GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Antusiasme Warga Jadi Modal Utama, Program Kampung Iklim Dusun Kawista Wonosobo Diresmikan

Antusiasme warga jadi modal utama, Program Kampung Iklim (Proklim) Dusun Kawista, Desa Adiwarno, Kecamatan Selomerto, Kabupaten Wonosobo, Provinsi Jawa Tengah diresmikan. 
Rabu, 7 Juni 2023 - 08:28 WIB
CSR Department Head PT Pamapersada Nusantara Maidi Irvan
Sumber :
  • Novianti Siswandini-tvOne

Wonosobo, tvOnenews.com - Antusiasme warga jadi modal utama, Program Kampung Iklim (Proklim) Dusun Kawista, Desa Adiwarno, Kecamatan Selomerto, Kabupaten Wonosobo, Provinsi Jawa Tengah diresmikan. 

Program ini merupakan program lingkup nasional yang dikelola Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dalam rangka melibatkan masyarakat dalam melakukan aksi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim serta penurunan emisi gas rumah kaca. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tidak hanya melibatkan masyarakat, program ini juga melibatkan pemangku kepentingan.

Sebagai salah satu pemangku kepentingan yang terlibat, CSR Department Head PT Pamapersada Nusantara Maidi Irvan mengatakan antusiasme dan keterbukaan warga terhadap program ini merupakan modal yang paling utama.

“Karena warga di sini antusias dan mereka welcome dengan Proklim makanya kita mau bantu di sini jadi salah satu binaan kita,” ujar Maidi di acara peresmian Proklim Dusun Kawista, Selasa (6/6/2023). 

Maidi menyebut dipilihnya Dusun Kawista sebagai sasaran Proklim karena berdasarkan hasil assessment wilayah ini punya sumber daya alam atau faktor alamnya mendukung serta adanya keterlibatan masyarakat atau warganya berperan aktif.

“Jadi kami datang kemari 5 bulan lalu. Kami bertemu penggerak di sini. Ternyata sudah berjalan. Kami cek potensi alam, produk binaan (home industry) itu sudah ada walaupun belum dibina secara intensif atau belum ada orang tua asuh,” katanya. 

Dia mengatakan Proklim di Dusun Kawista bukanlah yang pertama.  

Program ini sudah dikembangkan pihaknya di 19 kampung yang tersebar di Pulau Kalimantan, Sumatera dan Jawa. 

Adapun pola Proklim ini adalah pendampingan seperti pelatihan biogas, pembuatan kompos dan ada tim penggeraknya. 

“[Pendampingan] Proklim ini tidak ada jangka waktu. Semua tergantung masyarakatnya sendiri. Kalau belum bisa naik grade kita bina terus. Target kita nasional,” jelasnya. 

Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat. Dok: Novianti Siswandini-tvOne

Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat minta dinas terkait cawe-cawe atau terlibat Proklim di Dusun Kawista.  

"Mau tidak mau harus terlibat. Misalnya jalannya jelek. Maka dinas PU harus terlibat. Sehingga, Proklim pun berjalan baik. Ending-nya mengubah paradigma masyarakat jadi lebih lestari," kata Afif. 

Dia berpendapat Proklim akan bergerak kalau masyarakatnya welcome atau terbuka dan tergerak.

"Sebaik apapun programnya tapi kalau tanpa partisipasi warga pasti tidak akan berjalan baik," ujar Afif. 

Afif berharap Proklim di Dusun Kawista ini bisa berjalan baik. Pasalnya, dusun ini sudah punya modal utama.

Sementara itu, Ketua Proklim Kawista Aan Ibnu Khumed menambahkan program ini diharapkan bisa berhasil dan bisa masuk di level nasional.

Hal ini mengingat potensi alam dan warganya yang sangat mendukung. 

“Ke depannya kami ingin menjadikan Dusun Kawista sebagai Kampung Wisata Proklim. Sungai yang ada di tengah kampung akan didesain menjadi destinasi wisata. Produk UMKM berbasis pangan lokal untuk wisata kulinernya. Ada batik lokal. Nanti akan dibuat batik khas kawista. Motif batik ini terinspirasi dari buah kawista. Inilah yang jadi ikonnya,” kata dia.(nsi) 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sherly Tjoanda: Konektivitas Bisa Tekan Angka Kemiskinan di Maluku Utara

Sherly Tjoanda: Konektivitas Bisa Tekan Angka Kemiskinan di Maluku Utara

Belum lama ini Gubernur Malut, Sherly Tjoanda menyampaikan pentingnya konektivitas antar derah dan ke kota di Maluku Utara untuk tekan kemiskinan
Scudetto yang Berkah, Paus Leo XIV Beri Ucapan Selamat Langsung untuk Inter Milan Usai Juara Liga Italia 2025-2026

Scudetto yang Berkah, Paus Leo XIV Beri Ucapan Selamat Langsung untuk Inter Milan Usai Juara Liga Italia 2025-2026

Euforia Inter Milan juara Serie A musim 2025/2026 mendapat momen spesial dari Vatikan. Klub berjuluk Nerazzurri itu menerima berkat langsung dari Pope Leo XIV.
Di Hadapan Media Belanda, Maarten Paes Ungkap Fakta Menyedihkan soal Sepak Bola Indonesia: Kenyataannya Begitu

Di Hadapan Media Belanda, Maarten Paes Ungkap Fakta Menyedihkan soal Sepak Bola Indonesia: Kenyataannya Begitu

Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, mengungkap fakta menyedihkan soal sepak bola di kancah lokal. Dia berbicara soal ini ketika diwawancarai oleh media Belanda.
Utang Pemerintah Capai Rp9.920,42 Triliun, Purbaya Pastikan Masih Aman Dibanding Negara Tetangga

Utang Pemerintah Capai Rp9.920,42 Triliun, Purbaya Pastikan Masih Aman Dibanding Negara Tetangga

Purbaya bandingkan rasio utang Indonesia dinilai masih lebih rendah dibandingkan negara lain, seperti Malaysia yang capai 60 persen dan Singapura 180 persen.
Bung Ropan Mulai Curiga, Jangan-jangan John Herdman akan Panggil Striker Asing Ini ke Timnas Indonesia di AFF 2026

Bung Ropan Mulai Curiga, Jangan-jangan John Herdman akan Panggil Striker Asing Ini ke Timnas Indonesia di AFF 2026

Bung Ropan curiga John Herdman akan panggil striker asing ini untuk perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026. Timnas Indonesia akan punya striker haus gol.
Rupiah Terpuruk, Ekonom Sebut Ada Masalah Domestik yang Belum Selesai: Kepercayaan Investor Global Menurun

Rupiah Terpuruk, Ekonom Sebut Ada Masalah Domestik yang Belum Selesai: Kepercayaan Investor Global Menurun

Ekonom Achmad Nur Hidayat menilai, anjloknya mata uang Indonesia justru membuka persoalan mendasar yang selama ini membayangi struktur ekonomi nasional.

Trending

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

LPSK mengambil langkah proaktif untuk melindungi puluhan santriwati yang menjadi korban dugaan pencabulan di Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, Pati. 
Ayah Santriwati Beberkan Kejanggalan di Ponpes Pati, Sebut Anaknya Dikeluarkan usai Tolak Temani Pelaku Tidur

Ayah Santriwati Beberkan Kejanggalan di Ponpes Pati, Sebut Anaknya Dikeluarkan usai Tolak Temani Pelaku Tidur

Ayah santriwati bongkar kejanggalan di Ponpes Pati. Anaknya disebut dikeluarkan usai menolak temani tidur pelaku di pesantren. Simak cerita selengkapnya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT