtu (27/8/2022) mendapat ijazah setelah mereka disekolahkan oleh E-Sport Indonesia. Para anak usia sekolah itu putus sekolah akibat beragam persoalan, dari broken home (masalah keluarga), candu main game, hingga pergaulan bebas. E-Sport Garut yang membina para anak putus sekolah di jenjang SMP dan SMA/SMK sederajat, mampu menggali potensi mereka dan menjadikan atlet game yang masuk kedalam wadah E-Sport Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bertepatan dengan kejuaraan piala kemerdekaan 2022 di Garut, pengurus E-Sport Indonesa wilayah Garut, menyerahkan ijazah siswa yang awalnya putus sekolah. Mereka kini melanjutkan sekolah setelah menjadi atlet E-Sport diberbagai kompetisi game online tingkat nasional.

"Itu salah satu nilai positifnya, ESI ini sangat perhatian terhadap atletnya. Justru harus support yang kayak tadi putus sekolah, seimbang antara bidang yang lain, dan olahraga ini. Jadi harus seimbang, sehingga masa depannya tetap tercapai. Karena atlet ada batas umur," kata Widi Nugroho, Ketua E-Sport Garut, Sabtu (27/8/2022) di Jalan Otista Garut.

Widi juga menambahkan bahwa ada 17 siswa atau anak yang putus sekolah sudah kembali bersekolah dan mendapat ijazah untuk melanjutkan jenjang sekolahnya.

"Ada 17 anak putus sekolah, dari tingkat SMP dan SMA, mereka kini sudah melanjutkan sekolah bahkan ada yang sudah diberikan ijazahnya, intinya kita selalu kasih motivasi bahwa pengguna game terutama anak sekolah, bahwa game itu bukan untuk menjadi candu, tapi kalo mau main game harus menjadi nilai positif," tambah Widi.

Chanyu Putra Chaniago, salah seorang siswa putus sekolah yang mendapat program sekolah gratis mengaku lega bisa melanjutkan pendidikannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dulu putus sekolah pas lagi SMP kelas 2, ya ada masalah keluarga, kemudian tahu ada di E-Sport ada program sekolah gratis jadi ikut, alhamdulilah lulus sampai sekarang sampai lulus SMA punya ijazah,"kata Chanyu, saat ditemui di turnamen piala kemerdekaan.

Para orang tua biasanya kerap murka melihat anaknya selalu main game online, tapi dengan mengubah paradigma bermain game menjadi hal positif bagi anak ingin menjadi atlet yang mengharumkan daerah asalnya. (thh/act)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Trending Topic: Dedi Mulyadi Bawa Kabar Gembira, Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat, hingga Omongan Khabib Nurmagomedov Terbukti

Trending Topic: Dedi Mulyadi Bawa Kabar Gembira, Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat, hingga Omongan Khabib Nurmagomedov Terbukti

Berikut rangkuman tiga berita terpopuler yang paling banyak dibaca di tvOnenews.com, mulai dari kebiajakan baru Dedi Mulyadi hingga omongan Khabib Nurmagomedov.
Hasil Thailand Open 2026: Susah Payah Kalahkan Wakil Prancis, Amri/Nita Ikuti Jejak Jafar/Felisha ke Babak Kedua

Hasil Thailand Open 2026: Susah Payah Kalahkan Wakil Prancis, Amri/Nita Ikuti Jejak Jafar/Felisha ke Babak Kedua

Hasil Thailand Open 2026 sektor ganda campuran yang pertemukan pasangan Indonesia, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah vs Wakil Prancis, Julien Maio/Lea Palermo.
Nature Lifestyle Makin Booming, Indonesia Punya Potensi Besar di Industri Tanaman dan Pasar Internasional

Nature Lifestyle Makin Booming, Indonesia Punya Potensi Besar di Industri Tanaman dan Pasar Internasional

Tren nature lifestyle kini juga semakin dekat dengan generasi muda. Jika sebelumnya tanaman identik dengan aktivitas orang tua atau penghobi tertentu, kini tanaman menjadi
KKL I Pemuda Katolik 2026, Dorong Kader Sebagai Penguat Green Ekonomi Daeeah

KKL I Pemuda Katolik 2026, Dorong Kader Sebagai Penguat Green Ekonomi Daeeah

Pemuda Katolik akan melaksanakan Kursus Kepemimpinan Lanjut (KKL) I Tahun 2026 bertema “Kepemimpinan Inklusif dan Kolaboratif dalam Mengawal Pembangunan dan Akselerasi Ekonomi Daerah yang Berkelanjutan”.
Babak Baru Kasus Daycare Little Aresha Yogyakarta, Sinyal Tersangka Baru Menguat

Babak Baru Kasus Daycare Little Aresha Yogyakarta, Sinyal Tersangka Baru Menguat

Penanganan kasus dugaan kekerasan yang terjadi di tempat penitipan anak atau daycare Little Aresha Yogyakarta memasuki babak baru. 
Diperlakukan Tak Adil oleh Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI, Peserta SMAN 1 Pontianak Justru Banjir Dukungan

Diperlakukan Tak Adil oleh Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI, Peserta SMAN 1 Pontianak Justru Banjir Dukungan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI menyita perhatian publik usai sorotan viral mengenai keputusan dewan juri menganulir jawaban seorang peserta.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT