LIVESTREAM
img_title
Tutup Menu
Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali
Bencana tanah longsor di Banjarnegara yang terjadi akibat cuaca ekstrem. (Dokumentasi)
Sumber :
  • ANTARA

BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem Masih Terjadi di Wilayah Jawa Tengah

Peningkatan intensitas hujan di Wilayah Jawa Tengah berpotensi mengakibatkan cuaca ekstrem dan dapat memicu terjadinya bencana hidrometeorologi pada 7-8 Maret 2024.

Kamis, 7 Maret 2024 - 10:33 WIB

Cilacap, tvOnenews.com - Peningkatan intensitas hujan di Wilayah Jawa Tengah berpotensi mengakibatkan cuaca ekstrem dan dapat memicu terjadinya bencana hidrometeorologi pada 7-8 Maret 2024.

Kepala Kelompok Teknisi BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap, Teguh Wardoyo mengatakan, sejumlah wilayah Jateng yang berpotensi terjadi cuaca ekstrem di antaranya Kabupaten Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Pemalang, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Temanggung, Brebes, Kabupaten/Kota Pekalongan, dan Kabupaten/Kota Tegal.

Selain itu, Kabupaten/Kota Magelang, Kabupaten Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Surakarta, Wonogiri, Karanganyar, Sragen, Grobogan, Blora, Pati, Jepara, Kudus, Demak, Kota/Kabupaten Semarang, Salatiga, Kendal, Batang, dan sekitarnya.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di sejumlah wilayah Jawa Tengah (Jateng) untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem tersebut.

"Potensi cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang tersebut dipicu oleh beberapa faktor, antara lain aktifnya MJO -Madden Julian Oscillation- di wilayah Indonesia. Saat ini MJO aktif pada fase 3 -Indian Ocean-, menunjukkan kondisi yang signifikan terhadap peningkatan curah hujan di wilayah Indonesia," kata Teguh Wardoyo, Kamis (7/3/2024).

Teguh menjelaskan, daerah konvergensi terpantau di sejumlah wilayah Indonesia, salah satunya memanjang dari perairan selatan Jawa Barat hingga utara Jateng yang mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sepanjang daerah konvergensi tersebut.

Di sisi lain, aktivitas monsun Asia berpengaruh terhadap peningkatan massa udara basah di wilayah Indonesia bagian barat dan selatan ekuator, termasuk sekitar wilayah Jateng, serta labilitas lokal kuat yang mendukung proses konvektif pada skala lokal diamati di Jawa Tengah.

"Terkait dengan hal itu, kami mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap peningkatan intensitas hujan yang berpotensi mengakibatkan cuaca ekstrem yang dapat memicu terjadinya bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, dan tanah longsor," kata Teguh. (ant/buz)

Komentar
Berita Terkait
Topik Terkait
Saksikan Juga
Jangan Lewatkan
Setelah Salat Tahajud Tolong Sempatkan Baca Amalan Ini Sembari Menunggu Adzan Subuh, Kata Syekh Ali Jaber Manfaatnya Bisa...

Setelah Salat Tahajud Tolong Sempatkan Baca Amalan Ini Sembari Menunggu Adzan Subuh, Kata Syekh Ali Jaber Manfaatnya Bisa...

Dalam sebuah kesempatan saat sedang berdakwah, Syekh Ali Jaber pernah memberikan penjelasan soal amalan mulia yang dapat dikerjakan ketika menunggu waktu subuh.
Terkuak, Penyebab Sejumlah DPD Nyaris Baku Hantam di Rapat Paripurna, Palu La Nyalla Dirampas

Terkuak, Penyebab Sejumlah DPD Nyaris Baku Hantam di Rapat Paripurna, Palu La Nyalla Dirampas

Baru-baru ini terkuak penyebab sejumlah DPD nyaris baku hantam saat Rapat Paripurna ke-12, pada Jumat (12/7/2024).
Pegi Setiawan Akhirnya Buka Suara soal Iptu Rudiana, Ultimatum Ayah Eky Lakukan Hal Ini

Pegi Setiawan Akhirnya Buka Suara soal Iptu Rudiana, Ultimatum Ayah Eky Lakukan Hal Ini

Pegi Setiawan akhirnya buka suara soal Iptu Rudiana ayah Eky. Dia bahkan sampai mengultimatum Iptu Rudiana agar melakukan hal ini.
MUI akan Usut Mendalam Ajaran Mama Ghufron yang Penuh Kontroversi, Wasekjen Imbau Orang Tua Jangan Salah Pilih Pondok Pesantren

MUI akan Usut Mendalam Ajaran Mama Ghufron yang Penuh Kontroversi, Wasekjen Imbau Orang Tua Jangan Salah Pilih Pondok Pesantren

Mama Ghufron mengaku video call dengan malaikat maut, alam barzah, bahasa jin, bahasa semut, dan lainnya. Itu dinilai kebanyakan orang, termasuk MUI kontroversi
Fabrizio Romano Jadi Sasaran Kemarahan Netizen Indonesia setelah Beritakan Transfer Maarten Paes, Ternyata Ini Sebabnya

Fabrizio Romano Jadi Sasaran Kemarahan Netizen Indonesia setelah Beritakan Transfer Maarten Paes, Ternyata Ini Sebabnya

Pakar transfer asal Italia, Fabrizio Romano tiba-tiba viral setelah salah memasang bendera negara Maarten Paes di cuitan terbarunya soal kepindahan ke Empoli.
Detik-Detik Kesadisan Suami Bunuh Istri Hamil 8 Bulan di Sumbar, Dipukul hingga Dibekap Bantal

Detik-Detik Kesadisan Suami Bunuh Istri Hamil 8 Bulan di Sumbar, Dipukul hingga Dibekap Bantal

Beredar cerita kronologi detik-detik kesadisan suami berinisial R, bunuh istri, SPR di di Aro IV Korong, Kecamatan Lubuk Sikarah, Kota Solok, Sumbar,
Trending
Terbongkar! Peran Mengerikan 7 Pelaku Sindikat Judi Online di Jakbar

Terbongkar! Peran Mengerikan 7 Pelaku Sindikat Judi Online di Jakbar

Baru-baru ini membongkar peran mengerikan 7 (tujuh) pelaku sindikat judi online di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat (Jakbar).
Shin Tae-yong Dapat Kabar Bahagia, PSSI Bakal Berikan Duet Maut Lini Serang untuk Masa Depan Timnas Indonesia

Shin Tae-yong Dapat Kabar Bahagia, PSSI Bakal Berikan Duet Maut Lini Serang untuk Masa Depan Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong,boleh jadi bahagia mendengar kabar bahwa PSSI bakal memberikan duet maut untuk lini serang skuad Garuda di masa depan.
Indra Sjafri Diminta Mundur dan Sering Menjadi Sasaran Amukan Netizen, PSSI Akhirnya Buat Keputusan Terkait Nasibnya di Timnas Indonesia U-19

Indra Sjafri Diminta Mundur dan Sering Menjadi Sasaran Amukan Netizen, PSSI Akhirnya Buat Keputusan Terkait Nasibnya di Timnas Indonesia U-19

PSSI langsung pasang badan setelah muncul tuntutan dari netizen menggantik Indra Sjafri di posisi pelatih Timnas Indonesia U-19.
Maarten Paes Bisa Memperkuat Timnas Indonesia di Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026? PSSI Beri Sedikit Kabar Gembira

Maarten Paes Bisa Memperkuat Timnas Indonesia di Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026? PSSI Beri Sedikit Kabar Gembira

PSSI menyampaikan kabar terbaru soal Maarten Paes yang sampai saat ini belum bisa memperkuat Timnas Indonesia meski sudah dinaturalisasi beberapa waktu lalu.
Here We Go! PSSI Mengincar Beberapa Pemain Keturunan untuk Dinaturaliasi Jelang Laga Timnas Indonesia, Siapa Saja?

Here We Go! PSSI Mengincar Beberapa Pemain Keturunan untuk Dinaturaliasi Jelang Laga Timnas Indonesia, Siapa Saja?

PSSI mengonfirmasi pihaknya sedang mengincar beberapa pemain keturunan untuk dinaturalisasi agar bisa memperkuat Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia.
Respons Media Vietnam Usai Musuh Tak Terkalahkan Shin Tae-yong Dikaitkan dengan Timnas Kamboja

Respons Media Vietnam Usai Musuh Tak Terkalahkan Shin Tae-yong Dikaitkan dengan Timnas Kamboja

Park Hang-seo menjadi sosok yang menakutkan bagi pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. 
Fabrizio Romano Jadi Sasaran Kemarahan Netizen Indonesia setelah Beritakan Transfer Maarten Paes, Ternyata Ini Sebabnya

Fabrizio Romano Jadi Sasaran Kemarahan Netizen Indonesia setelah Beritakan Transfer Maarten Paes, Ternyata Ini Sebabnya

Pakar transfer asal Italia, Fabrizio Romano tiba-tiba viral setelah salah memasang bendera negara Maarten Paes di cuitan terbarunya soal kepindahan ke Empoli.
Selengkapnya