News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Perbaiki Lampu PJU yang Padam, Seorang Prai Paruh Baya 63 Tahun Meninggal Usai Tersengat Listrik Lalu Terjatuh

Pria paruh baya berumur 63 tahun meninggal dunia usai tersengat listrik lalu jatuh saat memperbaiki lampu penerangan jalan umum (PJU) di RT 3 RW 3, Kelurahan Plombokan, Kecamatan Semarang Utara pada Senin (24/1/2022) sekira pukul 13.00 WIB.
Selasa, 25 Januari 2022 - 02:04 WIB
Kakek Korban Tersengat Listrik
Sumber :
  • Didiet Cordiaz
Semarang Jawa Tengah - Pria paruh baya berumur 63 tahun meninggal dunia usai tersengat listrik lalu jatuh saat memperbaiki lampu penerangan jalan umum (PJU) di RT 3 RW 3, Kelurahan Plombokan, Kecamatan Semarang Utara pada Senin (24/1/2022) sekira pukul 13.00 WIB. 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolsek Semarang Utara, Kompol Budi Abadi mengatakan, korban merupakan pensiunan biro teknik listrik (BTL) bernama Teguh Raharjo warga Srikandi IV No. 530, RT 12 RW 3, Kelurahan Plombokan, Kecamatan Semarang Utara. 
 
Kompol Budi menjelaskan, kejadian itu bermula ketika korban setelah sholat dzuhur meminta izin kepada warga sekitar untuk memperbaiki PJU yang padam di sepanjang RT 3 RW 3. 
 
Ia menambahkan, warga setempat sempat melarang aktivitas tersebut, akan tetapi korban tetap ingin memperbaiki aliran listrik lampu PJU hingga kemudian mengajak rekannya untuk membawakan tangga dan langsung menuju lokasi. 
 
Sesampainya di lokasi, korban langsung naik ke tiang listrik menggunakan tangga yang dipegang oleh rekannya, saat di atas tiang listrik, korban sempat tersengat arus listrik tapi tetap melanjutkan pekerjaannya. Namun tiba-tiba korban jatuh ke arah kiri dengan kepala terbentur jalan. 
 
"Korban mengalami luka di kepala bagian belakang hingga meninggal dunia di lokasi," ujarnya saat dikonfirmasi. 
 
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Semarang Utara, Iptu Yohanes Agus Sartono menyebut bahwa pria paruh baya ini meninggal setelah terjatuh dari tiang listrik dengan ketinggian kurang lebih sekitar tujuh meter. 
 
"Yang menyuruh korban untuk memperbaiki listrik disitu sebenarnya juga tidak ada. Inisiatif korban sendiri. Sebenarnya, sudah diingatkan juga sama Bu RT situ tapi masih nekat memperbaiki," paparnya. 
 
"Kalau saya mengira meninggalnya  karena jatuhnya itu dari ketinggian kurang lebih tujuh meter," tambahnya. 
 
Saat di lokasi, korban memanjat untuk memperbaiki jaringan listrik lampu penerangan menggunakan tangga dengan dibantu rekannya bernama Sdarsono yang memegangi bagian bawah. Awalnya, tidak terjadi apa-apa, tapi selang beberapa saat tangan kiri korban tersengat aliran listrik. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 
"Yang megangi tangga itu sempat melihat, tangan kiri korban tersetrum. Terus disuruh turun, tapi masih gak mau dan nekat masih memperbaiki. Tiba-tiba tangan kanan juga tersengat listrik terus terpental jatuh ke tanah," bebernya. 
Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polres Garut Dalami Peredaran Sabu Jaringan Medsos

Polres Garut Dalami Peredaran Sabu Jaringan Medsos

Kepolisian Resor Garut terus melakukan pendalaman terhadap peredaran narkotika jenis sabu yang diketahui peredarannya memanfaatkan media sosial (medsos), untuk bisa mengungkap jaringannya yang selama ini memasok wilayah Kabupaten Garut, Jawa Barat
Harga Plastik Melonjak Picu Industri Stop Produksi, Puan: Ini Bukan Situasi Mudah

Harga Plastik Melonjak Picu Industri Stop Produksi, Puan: Ini Bukan Situasi Mudah

Lonjakan harga plastik imbas konflik di Timur Tengah mulai menekan industri dalam negeri. Pengusaha memperingatkan potensi pabrik berhenti produksi pada Mei.
Dulu Marah dan Tolak Bantuan Dedi Mulyadi, Kini Pria yang Merangkak di Trotoar Malah Cari KDM, Ada Apa?

Dulu Marah dan Tolak Bantuan Dedi Mulyadi, Kini Pria yang Merangkak di Trotoar Malah Cari KDM, Ada Apa?

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi ditolak oleh seorang pria tunawicara dengan satu kaki bernama Suwarno yang hidup di trotoar jalan saat ingin memberi bantuan.
Kejari Jembrana Setor Uang Penggganti Kasus Korupsi ke Kas Negara

Kejari Jembrana Setor Uang Penggganti Kasus Korupsi ke Kas Negara

Kejaksaan Negeri Jembrana, Bali, menyetorkan uang pengganti kerugian negara dari dua terpidana kasus korupsi yang jumlahnya mencapai Rp234 juta lebih
I.League Tak Mau Berandai-andai Klub Liga Indonesia Tampil di AFC Champions League Elite, Fokus untuk 2 Wakil di ACL Two Musim Depan

I.League Tak Mau Berandai-andai Klub Liga Indonesia Tampil di AFC Champions League Elite, Fokus untuk 2 Wakil di ACL Two Musim Depan

Kabar ini pun menjadi angin segar bagi klub Indonesia yang terus memperbaiki peringkat koefisien AFC. Peluang klub Indonesia untuk tampil di ACL Elite pun terbuka. 
Polda Metro Ungkap Kasus Tindak Pidana Penyalahgunaan LPG Subsidi 3 Kilogram di Enam Lokasi, Sebelas Orang Jadi Tersangka!

Polda Metro Ungkap Kasus Tindak Pidana Penyalahgunaan LPG Subsidi 3 Kilogram di Enam Lokasi, Sebelas Orang Jadi Tersangka!

Polda Metro Jaya melalui Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus mengungkap kasus tindak pidana di bidang minyak dan gas bumi, atau penyalahgunaan LPG subsidi 3 kilogram yang terjadi di enam wilayah hukum Polda Metro Jaya

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Kamis 16 April: Gresik Phonska Berpeluang Tikung Megawati Hangestri Cs Untuk Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Kamis 16 April: Gresik Phonska Berpeluang Tikung Megawati Hangestri Cs Untuk Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026 pada 16 April, di mana Gresik Phonska Pupuk Plus Indonesia hari ini berpeluang menikung Megawati Hangestri dan skuad Jakarta Pertamina Enduro untuk lolos ke babak grand final.
Dua Kali Dipecat pada 2025, Shin Tae-yong Buka Peluang Latih Klub Super League: Saya Punya Dua Tawaran

Dua Kali Dipecat pada 2025, Shin Tae-yong Buka Peluang Latih Klub Super League: Saya Punya Dua Tawaran

Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, mengaku tetap terbuka menerima tawaran melatih, termasuk dari klub Liga Indonesia, setelah dua kali dipecat.
Timnas Indonesia hingga Italia Nantikan Playoff Darurat, Presiden FIFA Minta Iran Tetap Bermain di Piala Dunia 2026

Timnas Indonesia hingga Italia Nantikan Playoff Darurat, Presiden FIFA Minta Iran Tetap Bermain di Piala Dunia 2026

Presiden FIFA, Gianni Infantino, mengharapkan Iran tetap mengikuti Piala Dunia 2026. Isu pencoretan Iran memunculkan potensi playoff darurat yang bisa diikuti oleh Timnas Indonesia hingga Italia.
Hitung-hitungan Jakarta Electric PLN Lolos ke Grand Final Proliga 2026: Peluangnya Kecil

Hitung-hitungan Jakarta Electric PLN Lolos ke Grand Final Proliga 2026: Peluangnya Kecil

Menilik hitung-hitungan tim voli putri Jakarta Electric PLN lolos ke babak grand final Proliga 2026. Ersandrina Devega dkk masih punya asa, namun peluangnya kecil.
Tanpa Megawati Hangestri dan Kim Yeon-koung, KOVO Catat Rekor Jumlah Penonton di Liga Voli Korea 2025-2026

Tanpa Megawati Hangestri dan Kim Yeon-koung, KOVO Catat Rekor Jumlah Penonton di Liga Voli Korea 2025-2026

Meski tak diramaikan oleh Megawati Hangestri hingga Kim Yeon-koung, namun nyatanya ajang Liga Voli Korea 2025-2026 telah mencatatkan rekor jumlah penonton.
16 Mahasiswa Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Cuma Diskors, UI: Bukan Sanksi Akhir

16 Mahasiswa Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Cuma Diskors, UI: Bukan Sanksi Akhir

Kampus menyebut kebijakan tersebut murni langkah administratif agar proses pemeriksaan berjalan maksimal.
Kelangkaan BBM di Sejumlah Desa Pacitan, Ini Penjelasan Pertamina Patra Niaga

Kelangkaan BBM di Sejumlah Desa Pacitan, Ini Penjelasan Pertamina Patra Niaga

Kondisi perekonomian masyarakat di sejumlah desa di Kabupaten Pacitan semakin dirasakan sulit. Setelah lebih dari sepekan, BBM jenis Pertalite mengalami kelangkaan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT