News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ketua KPU Solo Diadukan Ke Polisi Atas Dugaan Penyebaran Berita Bohong dan Fitnah

Budi Rahayu alias Muchus dan Imron mengadukan Ketua KPU Solo Bambang Christanto ke Polresta Surakarta, Jawa Tengah, pada Rabu (9/10/2024).
Kamis, 10 Oktober 2024 - 09:36 WIB
Budi Rahayu alias Muchus dan Imron mengadukan Ketua KPU Solo Bambang Christanto ke Polresta Surakarta, Rabu (9/10/2024).
Sumber :
  • Tim tvOne - Effendi Rois

Solo, tvOnenews.com - Budi Rahayu alias Muchus dan Imron mengadukan Ketua KPU Solo Bambang Christanto ke Polresta Surakarta, Jawa Tengah, pada Rabu (9/10/2024).

Aduan tersebut terkait dugaan penyebaran berita bohong, menyerang kehormatan orang lain, dan fitnah ke pengurus DPC PDIP Kota Solo

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya dan Imron melaporkan ketua KPU Solo karena melakukan fitnah menyebarkan informasi palsu dan menyerang kehormatan kami," ungkap Muchus ditemui di Polresta Solo. 

Muchus menambahkan bahwa Bambang telah menyerang kehormatan dan memfitnah dirinya dengan Imron. Karena disebut menjual informasi data dan strategi partai ke pihak lawan 

"Tidak beradab dan dia tidak punya bukti. Saya sudah ngomong sama dia, saya klarifikasi dia ga punya bukti. Dia mengaku betul bahwa dia ngomong sama mas Suharsono, Budi Pras, dan Yf Sukasno," imbuh Muchus. 

Muchus kemudian menduga bahwa Bambang adalah sebagai pion untuk memecah belah PDIP menjelang pelaksanaan Pilkada 2024. 

"Kami memberikan informasi saja bahwa ini orang telah melakukan fitnah kepada kami. Kemudian itu telah mengganggu kinerja kami yang sedang menghadapi pilkada. Karena kami tim pemenangan itu sangat mengganggu situasi. Saling mencurigai, situasi tidak nyaman terjadi di dalam partai atas hasutan saudara Bambang," jelasnya. 

Muchuspun merasa kredibilitasnya sekarang menjadi pertanyaan. Karena sudah dianggap mata-mata yang menjual data dan strategi partai ke pihak lawan. 

"Saya punya usaha, jualan saya kepercayaan. Dia ga tau efeknya seperti apa. Makanya saya laporkan dia, saya harus dibersihkan nama saya," pungkasnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aduan Muchus dan Imron ke kepolisian inipun didampingi oleh kuasa hukum dari PDIP bernama Badan Advokasi Rakyat. 

"Ini laporan pengaduan yang dilakukan oleh mas Imron dan mas Muchus. Sudah diterima oleh kepolisian," tandas Suharno, kuasa hukum Muchus dan Imron. (ers/buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

FPTI Pasang Target Tinggi, Timnas Panjat Tebing Indonesia Bidik 2 Medali Emas di Asian Games 2026

FPTI Pasang Target Tinggi, Timnas Panjat Tebing Indonesia Bidik 2 Medali Emas di Asian Games 2026

Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) memasang target tinggi untuk Asian Games 2026. Timnas Panjat Tebing Indonesia membidik sedikitnya tiga medali, termasuk dua emas.
Anggota DPRD DIY Lisman Puja Kesuma Kaget Namanya Terdata Desil 4, Akui Tak Pernah Daftar Bansos

Anggota DPRD DIY Lisman Puja Kesuma Kaget Namanya Terdata Desil 4, Akui Tak Pernah Daftar Bansos

Seorang anggota DPRD DI Yogyakarta mengaku terkejut setelah mengetahui namanya tercatat dalam desil empat Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Aksi Kemenhut Ungkap dan Tangkap DPO Pemodal Illegal Logging Kalteng

Aksi Kemenhut Ungkap dan Tangkap DPO Pemodal Illegal Logging Kalteng

Kementerian Kehutanan berhasil mengamankan DPO pemodal illegal logging yang sudah tiga bulan menjadi buronan.
6 Gunung Erupsi Bersamaan Bukan Konspirasi, Pakar Vulkanologi UGM: Proses Alami Geologi

6 Gunung Erupsi Bersamaan Bukan Konspirasi, Pakar Vulkanologi UGM: Proses Alami Geologi

Aktivitas enam gunung api di Indonesia yang mengalami erupsi dalam waktu berdekatan sempat memunculkan dugaan adanya teori konspirasi.
Data Desil Dinilai Tak Selalu Gambarkan Kondisi Warga, DPRD Surabaya Dorong Verifikasi Lapangan

Data Desil Dinilai Tak Selalu Gambarkan Kondisi Warga, DPRD Surabaya Dorong Verifikasi Lapangan

Anggota Komisi D DPRD Surabaya, dr. Zuhrotul Mar’ah, menilai data desil belum selalu menggambarkan kondisi ekonomi warga di lapangan.
Periksa Istri Bupati Pemalang, KPK Dalami Hasil Penggeledahan hingga Penyiapan Uang yang Dibawa Anom Widyantoro saat OTT

Periksa Istri Bupati Pemalang, KPK Dalami Hasil Penggeledahan hingga Penyiapan Uang yang Dibawa Anom Widyantoro saat OTT

Istri Bupati dimintai keterangan KPK soal dugaan penyiapan uang yang diamankan pada saat peristiwa operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Anom Widyantoro.

Trending

Penjelasan Kadiv Humas GBK terkait Penemuan Jasad Fajar Sahrudin di Dekat Pintu 10: Kita Kumpulkan Bukti dan Cek CCTV

Penjelasan Kadiv Humas GBK terkait Penemuan Jasad Fajar Sahrudin di Dekat Pintu 10: Kita Kumpulkan Bukti dan Cek CCTV

Kepala Divisi (Kadiv) Humas Hukum Administrasi GBK, Asep Triyadi, memberikan konfirmasi resmi kepada tvOnenews.com perihal peristiwa penemuan jasad tersebut.
2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

Kabar meninggalnya Fajar Sahrudin menyisakan cerita memilukan. Dua hal dalam kasus ini menjadi sorotan dan membuat kisahnya semakin mengundang perhatian.
Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Tiga berita menjadi sorotan di tvOnenews.com sepanjang Selasa (8/9), mulai dari konfirmasi polisi terkait dugaan bunuh diri di GBK hingga Megawati Hangestri.
Akhirnya Kakak Sulungnya Buka Suara, Ungkap Tabiat Asli Fajar Sahrudin sejak Kecil hingga Sebelum Tewas di Area GBK

Akhirnya Kakak Sulungnya Buka Suara, Ungkap Tabiat Asli Fajar Sahrudin sejak Kecil hingga Sebelum Tewas di Area GBK

Kakak sulung Fajar Sahrudin atau Stewie (31), Deni Purwandi menyebut adik bungsunya sangat tertutup dan sulit dihubungi sejak kecil hingga sebelum tewas di GBK.
Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk kasus dugaan bundir Fajar Sahrudin. Guna memastikan seluruh rangkaian peristiwa yang kini viral di Medsos.
Dikonfirmasi Kakak Sulung, Fajar Sahrudin Telah Meninggal Dunia: Tanpa Autopsi, Sudah Dimakamkan di Lampung

Dikonfirmasi Kakak Sulung, Fajar Sahrudin Telah Meninggal Dunia: Tanpa Autopsi, Sudah Dimakamkan di Lampung

Tim tvOnenews.com mencoba menghubungi kakak sulung Fajar Sahrudin, Deni, untuk mengonfirmasi hal tersebut. Deni mengatakan, bahwa adiknya telah meninggal dunia.
Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Pemeriksaan tersebut untuk mempertebal alat bukti dugaan suap temuan BPK soal pengadaan barang di Pemerintah Kabupaten Muara Enim.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT