News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Demo Tolak Perppu Cipta Kerja di Depan Kantor Gubernur Jateng, Ratusan Mahasiswa Terlibat Kericuhan

Ratusan mahasiswa di Kota Semarang yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM) melakukan unjuk rasa di depan kantor Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng Jalan Pahlawan Kota Semarang, Selasa (14/3/2023).
Selasa, 14 Maret 2023 - 22:36 WIB
Petugas kepolisian saat melakukan pengamanan aksi demo di Semarang, Selasa (14/3/2023).
Sumber :
  • Tim tvOne - Didiet Cordiaz

Semarang, tvOnenews.com - Ratusan mahasiswa di Kota Semarang yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM) melakukan unjuk rasa di depan kantor Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng Jalan Pahlawan Kota Semarang, Selasa (14/3/2023). Aksi Demo penolakan Perppu Cipta Kerja ini diwarnai kericuhan.

Massa yang berunjuk rasa berusaha membobol pagar yang ditutup dan dihadang oleh kepolisian. Beberapa benda juga terlihat dilemparkan oleh sejumlah mahasiswa ke arah barikade polisi.  

Dalam pantauan, ratusan mahasiswa tiba di lokasi pukul 14.00 WIB berjalan kaki melintasi kantor Polda Jateng. Kedatangan pendemo ini diiringi dengan seruan-seruan aksi penolakan Perppu Cipta Kerja sembari membawa poster-poster.

Selain itu ada juga aksi yang dilakukan satu mahasiswa mengenakan kostum layaknya pocong. Usai tiba di lokasi, sejumlah mahasiswa langsung merobohkan pagar kawat berduri yang dipasang kepolisian untuk mencegah massa aksi masuk ke gedung Pemprov Jateng.

“Pak polisi, tolong dalam dua menit pintunya dibuka. Kalau tidak kami akan paksa masuk,” ujar pengunjuk rasa.

Meski demikian, kepolisian enggan menuruti apa yang diinginkan oleh pendemo. Hal itu dikarenakan adanya potensi kerusakan fasilitas umum.

Mahasiswa sempat melakukan pembakaran ban bekas di depan gerbang untuk memprovokasi polisi. Namun aksi pembakaran ini dibiarkan hingga ban habis.  

Di lokasi, terlihat kepolisian dari Polda Jateng dan Polrestabes Semarang menggunakan rompi dan peralatan lengkap menghadang di balik pagar aksi pendemo. Satu mobil water cannon dan satu mobil trantis pengendali massa (Dalmas) juga diturunkan untuk mengantisipasi adanya aksi rusuh saat demo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepolisian meminta agar para pendemo bisa tertib dalam menyampaikan aspirasi. Pihak aparat juga mengaku tak segan untuk melakukan tindakan tegas jika aksi unjuk rasa berjalan ricuh.

“Adik-adik tolong sampaikan aspirasi dengan tertib,” imbuh petugas kepolisian.

Mahasiswa terus berusaha memasuki halaman kantor, dengan mendorong gerbang. Namun aksi ini pun berhasil digagalkan petugas kepolisian. Hingga berita ini ditulis, aksi masih berlanjut.(Dcz/Buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Cegah Permainan Calo, Menhub Masih Rahasiakan Detail Rute MRT Menuju Tangerang Selatan

Cegah Permainan Calo, Menhub Masih Rahasiakan Detail Rute MRT Menuju Tangerang Selatan

Kementerian Perhubungan memutuskan untuk tidak memublikasikan rute Mass Rapid Transit (MRT) tujuan Tangerang Selatan (Tangsel) guna mengantisipasi maraknya spekulasi lahan. 
Wamendagri Akhmad Wiyagus Ungkap IKAPTK Harus Jadi Kekuatan Moral dan Benteng Ketahanan Nasional

Wamendagri Akhmad Wiyagus Ungkap IKAPTK Harus Jadi Kekuatan Moral dan Benteng Ketahanan Nasional

Wakil Menteri Dalam Negeri, Akhmad Wiyagus menekankan pentingnya peran Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) sebagai pilar moral dalam sistem birokrasi Indonesia. 
Cegah Kejahatan Jalanan, Polda Sulsel Libatkan 1.500 Warga-Ojol Perkuat Kamtibmas

Cegah Kejahatan Jalanan, Polda Sulsel Libatkan 1.500 Warga-Ojol Perkuat Kamtibmas

Kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat diharapkan semakin kuat sehingga sistem keamanan berbasis masyarakat dapat berjalan optimal dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di Sulawesi Selatan
Berkaca dari Negara China, Bekasi Siap Berinovasi Mengolah Sampah jadi Listrik

Berkaca dari Negara China, Bekasi Siap Berinovasi Mengolah Sampah jadi Listrik

Kabar gembira untuk warga Bekasi nih, karena tidak lama lagi bisa punya listrik dari hasil olahan sampah. Berikut penjelasannya.
Evaluasi Menyeluruh Latsarmil Kemhan: Porsi Latihan Fisik Kini Sesuaikan Kondisi Peserta Koperasi Merah Putih

Evaluasi Menyeluruh Latsarmil Kemhan: Porsi Latihan Fisik Kini Sesuaikan Kondisi Peserta Koperasi Merah Putih

Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin menginstruksikan dilakukannya peninjauan ulang secara menyeluruh terhadap program latihan dasar kemiliteran (latsarmil) bagi para calon manajer Koperasi Merah Putih. 
Persib Bandung Pinjamkan Wonderkid Zulkifli Lukmansyah Untuk Dapatkan Menit Bermain

Persib Bandung Pinjamkan Wonderkid Zulkifli Lukmansyah Untuk Dapatkan Menit Bermain

Persib sepakat untuk melepas Zulkifli Lukmansyah dengan status pinjaman di awal musim 2026/2027. ia diharapkan bisa menimba ilmu selama dipinjamkan ke klub lain

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT