News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Dugaan Pemerasan Sejumlah Pemuda di Paninggaran, Begini Penjelasan Polres Pekalongan

Beredar sebuah video bernarasikan aksi pemerasan yang dilakukan oleh sekelompok pemuda di sekitar wilayah Paninggaran, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.
Jumat, 28 April 2023 - 12:42 WIB
Pihak yang bertikai saat dimediasi di di Mapolres Pekalongan.
Sumber :
  • Tim tvOne - Edi Mustofa

Pekalongan, tvOnenews.com - Beredar sebuah video bernarasikan aksi pemerasan yang dilakukan oleh sekelompok pemuda di wilayah Paninggaran, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.

Video yang diunggah di media sosial tersebut viral dan menuai berbagai komentar. Terkait hal itu, Kapolres Pekalongan AKBP Arief Fajar Satria memberikan sejumlah penjelasan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolres mengatakan, bahwa kejadian yang ada dalam video tersebut terjadi pada hari Senin (24/04/2023). Dari informasi yang diterima pihaknya masih terdapat dua versi.

Dimana satu versi mengatakan telah terjadi perselisihan yang berawal dari adanya mobil rental yang menyerempet warga di jalan Paninggaran. Namun versi lain yang viral di media sosial memuat adanya suatu pemerasan yang dilakukan oleh sekelompok pemuda.

“Saat ini, Polres Pekalongan sedang meminta verifikasi ataupun meminta keterangan dari kedua belah pihak, yang mana dari kedua belah pihak kemarin sesuai dengan informasi yang disampaikan dari Kapolsek Paninggaran bahwasanya hal tersebut bisa diselesaikan. Namun berita tersebut baru viral saat ini,” kata AKBP Arief Fajar Satria, Jum'at (28/04/2023)

AKBP Arief menegaskan, nantinya dari pihak penyidik akan memastikan kembali apakah benar-benar pada waktu tersebut sudah terselesaikan dengan baik ataupun memeriksa terkait dengan siapa yang menyerempet ataupun apakah ada dugaan kesengajaan dan lain sebagainya.

“Jadi nanti nanti akan kita sampaikan update lebih lanjut,” imbuhnya.

Sebelum nya telah beredar video yang viral di media sosial. Dalam video tersebut, nampak sejumlah pemuda tengah menghentikan kendaraan travel dan sempat terjadi keributan antara pemuda yang menghentikan mobil dan pengemudi travel yang melintas di Jalan Raya Paninggaran, Pekalongan, Jawa Tengah.

Namun dalam video yang viral tersebut di akun Instagram itu  dinarasikan jika pemuda ini disebut-sebut tengah mabuk dan melakukan pemalakan terhadap sopir travel. 

Sementara itu Kasat Reskrim AKP Isnovim menambahkan bahwa terkait adanya berita viral pemalakan di Paninggaran tersebut ia bersama anggotanya langsung gerak cepat dan mendatangi TKP. Selain itu ia juga telah memanggil sopir travel serta pemuda yang terkait dengan video tersebut.

"Dari pemeriksaan sopir maupun pemuda untuk keduanya membenarkan bahwa tidak ada pemalakan. Namun benar bahwa sopir travel itu dihentikan oleh beberapa pemuda dan pemuda itu menanyakan kepada sopir hampir menyerempet salah satu sepeda motor pemuda tersebut," kata AKP Isnovim.

Sementara itu Yusril, warga Paninggaran pada saat di Mapolres Pekalongan, mengungkapkan bahwa dirinya tidak ada maksud dan niatan untuk melakukan pemalakan terhadap pengemudi travel tersebut.

Namun ia menghentikan laju kendaraan untuk meminta klarifikasi pengemudi terkait peristiwa motornya yang hampir di senggol oleh mobil travel.

"Saya sendiri tidak ada unsur pemalakan, namun karena motor saya mau disenggol, kemudian saya kejar dengan tujuan untuk menanyakan saja, tidak ada maksud untuk pemalakan atau minta uang kepada pengemudi travel tersebut," kata Yusril.

Pengemudi travel, Muhammad Nastain, mengklarifikasi video yang beredar luas di sosial media tersebut tidak benar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya supir travel yang ada di video viral itu. Saya mau mengklarifikasi tentang video di Paninggaran, itu bukan pemalakan tapi ada hanya kesalahpahaman sama warga terkait kendaraan mau serempet. Dan ini saya sudah bertemu dengan orangnya , masalah ini sudah selesai, kita saling memaafkan," kata Muhammad Nastain.

Atas kejadian ini kedua pihak telah dipertemukan dan antara sopir travel dengan pemuda terkait video viral tersebut dan telah sepakat untuk diselesaikan secara kekeluargaan atau restoratif justice. (Hhm/Buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Daya Saing Indonesia Anjlok, Bonus Demografi Terancam Berubah Jadi Bencana Pengangguran

Daya Saing Indonesia Anjlok, Bonus Demografi Terancam Berubah Jadi Bencana Pengangguran

Merosotnya peringkat daya saing Indonesia dalam World Competitiveness Ranking 2026 dinilai bukan sekadar penurunan statistik, melainkan sinyal bahaya bagi iklim
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Senegal dan Irak pun mesti menggantungkan nasib melalui mekanisme peringkat ketiga terbaik. Keduanya saat ini belum mengantongi poin usai dikalahkan Norwegia dan Prancis di dua pertandingan awal Piala Dunia 2026.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Norwegia dan Prancis sudah memastikan diri lolos ke babak 32 besar berkat kemenangan di dua laga awal. Duel dini hari nanti akan menentukan status juara Grup I Piala Dunia 2026.
Jaringan Judi Online Berkedok Aplikasi Digital Terbongkar, WN China Masuk DPO

Jaringan Judi Online Berkedok Aplikasi Digital Terbongkar, WN China Masuk DPO

Polda Metro Jaya mengungkap jaringan judi online dan pornografi melalui aplikasi HOT51. Sembilan tersangka ditangkap, sementara satu WN China masuk daftar buronan.
Efek Megawati Hangestri, KOVO Resmi Terapkan Regulasi Baru soal Kuota Pemain Asia di V-League

Efek Megawati Hangestri, KOVO Resmi Terapkan Regulasi Baru soal Kuota Pemain Asia di V-League

Kesuksesan Megawati Hangestri tampil impresif di V-League tampaknya mulai membawa dampak besar bagi kompetisi Liga Voli Korea. KOVO ubah regulasi kuota pemain.
Polda Metro Jaya Sita 17,45 Ton Narkoba dalam 6 Bulan, 5.196 Tersangka Ditangkap dan Modus Baru Terbongkar

Polda Metro Jaya Sita 17,45 Ton Narkoba dalam 6 Bulan, 5.196 Tersangka Ditangkap dan Modus Baru Terbongkar

Polda Metro Jaya menyita 17,45 ton narkoba dan obat keras ilegal sepanjang Januari-Juni 2026. Sebanyak 5.196 tersangka ditangkap dari ribuan pengungkapan kasus

Trending

Jaringan Judi Online Berkedok Aplikasi Digital Terbongkar, WN China Masuk DPO

Jaringan Judi Online Berkedok Aplikasi Digital Terbongkar, WN China Masuk DPO

Polda Metro Jaya mengungkap jaringan judi online dan pornografi melalui aplikasi HOT51. Sembilan tersangka ditangkap, sementara satu WN China masuk daftar buronan.
Daya Saing Indonesia Anjlok, Bonus Demografi Terancam Berubah Jadi Bencana Pengangguran

Daya Saing Indonesia Anjlok, Bonus Demografi Terancam Berubah Jadi Bencana Pengangguran

Merosotnya peringkat daya saing Indonesia dalam World Competitiveness Ranking 2026 dinilai bukan sekadar penurunan statistik, melainkan sinyal bahaya bagi iklim
Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Sandy membenarkan adanya peristiwa penganiayaan yang dilakukan oleh anggota TNI terhadap warga
Polda Metro Jaya Bongkar 6 Kasus Narkoba Paling Mencengangkan, Ada Pabrik Vape Etomidat hingga Gudang Pakan Ternak Berkedok Laboratorium Gelap

Polda Metro Jaya Bongkar 6 Kasus Narkoba Paling Mencengangkan, Ada Pabrik Vape Etomidat hingga Gudang Pakan Ternak Berkedok Laboratorium Gelap

Polda Metro Jaya mengungkap enam kasus narkoba paling menonjol sepanjang Januari-Juni 2026. Mulai dari laboratorium vape etomidat, pabrik pil koplo, hingga jaringan sabu internasional
Polda Metro Jaya Sita 17,45 Ton Narkoba dalam 6 Bulan, 5.196 Tersangka Ditangkap dan Modus Baru Terbongkar

Polda Metro Jaya Sita 17,45 Ton Narkoba dalam 6 Bulan, 5.196 Tersangka Ditangkap dan Modus Baru Terbongkar

Polda Metro Jaya menyita 17,45 ton narkoba dan obat keras ilegal sepanjang Januari-Juni 2026. Sebanyak 5.196 tersangka ditangkap dari ribuan pengungkapan kasus
Efek Megawati Hangestri, KOVO Resmi Terapkan Regulasi Baru soal Kuota Pemain Asia di V-League

Efek Megawati Hangestri, KOVO Resmi Terapkan Regulasi Baru soal Kuota Pemain Asia di V-League

Kesuksesan Megawati Hangestri tampil impresif di V-League tampaknya mulai membawa dampak besar bagi kompetisi Liga Voli Korea. KOVO ubah regulasi kuota pemain.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Norwegia dan Prancis sudah memastikan diri lolos ke babak 32 besar berkat kemenangan di dua laga awal. Duel dini hari nanti akan menentukan status juara Grup I Piala Dunia 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT