GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Biadab! Gegera Warisan Seorang Anak Bunuh Ayah Sendiri dengan Digorok Tiga Kali di Indramayu Jawa Barat

Kedatangan Kapolres ini untuk memastikan penyidik dalam mendalami kasus bunuh ayah sendiri yang menyita perhatian publik tersebut, bisa diproses dengan cepat.
Kamis, 1 Desember 2022 - 00:03 WIB
Tersangka Anak Bunuh Ayah di Indramayu 1
Sumber :
  • Opi Raharjo

Indramayu, Jawa Barat - Polisi dari polres Indramayu mendatangi kembali tempat kejadian perkara (TKP) pembunuhan yang dilakukan oleh Murtado (27) kepada sang ayah Casim (72). Kedatangan Kapolres ini untuk memastikan penyidik dalam mendalami kasus bunuh ayah sendiri yang menyita perhatian publik tersebut, bisa diproses dengan cepat dan menemukan titik terang dibalik teka-teki motif dibalik pembunuhan sadis yang dilakukan pelaku.

Dalam pengecekan ulang TKP ini, Murtado yang dibawa penyidik ke lokasi menunjukkan tempat dimana sang ayah dianiaya dan proses penguburan usai dibantai olehnya. Dihadapan penyidik, pelaku sebelumnya telah merencanakan pembunuhan kepada sang ayah karena dilatarbelakangi motif cek cok warisan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

(Aparat Polres Indramayu Melakukan Cek Ulang TKP Anak Bunuh Ayah)

Murtado tega bunuh ayah sendiri dengan memukul bagian punggungnya dengan menggunakan balok, tak hanya itu untuk memastikan ayahnya benar benar meninggal murtadi sang jagal keji mengorok leher ayahnya sebanyak tiga kali, hingga leher sang ayah nyaris putus. Saat sang ayah pingsan, Murtado kemudian menguburkannya hanya dengan selembar kain sorban dalam kondisi tak sadarkan diri.

"Saya rencanakan tiga hari sebelum eksekusi, saya saat itu bengaruh obat batuk, saya minum 20 butir, Bapak, saya pancing ada ular kobra di rumah, dia dateng," ujar Murtado dihadapan polisi. Rabu (30/11/2022).

Sementara, dari keterangan yang didapat, pelaku nekad melakukan perbuatan keji terhadap ayahnya lantaran warisan, pelaku bahkan, nyaris menghabisi nyawa fatma, kakaknya dengan cara dibekap dan dipukul hingga koma. Dari laporan penganiayaan terhadap fatma inilah, akhirnya terungkap hilangnya casim sejak dua bulan terakhir akibatnya dibunuh dan dikubur oleh murtado.

"Pertama mukul dulu setelah dibawah lalu pakai golok, pada saat dipukul belum meninggal lalu pakai golok belakang sama samping leher, Bapak," ungkap Murtado.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peristiwa pembunuhan Casim ini terjadi sekitar dua bulan lalu, Casim dibunuh anak kandungnya sendiri yakni Murtado. Peristiwa pembunuhan ini terungkap, usai sang Kakaknya Fatma melaporkan dugaan penagiayaan yang dilakukan oleh Murtado.

Terungkapnya kasus pembunuhan Casim, usai Murtado ditangkap karena kasus penganiayaan dan pada saat dimintai keterangan oleh penyidik Satuan Reserse Kriminal Polres Indramayu, Murtado buka suara dan mengakui perbuatannya yang tega membunuh sang ayahnya sendiri pada awal Oktober lalu, bahkan Murtado juga tega menguburkan ayahnya di halaman samping rumahnya dalam kondisi masih hidup.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kronologi Ribut-ribut Persib Bandung dengan Jakmania, Umuh Muchtar Sebut Sengaja Provokasi Walau Beda Penerbangan

Kronologi Ribut-ribut Persib Bandung dengan Jakmania, Umuh Muchtar Sebut Sengaja Provokasi Walau Beda Penerbangan

Kejadian ini terjadi setelah pertandingan antara Persija melawan Persib Bandung di Stadion Segiri, Samarinda pada Minggu (10/5/2026), di mana Persija kalah 1-2 dari Persib. 
BPNT Tahap 2 2026 Kapan Cair? Saldo Sudah Masuk di Sejumlah Bank, Banyak KPM Masih Menunggu

BPNT Tahap 2 2026 Kapan Cair? Saldo Sudah Masuk di Sejumlah Bank, Banyak KPM Masih Menunggu

BPNT Tahap 2 2026 mulai cair bertahap lewat BSI, BNI, BRI dan Mandiri. Simak penyebab saldo masih nol dan cara mengatasinya.
Di Depan Denny Sumargo, Korban Kiai Ashari Blak-blakan Jumlah Korban Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo

Di Depan Denny Sumargo, Korban Kiai Ashari Blak-blakan Jumlah Korban Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo

Kasus dugaan kekerasan seksual yang melibatkan Kiai Ashari alias AS (51) di Kabupaten Pati kian menyita perhatian publik. Lingkungan Ponpos Ndholo Kusumo kini -
Championship 2025-2026 Resmi Berakhir, Catatkan Sejarah Baru 1 Kompetisi Penuh dengan VAR

Championship 2025-2026 Resmi Berakhir, Catatkan Sejarah Baru 1 Kompetisi Penuh dengan VAR

Partai final antara PSS Sleman melawan Garuayaksa yang digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (9/5/2026) malam menjadi penutup perjalanan panjang musim Championship 2025-2026.
Beli Rumah di Usia Muda Memang Berat, Tapi Justru Bisa Jadi Langkah Finansial Terbaik, Begini Tipsnya!

Beli Rumah di Usia Muda Memang Berat, Tapi Justru Bisa Jadi Langkah Finansial Terbaik, Begini Tipsnya!

Membeli hunian di usia muda jadi tantangan besar, namun peluang memiliki rumah kini semakin terbuka lewat berbagai program dan promo properti.
BSD City Gandeng ASIX Bangun Pusat Akademi AI dan Robotik, Targetkan Jadi Ekosistem Teknologi Kelas Dunia

BSD City Gandeng ASIX Bangun Pusat Akademi AI dan Robotik, Targetkan Jadi Ekosistem Teknologi Kelas Dunia

Kolaborasi dengan ASIX Indonesia menjadi langkah konkret BSD City sebagai township masa depan yang tidak hanya unggul dari sisi infrastruktur fisik, tetapi juga sebagai pusat inovasi.

Trending

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT